MANAGED BY:
RABU
01 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 17 Maret 2020 12:25
Polisi Inginkan Hukuman Mati pada Kurir Sabu Asal Samarinda Ini
ENDANG SYARIFUDDIN/RADAR BANJARMASIN HAMPARAN SABU: Barang bukti narkotika jenis sabu seberat 208 kilogram terhampar di depan kapolda, gubernur, dan tokoh agama di Mapolda Kalsel, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kurir pembawa sabu seberat 208 kilogram dan 53.969 butir pil ekstasi bernama Dimas Aprilianno Teja Eka Satria alias Dates ternyata baru berusia 25 tahun. Tapi dari riwayatnya di bisnis haram ini, ternyata ia tak main-main.

Pemuda kelahiran Kediri yang bermukim di Jalan M Said, Teluk Lerong Ulu, Kaltim ini dikenal licin saat beraksi. Dia sudah beberapa kali berhasil menyelundupkan sabu ke Banjarmasin.

“Tapi yang ketiga kalinya saya ditangkap,” kata Dates yang dihadirkan saat konferensi pers di Aula Mathilda Batalyeri, (16/3) pagi.

Namun, Dates enggan menyebut berapa banyak sabu yang dibawa setiap kali pengantaran. Dia mengaku hanya ditugasi untuk mengantar saja.

Setiba di lokasi tujuan, akan ada orang yang mengambil. Dari mana asal barang ia juga tak mengetahui. “Enggak tahu pak, hanya disuruh mengantar,” jawabnya singkat.

Jika berhasil mengantar, ia akan mendapat upah. Nilainya besar. Bisa sampai puluhan juta rupiah. “Rp20 juta setiap kali mengantar, yang terakhir belum sempat dapat,” ujarnya.

Gagalnya peredaran ratusan kilogram sabu itu berkat kinerja Polda Kalsel. Dirresnarkoba Kombes Pol Iwan Eka Putra membeberkan, Dates adalah jaringan dari hasil pengungkapan kasus pada Januari 2019 silam. Petugas menyelidiki dan memantau gerak gerik jaringan ini. Hingga akhirnya, ada informasi bakal ada pengiriman sabu dalam jumlah besar.

"Kami atur strategi penangkapan. Barang dari Kaltara kemudian dikirim lewat darat menuju Kalsel,” kata Iwan.

Pelaku menggunakan mobil Pajero Sport warna putih dengan nopol KT 1912 GH. Dicegat polisi, digeledah ditemukan sembilan tas jinjing. Sabu dikemas dengan plastik bening, adapula yang dikemas dengan bungkus kopi.

“Hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku, barang tersebut akan disuplai ke Kalbar, Kaltim dan Madura,” katanya.

Iwan yakin, masih ada orang dibalik jaringan ini. Karena itu ia bersama tim terus melakukan pengembangan, siapa otak yang mengendalikannya. “Sedang kami dalami yang mengendalikannya,” jelasnya.

Banyaknya barang bukti sudah pasti akan memberatkan hukuman yang akan dijalani pelaku. Bahkan bukan tidak mungkin hukuman mati sudah menanti. “Kami maunya hukuman mati, tapi itu kita serahkan ke kejaksaan dan pengadilan yang memutuskan,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengapresiasi kinerja Polda. "Dampaknya sangat luar biasa kalau lolos. Polda Kalsel telah menyelamatkan jutaan rakyat Banua," ujarnya.

Selain gubernur, konferensi pers juga dihadiri ulama kharismatik KH Ahmad Zuhdiannor. Guru Zuhdi mengucapkan syukur atas penggagalan perbuatan jahat orang-orang yang ingin merusak umat. (gmp/fud/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…

Pemkab Balangan Lakukan Penyemprotan Disinfektan Massal

Legislatif Dukung Pencegahan Penyebaran COVID-19

YA ALLAH..! Positif Covid-19 Terkonfirmasi Menjadi 8 Orang

Warga Kurang Mampu, Sambung Listrik Diskon 50 Persen

Ibu Kota Banua Tanpa Karantina Wilayah, "KAMI TAKUT..!"

Manager ASDP Dituding Halangi Pemeriksaan Corona di Kapal, Gugus Tugas Rekomendasikan Arif Budiman Pindah

Hotel-Hotel Mulai Rumahkan Karyawan, Permintaan Peniadaan Pajak Ditangguhkan Pemko Banjarmasin

5 Positif, Kalsel Pertimbangkan Karantina Wilayah

Dikuburkan di Balikpapan, Keluarga Bantah Covid-19

Dua PDP Banjarbaru Dikonfirmasi Negatif Covid-19
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers