MANAGED BY:
SELASA
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 18 Maret 2020 13:08
Dishut Tutup Areal Inhutani
Kadishut Hanif Faisol Nurofiq. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Dinas Kehutanan Kalsel berencana menutup areal PT Inhutani III di Kabupaten Tanah Laut. Hal ini dilakukan karena diduga PT Inhutani melakukan pelanggaran kerjasama operasional.

Dishut menemukan ada kapling-kapling tanah perusahaan di atas lahan inhutani. Padahal sesuaikerjasama operasi yang diberikan Menteri Lingkungan Hidup, kerjasama Inhutani hanya untuk land clearing dan pemanenan.

Karena itulah, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Hanif Faisol Nurofiq, bersama DPRD Kalsel sepakat akan melakukan evaluasi kinerja kepada perusahaan BUMN yang Bergerak dibidang kehutanan tersebut.

Bukti keseriusannya, sejak sejak April 2019 lalu, PT Inhutani III tidak lagi diberikan rencana kerja tahunan. "Pasalnya, mereka tidak bisa menyampaikan rencana kerja yang riil yang dibangun oleh PT Inhutani III," ucap Hanif.

Sebelum melakukan penutupan sementara, Hanif menerangkan, pihaknya sudah mengenakan beberapa kali denda adimintrasi kepada PT Inhutani III untuk melakukan pembayaran kepada negara terhadap kegiatan yang seharusnya tidak bisa dilakukan sebelum rencana kerja tahunan dipenuhi.

“Tapi pembinaan secara persuasif tidak ditaati," ucapnya yang mengatakan dewan mendukung untuk dilakukan eksekusi. 

Usai melakukan upaya ini, pihaknya akan segera minta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk melakukan evaluasi bedah kinerja kepada PT Inhutani III. “Besok (hari ini) kami surati Kementerian LHK untuk segera diturunkan tim audit bedah kinerja kepada PT Inhutani III,” tegas Hanif.

Terpisah Manager PT Inhutani III Tanah Laut Rahmanadi saat dihubungi melalui telpon mengaku belum tahu ada pemagaran terhadap kawasan di areal PT Inhutani III.

Mengenai temuan tanah kavling, dia mengakui memang sering muncul kavlingan di areal PT Ihutani III. Namun hal itu tidak dilakukan Inhutani. “Beberapa kali menemui kavling di dalam lahan, ceritanya mau menanam jagung,” ujarnya singkat. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 22 Mei 2020 11:32

Kasus Covid-19 Bisa Naik Usai Lebaran, Kemenag Kalsel Imbau Tidak gelar Takbiran

BANJARMASIN - Pawai takbiran malam Lebaran dipastikan akan sepi. Tradisi…

Jumat, 22 Mei 2020 11:26

Profesi Penggali Kubur Semakin Dicari

BANJARBARU - Penggali kubur adalah profesi yang paling dicari akhir-akhir…

Jumat, 22 Mei 2020 11:16

Terindikasi Covid-19, Penumpang Dikarantina

BANJARBARU - Beberapa hari menjelang Lebaran, kondisi Bandara Syamsudin Noor,…

Jumat, 22 Mei 2020 10:56

PSBB Banjarmasin Masuki Jilid 3, Pakar Epidemiologi: Lanjutkan, tapi Harus Lebih Tegas

BANJARMASIN - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II di…

Jumat, 22 Mei 2020 10:44

Kalsel Kewalahan Memusnahkan Arsip

BANJARMASIN - Sudah sebulan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel memulai…

Jumat, 22 Mei 2020 10:34

Kapolda Sowan ke Guru Danau

AMUNTAI - Sudah hampir menjadi agenda rutin bagi pejabat instansi…

Jumat, 22 Mei 2020 10:21

MUI Banjarbaru Bolehkan Salat Id, Dengan Syarat

BANJARBARU - Meski sudah sangat mendekati hari H lebaran Idulfitri.…

Jumat, 22 Mei 2020 09:52
Pemko Banjarbaru

Wali Kota Terima Bantuan dari Notaris

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Senin (18/5)…

Jumat, 22 Mei 2020 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Imbau Masyarakat Salat Idulfitri di Rumah

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan…

Jumat, 22 Mei 2020 09:42
Pemkab Tanah Bumbu

Tetap Peduli Atasi Percepatan Penanganan Stunting

BATULICIN - Meskipun ditengah wabah corona, Pemkab Tanbu tetap peduli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers