MANAGED BY:
SABTU
28 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Jumat, 20 Maret 2020 10:50
Tanah Bumbu Tutup Tempat Wisata
DITUTUP: Pantai Angsana, salah satu objek wisata yang ditutup Pemkab Tanbu menyikapi penyebaran corona. | Foto: Instagram @instakalsel

PROKAL.CO, BATULICIN - Wabah virus corona membawa dampak bagi Kabupaten Tanah Bumbu. Agar penyebaran virus mematikan ini tidak sampai meluas, pemerintah daerah menutup tempat wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Tanbu Hamaluddin Taher mengatakan, penutupan tempat wisata ini berlaku sejak 18-31 Maret 2020.

“Penutupan tempat wisata yang dikelola oleh pemerintah daerah seperti Pantai Angsana, Pantai Rindu Alam dan Goa Liang Bangkai,” jelas Hamaluddin, kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Sementara tempat wisata yang dikelola oleh swasta, salah satunya Gunung Mayang, diminta untuk ditutup juga.

“Permintaan bapak bupati seluruh tempat wisata ditutup sementara, baik yang dikelola pemerintah daerah maupun swasta. Pemerintah juga melarang semua tempat yang mengumpulkan banyak orang,” kata Hamaluddin.

Bahkan, pemerintah daerah juga melarang objek wisata dalam bentuk kolam renang beroperasi.

“Penularan virus corona lebih cepat dalam kolam renang,” tegasnya.

Dikatakan sekda, keputusan yang diambil tersebut sebagai upaya pemerintah daerah untuk membatasi penyebaran virus mematikan itu.

“Lebih baik mencegah ketimbang mengobati. Pemerintah daerah sudah mengambil langkah yang tepat, tinggal kesadaran masyarakatnya saja mau atau tidak mengikuti langkah tersebut,” paparnya.

Pihaknya sendiri sudah memasang spanduk larangan masuk di sejumlah tempat wisata, seperti Pantai Angsana, Pantai Rindu Alam dan Goa Liang Bangkai.

“Kami juga mengumumkan lewat radio,” ucapnya.

Keputusan pemerintah daerah ini, kata Hamaluddin hanya bersifat sementara saja.

“Setelah 31 Maret 2020 nanti tergantung kebijakan pimpinan, kalau masih darurat corona kemungkinan diperpanjang,” terangnya.

Wabah corona juga mengganggu agenda tahunan yang sudah direncanakan oleh pemerintah daerah. Yakni Harjad Tanbu ke-17 dan pesta laut Mappanre Ri Tasi.

Sekda Tanbu H Rooswandi Salem memastikan, dua agenda penting tersebut dibatalkan.

“Ya ditunda sampai kondisi aman,” ujar sekda.

Pembatalan atau penundaan harjad dan pesta laut ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati Tanbu H Sudian Noor Nomor B/443.1/652/Bag.Pem-2.Bup/III?2020 tentang Pengendalian Penyebaran Covid-19.

“Kami minta kepada masyarakat dalam menyikapi virus corona ini tidak perlu panik. Kurangi aktivitas di luar rumah dan menghindari kerumunan orang banyak. Kemudian tidak melakukan kontak fisik secara langsung dan membudayakan pola hidup sehat dan bersih serta membiasakan cuci tangan dengan sabun atau menggunakan cairan anti septik minimal 60 detik,” papar sekda. (kry/bin/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers