MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 28 Februari 2020 10:56
Residivis Penipu Ngaku Bos Bandara
KEMBALI: Tersangka penipuan dan penggelapan, M Yusuf (jongkok) tiba di bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru pada Kamis (27/2) malam usai dirinya dijemput rim Resmob Polres Banjarbaru dari Sulawesi Selatan. | Foto: Polres Banjarbaru for Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU – Muhammad Yusuf, 31, tersangka penipuan berkedok penjualan tiket online diciduk tim Resmob Sat Reskrim Polres Banjarbaru, Selasa (23/2) dini hari di Sulawesi Selatan, tepatnya di Kelurahan Togo-togo Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto.

Dari keterangan kepolisian kepada Radar Banjarmasin, pria kelahiran Balikpapan Kaltim ini kabur ke Sulsel setelah berhasil menipu beberapa orang di Banjarbaru. Sehingga Polres Banjarbaru pun meminta bantuan Resmob Polda Sulsel.

"Tim datang sekira pukul 03.30 Wita. Pelaku baru berhasil diamankan pada pukul 06.30 Wita di salah satu rumah warga. Setelah itu pelaku langsung dibawa ke Mapolres Banjarbaru beserta beberapa barang bukti," ujar Kapolres Banjarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasubbag Humas, AKP Siti Rohayati.

Yusuf dilaporkan korban yang percaya kalau pelaku adalah agen tiket Garuda. Korban pun mengalami kerugian Rp13,7 juta, harga empat tiket Banjarmasin-Bali PP untuk keberangkatan Februari 2020.

“Kepada korban ia mengaku punya gerai tiket di Q Mall. Pernah juga mengaku sebagai pimpinan di bandara Syamsudin Noor Banjarmasin,” ujarnya.

Korban mulai curiga setelah mengecek kode booking ke pihak maskapai.  Kode yang tertera tidak bisa diakses. Setelah diadukan ke pelaku, ia berjanji akan mencetak kode booking lagi. Tetapi kemudian korban kehilangan kontak. Yusuf terlanjur kabur.

Selain itu ujar Siti masih ada korban lagi. "Awalnya dua korban melapor. Setelah pelaku ditangkap, ketahuan sudah ada tujuh korban," tambah Siti.

Bukan cuma kasus tiket, tetapi juga penggelapan dua unit mobil dan seperangkat perhiasan. Total kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah. Untuk meyakinkan para korban, Yusuf melengkapi diri dengan dokumen-dokumen palsu. Baik itu invoice pembayaran, surat jalan hingga dokumen palsu yang mencatut nama Q Mall Banjarbaru.

Faktanya, Yusuf adalah residivis penipuan dan penggelapan di Tanggerang beberapa tahun lalu.

"Untuk kasus tiket fiktif, uang hasil penipuan dibelikan 1 buah jam tangan, 1 unit handphone serta pakaian berupa kemeja batik," urai Siti.

Kini, setelah tiba mendarat di Banjarbaru pada Rabu (25/3) malam. Pelaku terang Siti telah mendekam di ruang tahanan Mapolres Banjarbaru. Ia akan disangkakan dijerat pasal  378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Dengan ancaman kurungan maksimal 5 tahun penjara.

Sementara itu, diwartakan sebelumnya, GM Q Mall Banjarbaru, Andi Indra Wangsa mengonfirmasi kabar terkait pengakuan Yusuf yang punya gerai di Q Mall. Dipastikannya, bahwa tidak ada nama pelaku menyewa toko di Q Mall Banjarbaru.

Demikian juga Sales & Marketing Manager Garuda Indonesia Banjarmasin, Tomy Chrisbiantoko menyebut, dalam data pihaknya. Tidak ada nama pelaku masuk dalam daftar agen penyedia resmi tiket maskapainya. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers