MANAGED BY:
RABU
28 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 24 Februari 2020 12:06
Disebut Terlalu Atur Privasi, RUU Ketahanan Keluarga Menyulut Kontroversi
Ilustrasi: Jawapos.com

Sementara itu, pemerintah berhati-hati menyikapi Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga yang memicu polemik. Rancangan beleid usulan DPR tersebut disorot lantaran dianggap terlalu mencampuri ranah privasi keluarga.

Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Purwono mengaku telah mendengar polemik terkait RUU itu di masyarakat. Namun, dia belum membaca naskahnya. Sebab, secara resmi DPR memang belum menyampaikan kepada pemerintah untuk dibahas. ”Sebenarnya untuk apa sih RUU Ketahanan keluarga itu? Itu pertanyaan saya,’’ ujar dia kemarin (22/2).

Salah satu substansi yang menjadi kontroversi adalah beberapa pasal yang dianggap bersinggungan dengan ranah privasi seseorang. Misalnya, soal kewajiban suami dan istri yang diatur dalam pasal 25. Pasal itu mengatur kewajiban-kewajiban spesifik yang disematkan kepada suami maupun istri. Kemudian, pasal 33 yang mengatur kriteria hunian layak.

Dini belum bisa memastikan apakah RUU tersebut benar akan mengekang hak perempuan sebagaimana yang berkembang di publik. Bila benar, tentu hal tersebut akan menjadi problem tersendiri. ’’Mati kan kita (perempuan), bisa mati bosan,’’ selorohnya.

Yang jelas, kata dia, saat ini pemerintah belum mengeluarkan sikap resmi terkait RUU tersebut. Sebab, naskah RUU itu belum diterima dan dipelajari. Pemerintah pasti akan memberikan pendapat karena RUU dibahas bersama antara dua pihak, yakni DPR dan pemerintah. ”Nanti kami akan pertanyakan juga, apa segitunya negara harus masuk ke ranah privat,’’ tutur Dini.

Sebelumnya, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Achmad Baidowi mengakui RUU Ketahanan Keluarga adalah inisiatif anggota DPR. Dia menyatakan, RUU tersebut saat ini masih masuk tahap penjelasan pengusul ke baleg. ’’Karena inisiatif anggota, pengajuan dan pengharmonisasian draf RUU dilakukan di baleg,’’ kata Achmad Baidowi.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 28 Oktober 2020 12:17

Sambil Ngopi, Pecatur Tuna Netra Banua Berpotensi Raih Prestasi

BANJARMASIN – National Paralympic Committee (NPC) Kalsel semakin serius mengembangkan…

Rabu, 28 Oktober 2020 12:12

Sekolah Tak Boleh Buka, Disdik Kalsel: Kami Menunggu Daerah Aman

BANJARMASIN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel belum akan membuka…

Rabu, 28 Oktober 2020 12:02

Kasus Menurun, Tracking Tetap Dilakukan

BANJARMASIN - Angka kasus Covid-19 Kalsel terus mengalami penurunan. Sampai…

Rabu, 28 Oktober 2020 09:15

Ada Proyek Pemko Tanpa IMB, Inspektorat pun Maklum

BANJARMASIN - Polemik tiga proyek jembatan tanpa IMB (izin mendirikan…

Rabu, 28 Oktober 2020 09:12

Buruh Nyatakan Mosi Tak Percaya kepada 11 Anggota DPR RI Dapil Kalsel

BANJARMASIN - DPRD Kalsel mengundang serikat buruh (27/10). Dalam dialog…

Rabu, 28 Oktober 2020 09:08

Mahalnya Penerapan Perwali, 1 Miliar Lebih untuk Sebulan

BANJARMASIN - Keluar dari zona merah, bukan menjadi jaminan masyarakat…

Rabu, 28 Oktober 2020 08:47
Pemko Banjarbaru

Pjs Wali Kota Hadiri Musda IV LPM Kota Banjarbaru

BANJARBARU - Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Banjarbaru, Dr Bernhard…

Rabu, 28 Oktober 2020 08:42
Pemkab Tanah Laut

Tiga Desa Raih Anugerah Proklim Utama

PELAIHARI - Setelah melalui tahap verifikasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup…

Rabu, 28 Oktober 2020 08:42
Pemkab Tanah Laut

Santri Jadi Teladan Penerapan Protokol Kesehatan

PELAIHARI - Peringatan Hari Santri Nasional yang ke-5 di Kabupaten…

Rabu, 28 Oktober 2020 08:41
Pemkab Tanah Laut

Sukamta Serahkan Alat Tangkap Ikan

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta menyerahkan alat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers