MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 03 April 2020 10:25
Cegah Penularan Corona, di Kalsel 1.156 Tahanan akan Dibebaskan
DIPERKETAT:: Para pengunjung di Lapas Banjarbaru. Mewabahnya virus corona memaksa pihak lapas membatasi kunjungan, bahkan Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura meniadakan kunjungan. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Mungkin hanya narapidana yang bergembira dengan kabar ini. Sebanyak 513 napi dewasa dan anak yang saat ini ditahan di lapas dan rutan di Kalsel akan dibebaskan lebih cepat.

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalsel diberi deadline oleh Menkumham paling lambat pembebasan dilakukan sebelum 7 April mendatang. “Estimasi kami ada sebanyak 513 Napi dewasa dan anak yang akan dibebaskan lebih cepat atau asimilasi di rumah,” terang Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel," Agus Toyib.

Dia menjelaskan, mereka yang dibebaskan adalah napi yang sudah menjalani pidana dua pertiga dari masa tahanan pada tanggal 31 Desember mendatang. sedangkan, bagi napi anak setengah dari masa pidananya.

Mereka juga diharuskan sudah memenuhi penilaian perilaku di lapas dan rutan seperti aktif dalam pembinaan, keagaamaan, dan tidak pernah melanggar aturan. “Kalau kami estimasi hingga akhir tahun nanti jumlah yang akan dibebaskan mencapai 1.156 dari sebanyak 14 lapas dan rutan se Kalsel,” bebernya.

Angka itu bisa saja berubah, pasalnya tergantung sikap dan perilaku napi sebelum masa pidana mereka berakhir hingga akhir tahun mendatang. “Jumlah itu bisa berubah, ketika ada yang melanggar aturan,” imbuhnya.

Dia menegaskan, meski dibebaskan, namun para napi ini akan tetap dipantau. Mereka dilarang keluar rumah apalagi keluyuran. “Satker Balai Permasyarakatan (Bapas) akan terus memonitor. Baik tingkah lakunya hingga pantauan kesehatannya,” tegas Agus.

Tak bisa dipungkiri, penghuni rutan maupun lapas bisa saja tertular Covid-19. Terlebih, kehidupan mereka yang sesak dalam tahanan. Ambil contoh di Lapas Kelas II Banjarmasin, jumlah penghuninya sudah melebihi dari kapasitas yang seharusnya.

Kapasitas lapas yang semestinya hanya 366 orang kini dihuni sebanyak 2.560 orang. Satu saja terpapar Covid-19 bisa menjadi bencana massal. “Kondisinya sudah over kapasitas, persentasenya sekitar 600 persen,” terang pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kakanwil Kemenkumhan Aceh itu. 

Di Lapas Kelas II Banjarmasin ada sebanyak 92 napi yang diasimilasi. Jumlah tersebut ada penambahan dari hari sebelumnya sebanyak 77 orang. “Pada hari Rabu, ada sebanyak 15 orang yang diasimilasi,” tukasnya.

Mencegah penularan Covid-19 di dalam lapas dan rutan, pihaknya sudah membuat kebijakan, yakni meniadakan kunjungan dari keluarga. Sebagai gantinya, lapas menyediakan sarana video call untuk napi agar bisa tetap berinteraksi dengan keluarga. 

Selain itu, untuk mengantisipasi penularan Covid-19, tahanan tidak dikeluarkan lagi ke pengadilan. Pelaksanaan sidang dilakukan dengan video conference di salah satu ruangan yang terhubung dengan hakim di pengadilan.

Tak hanya itu, sejak ditetapkannya status tanggap darurat Covid-19 di Kalsel, tahanan yang masuk ke lapas maupun ke rutan disetop dulu. Hal ini untuk membatasi penularan dan interaksi dari orang luar. “Untuk sementara, tahanan yang ada hanya dititipkan sementara di polres,” tandasnya. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers