MANAGED BY:
MINGGU
31 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 25 Maret 2020 10:47
ODP Banjarbaru Sempat Meroket Hingga 282 Orang; Ternyata Aslinya 97, Selebihnya Pelaku Perjalanan
Pengecekan virus corona.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Perkembangan penyebaran pandemi Covid-19 di Kalsel terus jadi sorotan masyarakat. Di Kota Banjarbaru, update soal corona juga terus dinantikan publik.

Sejak Selasa (24/3) pagi, warga Banjarbaru dibuat cukup kaget. Pasalnya dari informasi resmi yang dirilis oleh Pemprov Kalsel. Total Orang Dalam Pengawasan (ODP) Kota Banjarbaru jumlahnya mencapai 282 orang.

Sontak, hal ini pun memicu kekhawatiran berlebih dari masyarakat. Mengingat, angka ini tertinggi di antara daerah lainnya. Meskipun statusnya bukan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) atau yang mengarah ke suspect Corona.

Terkait tingginya jumlah ODP di Kota Idaman. Juru Bicara Bidang Kesehatan Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarbaru yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru, Rizana Mirza, mengatakan bahwa informasi tersebut ada perbedaan definisi.

Memang diakuinya bahwa angka 282 itu sempat dilaporkan pihaknya. Hanya saja, yang terbaru tegasnya bahwa jumlah ODP untuk Banjarbaru tak sampai 100 orang. Yakni hanya 97 saja.

Gugus Tugas Banjarbaru terang Mirza memandang, awalnya jika ODP diartikan pihaknya sebagai orang yang baru datang dari wilayah yang terpapar dan masuk wilayah Banjarbaru.

"Jadi memang ada perbedaan definisi ODP ini, terkait kriterianya. Jadi ODP yang dimaksud dengan orang yang pernah ke daerah terpapar itu kita sebut pelaku perjalanan, nah ini jumlahnya yang memang banyak sampai 282 orang," jelasnya.

Pihaknya mengklaim sudah berkoordinasi dengan pihak gugus tugas di tingkat Provinsi. Sehingga katanya data itu segera akan direvisi, menyesuaikan dengan laporan dari gugus tugas di Banjarbaru.

"Setelah kita lakukan pengecekan, ODP kita totalnya 97 orang. Nah ODP ini yang menunjukkan gejala, misalnya batuk, demam dan yang mengarah lainnya. Jadi yang kriteria pelaku perjalanan belum tentu ODP jika dia kondisinya tidak ada gejala," jelasnya.

Meski ada pembedaan kriteria yang sempat membingungkan masyarakat ini. Mirza memastikan bahwa baik PP (pelaku perjalanan) maupun ODP bakal tetap dalam pengawasan pihaknya.

"Jadi ini berkaitan kenapa PP jumlahnya banyak di Banjarbaru. Karena mereka ini inisiatif melaporkan identitasnya kepada kita lewat aplikasi lapor. Akhirnya kita bisa mendeteksi dan memantau mereka, termasuk gejala yang dialami," cerita Mirza.

Selain itu, karena lokasi Banjarbaru yang jadi areal perlintasan dari berbagai daerah. Mengingat Bandara masih beroperasi. Lalu akses darat juga masih terbuka.

“Kita ketahui ada banyak daerah yang juga sudah terpapar. Jadi memang, ada warga kita yang datang dari daerah terpapar itu lalu melaporkannya," jelasnya.

Lalu, ditegaskannya jika baik PP maupun ODP kata Mirza akan dipantau selama kurang lebih dua pekan. Yang mana apabila nanti ada gejala lanjutan dan mengarah ke suspect, maka protokolnya tegasnya bakal dirujuk ke RSD Idaman Banjarbaru untuk diperiksa lebih lanjut.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarbaru, Said Abdullah memastikan bahwa PDP (Pasien Dalam Pengawasan) di Banjarbaru dalam status nol atau tidak ada.

"Saya tegaskan bahwa PDP di Banjarbaru nol. Tidak ada yang tercatat sebagai PDP maupun positif (corona)," tegasnya. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 30 Mei 2020 21:19

Persiapan New Normal, Kodim Kumpulkan Pelaku Usaha

BANJARMASIN - Kodim 1007/Banjarmasin menggelar pertemuan dengan para pelaku usaha,…

Sabtu, 30 Mei 2020 14:07

Haji Bersiap untuk Kemungkinan Terburuk

BANJARMASIN - Pelaksanaan ibadah haji 2020 tinggal dua bulan. Namun,…

Sabtu, 30 Mei 2020 14:03

Diperpanjang, PNS Bekerja di Rumah

BANJARBARU - Belum redanya wabah virus corona (Covid-19) di Banua,…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:58

Kurva Masih Terjal, Tim Berpacu Waktu

BANJARMASIN - Kasus Covid-19 di Kalsel benar benar mengamuk. Dalam…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:39

Dua Ibu dan Bayinya Terpapar, Banjarbaru Tambah Tujuh Positif

BANJARBARU - Sempat melandai beberapa waktu sebelumnya. Sebaran kasus terkonfirmasi…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:38

Perpanjang Masa Belajar di Rumah, Skema Belajar Normal Baru Masih Disusun

BANJARBARU - Setelah masa libur Ramadan dan lebaran dari 24…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:37

Rapid Test Keluarga ‘PDP Kabur’, Hasilnya Reaktif

BANJARBARU - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sebelumnya kabur saat…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:34

Penjagaan Dialihkan ke Tempat Keramaian

BANJARBARU - Penerapan fase normal baru dipastikan akan kembali melibatkan…

Sabtu, 30 Mei 2020 12:53

Pemko Perpanjang Penjagaan Pasar

BANJARMASIN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan terus disibukkan dengan sosialisasi…

Sabtu, 30 Mei 2020 12:50

APBD Dipermak Demi Ruang Isolasi, Insentif Tenaga Medis Juga Segera Cair

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin kembali merombak APBD 2020. Anggaran setiap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers