MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 26 Februari 2020 16:12
Wacana: Kalimantan dan Pulau Laut ingin Dipisahkan, Kotabaru Berpotensi Pecah Lagi
MINTA PEMEKARAN: Warga membentangkan poster Kabupaten Tanah Kambatang Lima. Mereka ingin berpisah dari Kotabaru. | FOTO: ZALYAH SHODIQIN ABDI/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Enam belas tahun Tanah Bumbu memisahkan diri dari Kotabaru. Sekarang dua belas kacamatan di kotabaru pun tergoda melakukan hal yang sama. Mereka ingin mendirkanKabupaten sendiri.

---

SENIN (24/2) siang.Ratusan warga kotabaru yang tinggal di Pulau Kalimantan berangkat ke pusat kota di Pulau Laut.

Menggunakan roda dua dan empat warga menyeberang menggunakan kapal fery . Mereka dipimpin tokoh akademis kelahiran kotabaru, Dr Hasbullah dan Prof Udiansyah .

Berangkat pagi buta, sampai pusat kota tengah hari. Di depan kantor bupati mereka berorasi . Meminta persetujuan pemerintahan, agar bisa membentuk kabupaten.Namanya  kabupaten Tanah kambatang Lima.

Warga dari berbagai etnis itu membentang spanduk cetak . Juga ada sanduk tulisan tangan dari bahan Koran. Berbaju serba kumimhg . Aksi itu mendapat pengawalan ketat dari Polres Kotabaru.

Usai orasi, massa bergerak ke Kantor DPRD Kotabaru .Rapat dengar pendapat langsung digelar di lantai tiga. Dipimpin Ketua DPRD Syairi Mukhlis .Dihadiri semua pimpinan fraksi.

Hasbullah memaparkan .Luasnya wilayah Kabupaten Kotabaru lebih seperempat Kalsel membuat pembangunan tidak merata. Karena masalah geografis dan minimnya APBD Kotabaru .Pemekaran adalah jalan ke luar . “Tengok daerah yang sudah mekar dari Kotabaru . Tanah Bumbu sudah lebih maju, “ ucap Hasbullah sembari memperlihatkan data di layar .

Tanah Kambatang Lima yang mau mereka mekarkan berada persis di antara  Tanah Bumbu dan Tanah Grogot. Sebanyak 12 kecamatan. Yang tersisa dari Kotabaru Hanya Pulau Laut, Pulau Sebuku dan Pulau Sembilan.

“Tidak ada ruginya bagi Kotabaru jika Kambatang Lima berdiri. Pondasi kita untuk menyongsong ibukota Negara akan semakin kuat,” lanjut Hasbullah.

Selain masalah infrastruktur .Alasan pemekaran lain adalah efisiensi pelayanan public. Warga Kotabaru yang berada di Pulau Kalimantan jika berurusan ke tingkat kabupaten harus menyeberang ke Pulau Laut.

Menurut Hasbullah Secara gografis dan ekonomi Kambatang Lima layak diperjuangakan.

Terungkap dalam rapat itu , ke inginan memekarkan diri sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Alasannya, zaman penjajahan Belanda mengatakan, Pulau Laut memang berada kepimpinannya wilayah dengan daerah yang ada di daratan Kalimantan.

Pulau Laut kata Hasbullah lebih tepat berdiri sendiri dengan pulau –pulau  kecil lainnya. Jika fokus, maka Pulau  Laut pun bisa berkembang cepat di bidang wisata dan kelautan.

Mendengar semua paparan itu, Syairi Mukhlis pun meminta sema pendapat fraksi , Hasilnya semua sepakat . Kambatang Lima harus dimekarkan.

Bahkan wakil rakyat yang bukan daerah pemilihan wilayah rencana pemekaran pun menyatakan dukungannya . “Saya daru Pulau Sembilan . Saya paham betul kondisi warga di seberang , “ Ujar anggota DPRD dari PBB , Mustakim Parani.

Bupati Sayed Jafar yang diwakili Asisten Pemerintahan Hasbi M Thawab mengatakan , Bupati bukan tidak setuju . Namun dalam tahun ini, pemerintahan  fokus tahap Pilkada 2020.

“Ya jangan juga (kalau mekar ) anak kandang sukses. Tapi ibu kandungnya belum,” ujarnya di sambut tawa.

Hasil rapat kemudian disepakati. Kambatang Lima akan seera diparipurnakan. Kemudian , pemerintah diminta secepatnya melakukan kajian . Untuk itu penganggarannya akan dialokasikan di APBD Perubahan .(zal/ran/ema)


BACA JUGA

Minggu, 05 April 2020 15:06
Pemkab Balangan

Bupati Perketat Akses Keluar Masuk Kabupaten

PARINGIN – Bupati Balangan Ansharuddin bersama sejumlah jajarannya yang masuk…

Minggu, 05 April 2020 09:15

Lab Corona Banjarbaru akan Beroperasi Pekan Depan

BANJARBARU - Tinggal menghitung hari, laboratorium pemeriksaan Covid-19 untuk wilayah…

Minggu, 05 April 2020 09:10

Innalillahi...Satu Pasien PDP Meninggal, PDP Juga Bertambah Satu

BANJARMASIN - Satu pasien dalam pengawasan (PDP) dinyatakan meninggal dunia,…

Minggu, 05 April 2020 09:07

Tak Bisa WFH, Driver Online Silakan Jalan

BANJARMASIN - Belakangan beredar kabar bahwa aktivitas transportasi online akan…

Minggu, 05 April 2020 09:05

Tak Pulang Dulu, 25 Personel Polda Kalsel Dikarantina

BANJARMASIN – Sebanyak 25 anggota Polda Kalsel yang mengikuti Sekolah…

Minggu, 05 April 2020 09:03

Jadi Zona Merah, Warga Banjarmasin Utara Wajib Siaga

BANJARMASIN - Masuk zona merah penyebaran COVID-19, Banjarmasin Utara membutuhkan…

Minggu, 05 April 2020 08:58

Diskon PDAM Tunggu Regulasi

BANJARMASIN - Meski wali kota telah menyatakan bakal ada pemotongan…

Minggu, 05 April 2020 08:44

Jika Ada Pasien Corona Meninggal, Lokasi Khusus Pemakaman Sudah Disediakan

MARTAPURA – Hingga kini sudah ada tiga pasien positif virus…

Sabtu, 04 April 2020 07:55

Wapres Minta Fatwa Haram Mudik ke MUI

JAKARTA – Di tengah kurva wabah Covid-19 yang terus menanjak,…

Sabtu, 04 April 2020 07:52

Mayoritas Terpapar di Luar, PDP Ulin 26 Meninggal Dunia

BANJARMASIN – Imbauan pemerintah agar tetap berada di rumah di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers