MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 18 Maret 2020 12:54
Punya Anak Enam, Tiga Berjualan Hingga Larut Malam di Kota Idaman

Temuan dari Penertiban Anak yang Berjualan

DIAJAK BERCERITA: Salah seorang anak di bawah umur yang kedapatan berjualan hingga tengah malam di Kota Banjarbaru, dimintai keterangan oleh jajaran Disdalduk KB PMP & PA & Satpol PP Banjarbaru beberapa hari lalu. | Foto; Satpol PP Banjarbaru for Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Satpol PP dan Disdalduk KB PMP & PA Banjarbaru, akhirnya bisa menemui anak-anak yang berdagang hingga larut malam. Berikut hasil keterangannya.

---

Menurut Kasat Pol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal, Yanto Hidayat, akhir pekan lalu pihaknya mendapati empat anak yang berjualan. "Semuanya di bawah umur, masih pelajar SD," kata Yanto.

Anak-anak ini pun dibawa ke Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pengendalian Masyarakat, Perempuan & Anak Banjarbaru. "Orang tua mereka juga dihadirkan,” ujar Yanto.

Kabid Perlindungan Perempuan & Anak (PPA) Disdalduk KB PMP & PA Banjarbaru, Rina Khairina ketika dikonfirmasi, Selasa (17/3) menceritakan.

"Mereka (anak-anak) ini statusnya kakak beradik. Jadi ada seorang ibu yang punya enam anak, tiga diantara berjualan. Lalu ibu lainnya punya dua anak, juga berjualan," katanya.

Lokasi mereka ditemukan berbeda-beda. Namun, semuanya dalam pemantauan ibu masing-masing, dari kejauhan.

Sementara, kedua ibu yang dihadirkan dan dimintai keterangan. Mengaku jika anak-anak mereka berjualan atas keinginan sendiri, untuk membantu orang tua.

"Jadi ibunya membuat jajananan, anaknya yang menjual. Dari pengakuan ibunya, anak-anak ini berjualan dari sore sampai pukul 21.00 Wita saja," cerita Rina.

Meski untuk membantu ibu, anak-anak ini diberi upah Rp2000 setiap bungkus yang laku. Sang ibu juga mengaku, anak-anak disuruh tidur siang dahulu, agar malam tidak mengantuk ketika berjualan.

"Memang alasannya karena kondisi ekonomi. Sehingga perlu penghasilan dari cara seperti ini. Suaminya katanya juga berada di luar daerah," kata Rina.

Terlepas dari segala alasan tadi. Rina menegaskan bahwa tidak boleh ada anak di bawah umur yang bekerja, apalagi sampai larut malam. Makanya, kedua orang tua ini katanya diminta untuk tidak melakukan hal serupa ke depannya.

"Mereka menandatangani surat pernyataan, tidak akan melakukan hal serupa. Kalau untuk si anak, kita lebih kepada menjelaskan soal bahaya pekerjaannya, hal ini agar jangan membuat psikologi anak bisa terganggu," bebernya.

Memang hingga Selasa (17/3), dari pantauan pihak dinas, Rina menyebut jika tidak ada aktivitas ini lagi.

"Kita terus pantau, baik yang sudah kita bina dan diberi surat pernyataan atau yang belum ketahuan. Jika nanti yang sudah diberi penyataan malah bandel dan mengulang, maka kita akan lakukan tindakan tegas," pungkasnya. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Jumat, 29 Mei 2020 18:19
PT Arutmin Indonesia

Arutmin Bagikan Paket Sembako dan Paket PHBS

BATULICIN – Sinergi antara perusahaan dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu…

Jumat, 29 Mei 2020 16:08
Berita Hulu Sungai Utara

Bupati Wahid: Rapid Test ASN dan Nakes Jadi Jaminan Kepada Warga HSU

AMUNTAI - Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara…

Jumat, 29 Mei 2020 15:47
Berita Hulu Sungai Utara

Aktifkan Masjid ! Inilah Respon Bupati HSU Menuju Era New Normal

AMUNTAI - Setelah sebelumnya sempat diimbau untuk menghentikan aktifitas kegiatan…

Jumat, 29 Mei 2020 13:47

Gara-gara Disdik, Guru Menanggung Susah; Disuruh Kembalikan Tunjangan

BANJARBARU - Di kala hidup serba sulit karena ekonomi lumpuh,…

Jumat, 29 Mei 2020 13:35

Belajar Dari Rumah Diperpanjang, Tinggal Cari Cara Agar Siswa Tidak Bosan

Belum redanya wabah virus corona atau Covid-19 di Banua, membuat…

Jumat, 29 Mei 2020 13:02

REKOR..! 116 Kasus Dalam Sehari di Kalsel

BANJARMASIN - Virus corona benar-benar mengamuk seusai lebaran. Setelah penambahan…

Jumat, 29 Mei 2020 11:08

Anggaran Pilkada Serentak Tak Boleh Diganggu Gugat, KPU Lega

BANJARMASIN - Pelaksanaan Pilkada serentak 2020 sudah disepakati 9 Desember…

Jumat, 29 Mei 2020 10:57

Dilelang, Tiga Posisi Kepala Dinas

BANJARMASIN – Tiga jabatan kepala dinas yang kosong di Pemprov…

Jumat, 29 Mei 2020 10:50

36 Pasar Dijaga Aparat

BANJARMASIN - Selama tiga hari, sejak kemarin (28/5) sampai besok…

Jumat, 29 Mei 2020 10:48

40 Titik Penjagaan New Normal

BANJARMASIN - Menyongsong penerapan Protokol New Normal, TNI dan Polri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers