MANAGED BY:
JUMAT
29 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 31 Maret 2020 11:16
Manager ASDP Dituding Halangi Pemeriksaan Corona di Kapal, Gugus Tugas Rekomendasikan Arif Budiman Pindah
MARAH-MARAH: Sekda Tanbu H Rooswandi Salem (baju putih) memarahi Manager Usaha ASDP Batulicin Arif Budiman (topi biru) karena dianggap menghalang-halangi kerja Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Tanah Bumbu. | FOTO: KARYONO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Sekda Tanbu H Rooswandi Salem marah-marah di Pelabuhan Samudera Batulicin. Dia menuding Manager Usaha ASDP Batulicin Arif Budiman menghalang-halangi kerja Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Tanah Bumbu. Aksi marah-marah sekda sampai viral di media sosial.

----

Dikonfirmasi Radar Banjarmasin, sekda membenarkan orang yang marah-marah tersebut adalah dirinya. Dia mengatakan pungkala dari insiden ini adalah Arif Budiman tidak terima adanya pemeriksaan penumpang kapal yang dilakukan Gugus Tugas Covid-19 Tanah Bumbu di dalam kapal.
“Katanya keberadaan kami mempersulit penumpang,” ujarnya.

Padahal, kata sekda sejak beberapa hari yang lalu Gugus Tugas Covid-19 Tanah Bumbu mendirikan posko di kawasan pelabuhan tersebut.

“Dari informasi petugas dilapangan, tiba-tiba saja saudara Arif ini marah-marah. Alasannya kenapa tidak lapor sama dia kalau ada pemeriksaan seperti itu, bahkan sampai mendirikan posko. Dia juga minta surat tugas dari pemerintah daerah. Padahal sudah beberapa hari petugas standby di pelabuhan,” terangnya.

Menurut sekda, peristiwa tersebut tidak akan terjadi apabila dibicarakan dengan baik-baik.“Harusnya dia sudah tahu kalau ada kapal yang sandar, maka seluruh penumpang akan diperiksa kesehatannya. Apalagi kapal yang datang ini berasal dari daerah zona merah,” tegas sekda.

Atas kejadian itu, sekda mengaku sudah melaporkan Arif Budiman kepada pimpinan ASDP di pusat. “Saya juga minta Arif Budiman secepatnya dipindahkan,” ucapnya.

Kejadian tersebut rupanya berbuntut panjang. Gugus Tugas Covid-19 Tanah Bumbu akhirnya melaporkan Arif Budiman ke Polres Tanbu.

Anggota DPR-RI Syafruddin H Maming membenarkan adanya laporan terhadap Manager Usaha ASDP Batulicin Arif Budiman ke Polres Tanbu. Laporan disampaikan langsung ke Kasat Reskrim Polres Tanbu Iptu M Andi Iqbal. “Saya cuma mendampingi saja. Yang melapor Kepala Dinas Kesehatan Tanbu H Setia Budi,” ujarnya.

Turut mendampingi ke Polres Tanbu adalah Anggota DPRD Tanbu Abdul Rahim dan Kasatpol-PP Tanbu H Riduan. “Kami datang sekitar pukul 18.30 Wita. Kadinkes langsung di BAP malam itu juga,” jelas Cuncung-begitu sapaan akrab Syafruddin H Maming.

Menurut Cuncung, Manager Usaha ASDP Batulicin Arif Budiman dilaporkan karena dianggap menghalangi kerja Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Tanah Bumbu.

“Jadi yang kami laporkan ini bukan institusinya, tapi perorangan atas nama Arif Budiman. Siapapun yang menghalangi tugas Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Tanah Bumbu, sanksinya sudah ada,” tegas Cuncung.

Cuncung menambahkan, laporan yang dibuat ke Polres Tanbu tersebut untuk membuat efek jera, tidak saja kepada oknum ASDP Batulicin, namun kepada siapa saja yang menghalangi. “Tinggal menunggu proses hukumnya saja. Mudah-mudahan secepatnya dia (Arif Budiman) segera dipanggil,” ucap Cuncung.

Mantan Anggota DPRD Kalsel ini mengecam sikap Arif Budiman dalam kejadian tersebut. “Saya sangat menyayangkan. Sebagai pejabat di ASDP Batulicin harusnya mau bekerja sama, apalagi masalah corona ini sudah mendunia. Ini menyangkut kepentingan orang banyak,” papar Cuncung.

Kecaman juga datang dari Anggota DPRD Tanbu Abdul Rahim. Politisi PDIP ini menilai Arif Budiman tidak mendukung program pemerintah. “Dinasehati tapi orangnya ngeyel terus. Dia merasa paling benar sendiri,” sesalnya.

Walaupun sudah dijelaskan oleh Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Tanah Bumbu, kata Abdul Rahim, namun Arif tidak mau mengalah. “Disuruh minta maaf, tidak mau. Tapi setelah dipaksa beberapa kali, akhirnya mau minta maaf juga,” jelasnya.

Dikonfimasi Radar Banjarmasin, Manager Usaha ASDP Batulicin Arif Budiman awalnya enggan berkomentar dengan alasan takut menjadi blunder. “Sejak malam tadi saya tidak bisa tidur, ditelpon banyak orang. Untuk sementara saya tidak mau komentar dulu nanti beritanya semakin panjang dan lebar,” katanya via telepon.

Ketika diminta tanggapan terkait laporan dari Kepala Dinas Kesehatan Tanbu H Setia Budi ke Polres Tanbu, Arif mengaku belum mendapat informasi itu. “Sampai hari ini (kemarin) saya belum dapat panggilan. Saya juga baru tahu kalau saya dilaporkan ke polisi,” jelasnya.

Arif juga diminta sekda agar tidak bekerja lagi di ASDP Batulicin, bahkan sudah dilaporkan ke pusat. Terhadap permintaan sekda itu, menurut Arif selama 1 tahun bekerja di ASDP Batulicin, dia sudah memberikan yang terbaik buat perusahaan.

“Dasarnya saya mau dipindah apa?. Saya punya pimpinan, merekalah yang nantinya memutuskan. Semoga dibalik kejadian ini ada hikmah buat saya,” pungkasnya. (kry/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 28 Mei 2020 11:50

Yang Tersisa dari Penerapan PSBB: Ombudsman Terima 85 Aduan Kasus Bansos

Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di empat daerah di…

Kamis, 28 Mei 2020 11:49
BREAKING NEWS

7 Tenaga Medis Diisolasi di Eks Gedung Akper

BARABAI- 25 orang warga HST di karantina di Eks Gedung…

Kamis, 28 Mei 2020 11:48

Sudah Siap untuk Normal Baru? 4 Daerah di Kalsel Masuk Tatanan Baru

BANJARBARU - Pemerintah pusat telah mempersiapkan prosedur penerapan new normal…

Kamis, 28 Mei 2020 11:44

KPU Kejar Pilkada 9 Desember

BANJARMASIN - Panjangnya masa tanggap darurat pandemi membuat penyelenggaraan Pilkada…

Kamis, 28 Mei 2020 11:42

Pasca Lebaran, Banua Cetak 73 Kasus Baru Dalam Sehari

BANJARMASIN - Prediksi kasus Covid-19 di Kalsel bakal memuncak setelah…

Kamis, 28 Mei 2020 10:45

Nasib PSBB Banjarbaru Ditentukan Hari ini

BANJARBARU - Setelah diterapkan kurang lebih 12 hari terakhir. Pembatasan…

Kamis, 28 Mei 2020 10:35

Ibnu Sina Pilih Berdamai

BANJARMASIN - Alih-alih melandai, angka kasus positif COVID-19 di Banjarmasin…

Kamis, 28 Mei 2020 10:32

Banua Anyar "Lockdown Lokal", PSBK Ternyata Lebih Ketat daripada PSBB

BANJARMASIN - PSBB jilid III di Banjarmasin berakhir empat hari lagi.…

Kamis, 28 Mei 2020 10:02

Pedagang Pasar Keraton dan Binuang Diperiksa

RANTAU – Rapid test digelar di dua pasar di Kabupaten…

Kamis, 28 Mei 2020 09:30
Pemko Banjarbaru

Wali Kota dan Wawali Kunjungi Pos Pamtas

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani bersama Wakil Walikota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers