MANAGED BY:
MINGGU
31 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 22 Maret 2020 05:17
Jika Skema Meliburkan Sekolah Diberlakukan, Yakin Siswa SMA Tidak Gagap
CUCI TANGAN: Salah seorang siswa SMAN 2 Banjarbaru menyuci kedua tangannya sebelum memasuki ruangan kelas di sebuah wastafel. Hal ini terkait maraknya isu penyebaran Covid-19 di Indonesia. | Foto: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Meski di tingkat Kota seperti Banjarmasin dan Banjarbaru bakal meliburkan aktivitas sekolah terkait fenomena pandemi Covid-19. Namun hingga sejauh ini, di tingkat Provinsi belum menentukan terkait kebijakan ini.

Di unit pendidikan, sebagaimana diketahui, untuk jenjang SMAN adalah wewenang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel. Alhasil, sampai saat ini, SMAN di Kalsel masih melaksanakan aktivitas belajar sedia kalanya.

Namun potensi meliburkan sekolah di tingkat Provinsi bisa saja terjadi. Mengingat, Pemprov sendiri beberapa waktu lalu mengatakan bakal melihat perkembangan dan kajian dahulu.

Terkait semisalnya ada kebijakan meliburkan Sekolah. Tentu, tiap-tiap sekolah bakal menerapkan skema belajar di rumah atau via daring. Tetapi, hal ini jadi kekhawatiran tersendiri, karena pola pembelajaran daring perlu dukungan fasilitas yang menunjang. Sedangkan, tak semua sekolah di Kalsel telah memenuhinya.

Bagi SMA Negeri 2 Banjarbaru, apabila skema ini diberlakukan, pihaknya mengklaim sudah siap. Mengingat, sebelum heboh isu Corona, Smada Banjarbaru menyebut sudah beberapa kali menerapkan e-learning (belajar daring).

"Sesuai intruksi provinsi, kita tidak libur, tetap masuk seperti biasa. Kalau nanti bakal diliburkan, kami sudah siap untuk menerapkan siswa belajar dari rumah. Perangkatnya kita siap, dan e-learning sudah pernah dicoba juga," kata Kepala SMAN 2 Banjarbaru, Ehsan Wasesa.

Ia pun mengklaim, bahwa skema atau model pembelajaran jarak jauh tidak membuat siswa gagap. Sebab, siswa-siswa selama ini katanya kerap diajarkan dengan pendidikan berbasis digital. "Insya Allah tidak bakal gagap, mereka bakal cepat beradaptasinya," yakinnya.

Disinggung bahwa lingkungan sekolah salah satu lokasi yang rawan penyebaran Covid-19. Ehsan tak menampik hal tersebut. Ia pun sadar, jika di sekolah ada banyak orang berkumpul. Apalagi jumlah siswa di Smada mencapai 948 siswa.

Ditegaskannya jika langkah-langkah pencegahan sudah dilakukan. Hal ini menyusul adanya edaran Disdik Provinsi dan juga Gubernur, kata Ehsan. Maka dari itu, ada beberapa kebijakan yang telah dijalankan sejal beberapa hari lalu di lingkungan sekolah.

"Yang jelas sosialisasi kepada siswa yang sangat penting dan terus kita lakukan. Kemudian langkahnha seperti wajib cuci tangan, menghindari kontak fisik dan memberlakukan wajib masker bagi siswa yang kondisinya kurang dehat," bebernya.

Saat ini katanya, wastafel telah disediakan di depan ruang kelas. Lengkap dengan sabunnya. "Memang sebetulnya budaya cuci tangan ini sudah diberlakukan di sini sejak dahulu, jadi siswa sudah terbiasa," pungkasnya. (rvn/ram/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 30 Mei 2020 21:19

Persiapan New Normal, Kodim Kumpulkan Pelaku Usaha

BANJARMASIN - Kodim 1007/Banjarmasin menggelar pertemuan dengan para pelaku usaha,…

Sabtu, 30 Mei 2020 14:07

Haji Bersiap untuk Kemungkinan Terburuk

BANJARMASIN - Pelaksanaan ibadah haji 2020 tinggal dua bulan. Namun,…

Sabtu, 30 Mei 2020 14:03

Diperpanjang, PNS Bekerja di Rumah

BANJARBARU - Belum redanya wabah virus corona (Covid-19) di Banua,…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:58

Kurva Masih Terjal, Tim Berpacu Waktu

BANJARMASIN - Kasus Covid-19 di Kalsel benar benar mengamuk. Dalam…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:39

Dua Ibu dan Bayinya Terpapar, Banjarbaru Tambah Tujuh Positif

BANJARBARU - Sempat melandai beberapa waktu sebelumnya. Sebaran kasus terkonfirmasi…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:38

Perpanjang Masa Belajar di Rumah, Skema Belajar Normal Baru Masih Disusun

BANJARBARU - Setelah masa libur Ramadan dan lebaran dari 24…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:37

Rapid Test Keluarga ‘PDP Kabur’, Hasilnya Reaktif

BANJARBARU - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sebelumnya kabur saat…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:34

Penjagaan Dialihkan ke Tempat Keramaian

BANJARBARU - Penerapan fase normal baru dipastikan akan kembali melibatkan…

Sabtu, 30 Mei 2020 12:53

Pemko Perpanjang Penjagaan Pasar

BANJARMASIN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan terus disibukkan dengan sosialisasi…

Sabtu, 30 Mei 2020 12:50

APBD Dipermak Demi Ruang Isolasi, Insentif Tenaga Medis Juga Segera Cair

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin kembali merombak APBD 2020. Anggaran setiap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers