MANAGED BY:
MINGGU
27 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 31 Maret 2020 11:07
Dikuburkan di Balikpapan, Keluarga Bantah Covid-19
TANPA KELUARGA: Sejumlah petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) di Padang, Sabtu (28/3). Protokol pemakaman bagi pasien corona mengharuskan pasien dimakamkan tak boleh lewat empat jam sejak meninggal. | FOTO: ANTARA

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Ponpes Tahfidzul Quran Al Ikhsan, Banjarmasin berduka. Pimpinan mereka meninggal dunia setelah mengikuti Ijtima Asia 2020 di Kabupaten Gowa, Sulsel, Minggu (29/3) siang di Balikpapan.

Sebelumnya, almarhum dirawat di RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan. Namun, nasib berkata lain, dia dinyatakan wafat setelah ditangani secara intensif. Otoritas kesehatan setempat, almarhum disebut-sebut terpapar Covid-19. Namun, kabar ini diluruskan pihak keluarga.

Salah satu keluarga, Ahmad Yusuf menerangkan, selama ini almarhum memang memiliki riwayat penyakit. Seperti diabetes dan jantung. “Kabar yang kami terima, hasilnya almarhum negatif,” ujar Yusuf meluruskan kemarin.

Selain memiliki riwayat penyakit, almarhum juga terangnya mengalami kelelahan. Sebelum ikut ijtima Asia, beliau pada tanggal 10 Maret lalu berangkat ke Jakarta - Pakistan dan transit di Bangkok, lalu ke Kuala Lumpur dan dilanjutkan ke Jakarta dan Makassar.

Begitu ingin pulang ke Banjarmasin dan transit ke Balikpapan, kondisinya sudah kurang sehat. Dia dirujuk ke RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan. Di sana ketika diperiksa, kadar gulanya naik termasuk jantung kurang membaik. Almarhum pun sempat ditransfusi dua kantong darah. “Beliau kelelahan. Padahal kami sudah berencana pada 25 Maret nanti ke Australia. Tapi takdir berkata lain,” tuturnya.

Disinggung soal keberangkatan ke Ijtima Asia lalu, Yusuf menerangkan, almarhum tak sendiri. Keberangkatan ketika itu dilepas di Mahligai Pancasila pada 15 Maret lalu. Kabarnya, jemaah yang berangkat ketika itu jumlahnya mencapai seribuan orang. “Tapi sudah dicek semua di Sulsel dan hasilnya negatif,” sebutnya. 

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 08 September 2020 12:02

Rp1,5 Miliar untuk 276 Orang, Akhirnya Insentif Nakes Cair

BANJARBARU - Setelah tertunda beberapa waktu karena beberapa alasan. Insentif…

Selasa, 08 September 2020 11:58

Ibnu Sina Ditegur Mendagri, Gara-Gara Bikin Kerumunan di KPU

BANJARMASIN - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menegur puluhan kepala…

Selasa, 08 September 2020 11:48

Sering Kunker ke Luar Daerah Dibanding Ngantor, Gedung DPRD Didemo

BANJARMASIN - Lebih sering kunjungan kerja ke luar daerah ketimbang…

Selasa, 08 September 2020 11:45

Kapolres: Klaster Pilkada Bisa Muncul

BANJARMASIN - Pendaftaran bakal calon Pilwali 2020 menjadi perhatian Kapolresta…

Selasa, 08 September 2020 10:22

Perang Slogan di Serambi Makkah: Manis, Manuntung, dan Bersinar

MARTAPURA – Perang slogan selalu mewarnai kontestasi Pilkada, termasuk di…

Selasa, 08 September 2020 10:16

Khairul Sendiri, Habib Misterius

BANJARMASIN - Di hari kedua tes kesehatan, Senin (7/9) kemarin,…

Selasa, 08 September 2020 10:11

Calon Kepala Daerah Bisa Gugur Jika Ada Organ yang Tak Normal, Kalau Covid-19 Tak Masalah

BANJARMASIN - Pendaftaran bakal pasangan calon (Paslon) kepala daerah sudah…

Selasa, 08 September 2020 10:06

Saban-Abdillah Mulai Bentuk Relawan di Kecamatan dan Desa

BARABAI- Usai mendaftar ke KPU HST, Minggu (6/9), pasangan Saban-Abdillah…

Selasa, 08 September 2020 10:00

Amunisi Tambahan, Barito Rekrut Pemain Muda Papua

YOGYAKARTA - Barito Putera melirik potensi striker muda asal Papua…

Selasa, 08 September 2020 07:51
Pemko Banjarbaru

Rombongan Pejabat Setdako Kunjungi Istri Almarhum Nadjmi

BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H Said Abdullah, didampingi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers