MANAGED BY:
SABTU
28 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Kamis, 26 Maret 2020 12:47
Pasar Kalindo di Belitung Milik Swasta, Pemko Tak Instruksikan Penutupan Pasar
TUTUP PASAR: Pengumuman yang dipasang pengelola pasar di Pasar Kalindo. Ini pasar swasta, sehingga Pemko Banjarmasin tak bisa campur tangan. | FOTO: FAHRIADI NUR/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kabar mengejutkan tersebar melalui media sosial, terutama di grup-grup WhatsApp. Bahwa pasar tradisional di Banjarmasin ditutup. Benarkah?

Kepala Bidang PSDP dan Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Banjarmasin, Ichrom Muftezar membantahnya. Menurutnya, sampai sekarang belum ada rencana menutup pasar tradisional.

"Sampai saat ini belum ada arahan pimpinan untuk mengambil kebijakan itu," tegasnya, kemarin (25/3).

Terkait soal wabah virus corona, sejauh ini mereka hanya memberikan imbauan kepada pengelola pasar. Agar selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah jual beli. Termasuk juga untuk menjaga jarak.

"Selain itu kami juga gencar menyosialisasikan gerakan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat)," tuturnya.

Imbauan dan sosialisasi itu digelar di seluruh pasar milik pemko. Berjumlah 26 pasar yang tersebar di lima kecamatan.

Tutupnya pasar tradisional bukan sekadar kabar. Faktanya ada. Yakni Pasar Kalindo di Belitung. Di sana sudah tutup sejak kemarin siang.

Informasi tutupnya pasar itu disampaikan melalui papan pengumuman yang ditandatangani pengelola pasar. Bahwa pasar akan tutup hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Menanggapi hal itu, Tezar tak menyoal. Menurutnya, Pasar Kalindo dikelola pihak swasta. Mereka berhak membuat kebijakan sendiri.

"Pertama, pasar tersebut memang berstatus swasta atau bukan dikelola pemko. Kalau memutuskan untuk tutup, terserah mereka," jelasnya.

Kapolri memang sempat mengeluarkan imbauan untuk menutup pasar. Tezar meluruskan, bahwa imbauan itu ditujukan untuk pasar-pasar tertentu.

"Pasar yang dimaksud di sini, pasar yang biasa beroperasi pada malam hari. Lalu mendatangkan massa dengan berbagai wahana hiburannya," tuturnya.

Sekali lagi ia menegaskan, pihaknya belum mengambil kebijakan ektsrem tersebut. "Sampai saat ini kami belum ada perintah ke sana," tegasnya lagi. (nur/fud/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers