MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 20 Maret 2020 05:37
Zaman Sudah Canggih, Warga HSU ini Masih Bisa Tertipu Ritual Penggandaan Uang; Puluhan Juta Raib
INSTAN: Supiannor, pelaku penipuan dengan modus bisa menggandakan uang melalui ritual.

PROKAL.CO, AMUNTAI – Meski zaman sudah modern dan teknologi canggih, masih ada saja warga yang percaya dengan praktik penggandaan uang. Baru-baru tadi, aparat Polsek Amuntai Selatan mengungkap kasus penipuan dengan modus itu. Korbannya adalah Marjuki (55), warga Desa Jumba. Ia harus kehilangan uang puluhan juta rupiah.

Kasus penipuan ini bermula pada tahun 2017. Saat itu Marjuki ikut pengajian di tempat Supiannor di Desa Sungai Janjam, Kecamatan Babirik. Ia melihat uang keluar dari selendang dan mulut Supiannor yang saat ini berstatus tersangka.

Marjuki terpikat. Ia lantas menyerahkan uang tunai Rp 10 juta kepada Supiannor. Hasil belum didapat, kembali pada tahun yang sama, pria setengah baya ini setor Rp 25 juta. Kali ini seorang temannya, Abdul Muin (56), warga Desa Pelampitan ikut pula beradu nasib. Uang Rp 3 juta diserahkan. Berikutnya, ada Ahmad Rijani (46) yang setor Rp 10.100.000 dan Hadi Saputra (56) Rp 2 juta.

Namun, tunggu punya tunggu, empat orang ini akhirnya kecele. Bermimpi uang berlipat ganda, malah gigit jari. Duit instan yang dijanjikan tak kunjung ada. Padahal, ritual dan syarat sudah dipenuhi. Uang ditaruh di dalam kotok rokok yang ditutup selembar kain putih.

Kapolres HSU, AKBP Pipit Subiyanto, SIK melalui Kapolsek Amuntai Selatan, Iptu Misransyah mengungkapkan korban yang merasa uangnya tidak kembali, akhirnya lapor ke polisi.

“Pengakuan tersangka kepada penyidik, uang yang dibungkus itu ikut terbakar dan menjadi abu saat ritual penggandaan dilakukan. Kami terus dalami kasus ini,” kata Misransyah, Kamis (19/3).

Total kerugian yang dialami korban dan temannya sejumlah Rp 40.100.000. Pelaku sendiri kini telah diamankan untuk proses hukum. "Untuk saat ini masih empat korban saja. Ada pun barang bukti berupa satu lembar kain putih ukuran 2 x 1 meter dan satu kardus rokok," ucapnya. (mar/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers