MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 29 Maret 2020 10:43
Jalur Udara Jadi Perhatian Gugus
KETERANGAN PERS: Ketua Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kabupaten Banjar, M Hilman (tengah) didampingi Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Banjar HM Aidil Basith (kiri) dan Kepala Dinas Kesehatan Banjar dr Diauddin, dalam teleconference berkaitan Covid-19, Jumat (27/3). | Foto: Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Banjar

PROKAL.CO, MARTAPURA – Jalur masuk lewat udara menjadi perhatian khusus Tim Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan (P3) Covid-19 Kabupaten Banjar, dalam memantau perkembangan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang terus bertambah.

Pasalnya, bertambahnya ODP di daerah berjuluk Serambi Makkah ini sebagian besar dikarenakan datang dari daerah terpapar corona melalui jalur udara atau pesawat terbang yang turun di Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kabupaten Banjar, M Hilman, Jumat (27/3) siang. “ODP terus bertambah karena ada arus warga yang masuk ke Kabupaten Banjar. Sebagian besar datang dari daerah yang terpapar virus melalui jalur udara,” ungkap Hilman.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kabupaten Banjar. Jumlah ODP di Kabupaten Banjar pada Jumat (27/3) bertambah menjadi 104 orang. Sedangkan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada dua orang.

Padahal, sehari sebelumnya, Kamis (27/3), jumlah ODP yang terdeteksi hanya 96 dan PDP dua orang. Kemudian, Sabtu (28/3) kemarin jumlah PDP kembali bertambah menjadi 111 orang.

Hilman menjelaskan, karena peningkatan ODP sebagian besar datang dari daerah terpapar melalui jalur udara, maka untuk mengantisipasinya  Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kabupaten Banjar berencana membuka posko bersama di Bandara Syamsudin Noor. “Tim akan melihat datanya dari manifes kedatangan penumpang di Bandara," jelasnya.

Selain itu, Tim Gugus Tugas juga berencana untuk membuka Posko di jalur darat, sehingga dapat melakukan pemeriksaan dan menekan jumlah ODP di Kabupaten Banjar. “Karena itu kami terus mencoba melakukan sosialisasi,” pungkasnya. (ris/ram/ema)


BACA JUGA

Kamis, 04 Juni 2020 15:35
Pemkab Balangan

70 Warga Balangan Dapat Kartu Prakerja

PARINGIN – Program Kartu Prakerja yang merupakan kebijakan dari pemerintah…

Kamis, 04 Juni 2020 15:33

Di Balangan, Salat Berjamaah di Masjid Sudah Diperbolehkan

PARINGIN - Kini pelaksanaan ibadah pada tempat-tempat ibadah di Kabupaten…

Kamis, 04 Juni 2020 15:04
BREAKING NEWS

Satu PDP Barabai Meninggal Dunia

BARABAI - Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah mengumumkan satu…

Kamis, 04 Juni 2020 12:48
LITERASI

Perpustakaan Bersiap New Normal

BANJARMASIN - Perpustakaan sudah mulai bersiap untuk menyambut normal baru.…

Kamis, 04 Juni 2020 12:44

Padahal Sudah di Rumah Saja, Tetap Terjangkit

TANJUNG – Tidak kemana-mana, kakak beradik di Kabupaten Tabalong terjangkit…

Kamis, 04 Juni 2020 12:30

Aplikasi Belajar Sulit Diakses

BANJARBARU - Selama pandemi Covid-19, aktivitas belajar anak-anak di sekolah…

Kamis, 04 Juni 2020 12:24

Menghindari Kerumunan Orang, Kampanye Hanya Melalui Media

BANJARMASIN - Pemerintah meniadakan tahapan kampanye akbar yang biasanya menghadirkan…

Kamis, 04 Juni 2020 12:17

Mendes Bakal Surati Kepala Daerah Yang Belum Salurkan BLT-DD 100 Persen

BANJARBARU - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD)…

Kamis, 04 Juni 2020 11:58

PDP Kabur Akhirnya Pulang ke Rumah, Kooperatif Saat Dijemput Petugas

BANJARBARU – Setelah sepuluh hari menghilang, seorang Pasien Dalam Pengawasan…

Kamis, 04 Juni 2020 11:55

Pemohon SIM Wajib Pakai Masker

BANJARBARU - Meski tak ditutup, layanan permohonan pembuatan SIM di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers