MANAGED BY:
RABU
01 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 25 Maret 2020 11:49
Cerita-cerita Calon Pengantin yang Gagal Gelar Resepsi; Katering Sudah Pesan Akhirnya Dibagikan ke Anak Yatim
NASIB: Hendy dan surat undangan yang sudah disebar. Dia mengaku dirugikan Rp20 juta.

PROKAL.CO, Niat Arif Hendy Wijaya (25) warga Desa Barambai untuk bersanding di pelaminan pupus sudah. Pemkab Batola dan instansi terkait melarang tidak mengumpulkan orang banyak. Pasangan pengantin di Marabahan ini pun terpaksa membatalkan acaranya.

---

Hendy yang direncanakan akan melakukan resepsi pernikahan pada Kamis 26 Maret di Gedung Serbanguna Marabahan dengan lapang dada membatalkannya. "Saya sadar, betapa bahayanya mengumpulkan orang banyak di suatu tempat saat Covid-19 mengancam Banua," ujarnya.

Hendy mengungkapkan rencana yang sudah disusun begitu lama harus dibatalkan saat sudah mendekati hari H. Bahkan 1.200 undangan sudah disebarkan kepada keluarga, kerabat dan sahabat. Katering pun sudah dipesan. "Makanan tidak bisa dibatalkan, semua bahan sudah dibeli dan sudah diolah oleh catering pernikahan," ceritanya.

Atas pembatalan ini, Hendy mengaku meminta maaf kepada seluruh undangan. Dia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp20 juta. "Makanan yang dipesan sebanyak 20 ribu porsi, dibagikan kepada warga di lingkungan rumah, dan dibagikan kepada panti asuhan yang ada di Marabahan," ujarnya.

Karena undangan sudah terlanjur disebarkan, Hendy mengaku menyampaikan pembatalan ini melalui berbagai cara.Melalui telepon dan sosial media lainnya. Sedangkan untuk warga yang berada di lingkungan rumahnya, Hendy mengaku menggunakan pengeras suara yang ada di masjid dan langgar.

"Untuk yang terlanjur datang pada hari H nanti, saya minta maaf. Didepan gedung acara, akan dipasang spanduk pemberitahuan bahwa acara resepsi pernikahan batal.

Terakhir, Hendy mengungkapkan, walaupun resepsi batal, pihaknya tetap melakukan akad nikah pada waktu yang ditentukan. Dilakukan di Banjarmasin pada Rabu 25 Maret (hari ini). "Pernikahan tetap dilakukan. Hanya dihadiri keluarga inti kedua belah pihak," ujarnya.

Pengalaman Hendy juga dialami oleh Khairani (25). Tenaga honorer di salah satu instansi di Banjarbaru ini sedianya akan menggelar pernikahan pada tanggal 4 Maret. Namun pelarangan mengumpulkan massa membuat pernikahan akhirnya gagal.

Yang lebih memusingkan lagi, rencananya untuk kawin di KUA juga terancam gagal. Pasalnya, Khairani membaca surat edaran dari KUA yang melarang calon pengantin datang ke kantor dan berijab kabul. "Mungkin karena takut berjabat tangan," ujar pria yang berniat menyunting perempuan asal Sekumpul ini.

Lalu apa yang akan dilakukannya?

Mengingat kabar perkawinan yang sudah beredar, Khairani mulai mempertimbangkan untuk kawin siri. "Biar aja, tak ada jalan lain lagi," senyumnya.

Khalpat, salah seorang calon pengantin dari Tabalong juga membatalkan resepsinya setelah mengecek ke kepolisian setempat. "Polisi melarang ada pengumpulan massa," ucapnya yang mengatakan undangan online padahal sudah disebar beberapa bulan sebelumnya. (bar/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 12:36

Berita Baik di Tengah Pandemi Corona: Barista Kopi Dibalik Gerakan Pasang Keran Gratis

Dalam perang melawan wabah, Anda tak perlu menunggu menjadi hartawan…

Jumat, 27 Maret 2020 11:51

Fenomena Takhayul Pesisir Kalsel di Tengah Corona

Optimisme beberapa pejabat pemerintah, yang percaya warga akan disiplin tanpa…

Kamis, 26 Maret 2020 13:02

Pakai Jas Hujan, Berharap Kiriman APD Bukan Hanya bagi Perawat Saja

Alat pelindung diri (APD) menjadi pakaian paling "tren" sekarang ini.…

Rabu, 25 Maret 2020 11:49

Cerita-cerita Calon Pengantin yang Gagal Gelar Resepsi; Katering Sudah Pesan Akhirnya Dibagikan ke Anak Yatim

Niat Arif Hendy Wijaya (25) warga Desa Barambai untuk bersanding…

Senin, 23 Maret 2020 12:51

Bincang Santai dengan "Indro Corona"; Sudah Ada Sebelum Masehi, Sembuh dengan Vitamin E

Muhammad Indro Cahyono akhir-akhir ini sibuk mondar-mandir kantor-kantor pemerintah untuk…

Minggu, 22 Maret 2020 05:48

Melihat Penerapan Social Distancing di Bandara Syamsudin Noor

Upaya pencegahan dan meminimalisir penyebaran virus corona atau Covid-19 dilakukan…

Kamis, 19 Maret 2020 11:54

Kondisi Jembatan Ulin Desa Gadung Hilir; Atasnya Masih Bagus, Bawahnya Lapuk Termakan Usia

Jembatan di Rukun Tetangga (RT) 1 di Desa Gadung Hilir…

Rabu, 18 Maret 2020 13:12

Tangkal Corona, SMKN 1 Banjarbaru Membuat Hand Sanitizer Sendiri

Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, orang-orang rela membeli…

Minggu, 15 Maret 2020 07:32

Diduga karena Dampak Peledakan Area Pertambangan, Rumah Warga Desa Pantai Cabe Retak-retak

Warga Desa Pantai Cabe Kecamatan Salam Babaris resah. Hampir semua…

Rabu, 11 Maret 2020 14:27

Susahnya Menjaga Kayu Hutan di Pulau Laut: Kayu Disita, Petugas Hutan Dikalungi Parang

Dewi Wulansari hampir kehilangan nyawanya saat mengamankan kayu diduga hasil…

Pemkab Balangan Lakukan Penyemprotan Disinfektan Massal

Legislatif Dukung Pencegahan Penyebaran COVID-19

YA ALLAH..! Positif Covid-19 Terkonfirmasi Menjadi 8 Orang

Warga Kurang Mampu, Sambung Listrik Diskon 50 Persen

Ibu Kota Banua Tanpa Karantina Wilayah, "KAMI TAKUT..!"

Manager ASDP Dituding Halangi Pemeriksaan Corona di Kapal, Gugus Tugas Rekomendasikan Arif Budiman Pindah

Hotel-Hotel Mulai Rumahkan Karyawan, Permintaan Peniadaan Pajak Ditangguhkan Pemko Banjarmasin

5 Positif, Kalsel Pertimbangkan Karantina Wilayah

Dikuburkan di Balikpapan, Keluarga Bantah Covid-19

Dua PDP Banjarbaru Dikonfirmasi Negatif Covid-19
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers