MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 13 Maret 2020 12:03
Anak Bawah Umur Jualan Malam-malam, Dinas Mengaku Belum Ketemu
TAWARKAN DAGANGAN: Seorang anak mencoba menawarkan jualannya kepada salah satu pengunjung di kedai kopi di areal kolam renang Idaman. Fenomena anak di bawah umur berjualan kerupuk hingga larut malam mulai marak akhir-akhir ini di wilayah Kota Banjarbaru. Foto diambil pada Rabu (11/3) petang. | Foto: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Seperti yang pernah diulas Radar Banjarmasin beberapa waktu lalu. Bahwa, adanya fenomena anak di bawah umur yang berjualan kerupuk hingga larut malam.

Rupanya, beberapa hark terakhir. Dari pantauan Radar Banjarmasin, fenomena ini masih terlihat. Misalnya yang didapati di sebuah kedai kopi di areal Kolam Renang Idaman Banjarbaru pada Rabu (11/3) petang.

Sama persis, anak-anak yang berkisar berusia 8-9 tahun ini berjualan kerupuk dengan cara datang dari meja ke meja. Mereka juga tercatat masih bersekolah, tepatnya di jenjang sekolah dasar (SD).

Dari pantauan, anak laki-laki ini mengenakan celana pendek dan kaus. Ia juga mengenakan peci di kepalanya. Jualannya yakni kerupuk atau keripik singkong yang dijual Rp10 ribu.

Atas hal ini Kepala Bidang Perlindungan Perempuan & Anak (PPA) Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pengendalian Masyarakat, Perempuan & Anak (Disdalduk KB PMP & PA) Banjarbaru, Rina Khairina memberikan tanggapan.

Dijelaskannya kepada Radar Banjarmasin, bahwa pihaknya sudah melakukan peninjauan ke lapangan. Hanya saja katanya ketika giat tersebut belum didapati anak yang dimaksud.

"Kita Selasa (10/3) malam bersama Satpol PP menyisir beberapa lokasi, khususnya tempat keramaian. Kegiatan dilakukan sekira pukul 21.00 Wita. Tapi kebetulan kita belum ketemu," kata Rina.

Ia berjanji akan kembali turun ke lapangan untuk melakukan penanganan terhadap anak-anak ini. Hanya saja katanya ia belum bisa memastikan secara detil kapan pastinya. "Yang jelas kita akan koordinasi lagi dengan rekan-rekan Satpol PP."

Ditanya apa bentuk penanganan yang dilakukan jikalau nanti mendapati anak-anak ini. Rina menjawah bahwa pihaknya harus berhati-hati. Lantaran dalam kasus anak perlu penanganan khusus karena menyangkut psikologis anak itu sendiri.

Ia sendiri menarget dan berharap ketika nanti dapat mendapati langsung orang tua si anak. "Kita lebih kepada pendekatannya, tidak bisa serta merta dengan sanksi. Karena ini menyangkut pola asuh anak oleh orang tua," tegasnya.

Disinggung bahwa Banjarbaru punya Perda Kota Layak Anak yang turut menangani permasalahan ini. Rina menegaskan jika pihaknya akan mengupayakan penanganan yang humanis.

"Perda ini kan juga tergolong baru di akhir tahun 2019 lalu. Nah sekalian ini juga kita sosialisasikan kepada masyarakat, khususnya orang tua. Mengingat soal pola asuh anak tadi, kita akan mengingatkan agar orang tua memerhatikan hak anaknya," pungkasnya.Sementara itu, Anggi salah seorang warga Sungai Besar yang kebetulan pernah melihat fenomena anak di bawah umur berjualan mengaku miris. Sebab menurutnya, anak-anak ini seakan jadi korban eksploitasi anak.

"Harapannya dapat dicari solusinya, kalau memang ada masalah ekonomi, nah saya kira pemerintah harus turun tangan. Jangan sampai anak-anak ini jadi korban. Yang saya khawatirkan juga ada jaringan yang mengendalikan," pesannya. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Jumat, 29 Mei 2020 18:19
PT Arutmin Indonesia

Arutmin Bagikan Paket Sembako dan Paket PHBS

BATULICIN – Sinergi antara perusahaan dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu…

Jumat, 29 Mei 2020 16:08
Berita Hulu Sungai Utara

Bupati Wahid: Rapid Test ASN dan Nakes Jadi Jaminan Kepada Warga HSU

AMUNTAI - Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara…

Jumat, 29 Mei 2020 15:47
Berita Hulu Sungai Utara

Aktifkan Masjid ! Inilah Respon Bupati HSU Menuju Era New Normal

AMUNTAI - Setelah sebelumnya sempat diimbau untuk menghentikan aktifitas kegiatan…

Jumat, 29 Mei 2020 13:47

Gara-gara Disdik, Guru Menanggung Susah; Disuruh Kembalikan Tunjangan

BANJARBARU - Di kala hidup serba sulit karena ekonomi lumpuh,…

Jumat, 29 Mei 2020 13:35

Belajar Dari Rumah Diperpanjang, Tinggal Cari Cara Agar Siswa Tidak Bosan

Belum redanya wabah virus corona atau Covid-19 di Banua, membuat…

Jumat, 29 Mei 2020 13:02

REKOR..! 116 Kasus Dalam Sehari di Kalsel

BANJARMASIN - Virus corona benar-benar mengamuk seusai lebaran. Setelah penambahan…

Jumat, 29 Mei 2020 11:08

Anggaran Pilkada Serentak Tak Boleh Diganggu Gugat, KPU Lega

BANJARMASIN - Pelaksanaan Pilkada serentak 2020 sudah disepakati 9 Desember…

Jumat, 29 Mei 2020 10:57

Dilelang, Tiga Posisi Kepala Dinas

BANJARMASIN – Tiga jabatan kepala dinas yang kosong di Pemprov…

Jumat, 29 Mei 2020 10:50

36 Pasar Dijaga Aparat

BANJARMASIN - Selama tiga hari, sejak kemarin (28/5) sampai besok…

Jumat, 29 Mei 2020 10:48

40 Titik Penjagaan New Normal

BANJARMASIN - Menyongsong penerapan Protokol New Normal, TNI dan Polri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers