MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 03 April 2020 10:49
Sahbirin: Mari Kerahkan Segala Daya..!

Gedung Ambulung Jadi Tempat Karantina ODP

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor menginstruksikan seluruh kepala daerah di Kalsel agar mengerahkan semua kemampuan dan sumber daya yang ada untuk melawan penyebaran virus corona.

PROKAL.CO, BANJARBARU – Gubernur Sahbirin Noor menginstruksikan seluruh kepala daerah di Kalsel agar mengerahkan semua kemampuan dan sumber daya yang ada untuk melawan penyebaran virus corona. Termasuk pengerahan personel, peralatan dan dukungan anggaran.

“Semua harus bergerak melawan penyebaran Covid-19 ini, dari pemerintah daerah sampai dunia usaha, masyarakat, sama sama melawan Covid-19,” kata gubernur dalam instruksinya yang disampaikan melalui video conference dengan bupati dan wali kota di Kalsel, di Comand Center, Banjarbaru, Kamis (2/4).

Gubernur secara intens dan serius menyampaikan banyak arahan dan petunjuk untuk memutus mata rantai penularan virus Covid-19 di Kalsel. Dalam arahannya, bupati dan wali kota diminta untuk mengoptimalkan pengawasan dan penanganan pertama terhadap orang dalam pemantauan ODP maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Siapkan juga petugas medis dan fasilitas kesehatan, memberikan bantuan sosial atau sembako, dan berkoordinasi dengan aparat baik TNI dan Polri,” pesannya.

Selain itu, gubernur meminta untuk meningkatkan pengawasan di kawasan perbatasan dengan provinsi tetangga baik darat dan laut. “Kepada bupati yang yang daerahnya berbatasan langsung saya minta untuk meningkatkan pengawasan terhadap orang yang keluar masuk, didata betul-betul orangnya, dicek kesehatannya,” ucapnya.

Gubernur Kalsel juga menekankan agar gugus tugas se-Kalsel saling bersinergi dan berkolaborasi untuk menangani penyebaran Covid-19.  Terutama dalam hal pemenuhan alat pelindung diri (APD) dan rapid test yang menjadi persoalan bersama. “Tidak ada rotan akar pun jadi. Kalau APD tidak tersedia kita bisa bekreasi, berinovasi, intinya kita semua harus bahu-membahu,” katanya.

Gubernur juga menyinggung soal penggunaan anggaran penanganan Covid-19 yang harus efektif dan efisien. Tak lupa, Paman Birin meminta kepada kepala daerah untuk memohon doa kepada tokoh agama, alim ulama agar pandemi Covid-19 segera berlalu. 

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, pengetatan orang di pintu masuk dan keluar menjadi keharusan bagi Banjarmasin. Pasalnya daerahnya kini berstatus tranmisi lokal.

 Sedangkan Wakil Bupati Barito Kuala Rahmadian Noor, mengatakan pendirian posko cegah tangkal sudah dilakukan di 6 titik perbatasan dengan Provinsi Kalteng, salah satunya di wilayah Anjir Pasar. Menurutnya, apa yang disampaikan Paman Birin sudah dilakukan, seperti meningkatkan pengawasan di lingkungan kecamatan hingga ke tingkat desa.

“Mereka melakukan pengawasan di lingkungan masing masing, pembatasan dilakukan di pintu masuk dan keluar di wilayahnya masing masing,” kata  Rahmadian Noor.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah memperpanjang masa tanggap darurat hingga tanggal 16 April, menyusul terus bertambahnya kasus penyebaran Covid-19. Selain itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor juga menerbitkan surat keputusan (SK) Nomor 188.44/0210/Kum/2020 tertanggal 31 Maret 2020, tentang Pembatasan Arus Masuk Orang yang Datang dari Luar Wilayah Provinsi Kalsel.

Imbas pembatasan tersebut, KSOP Banjarmasin telah mengeluarkan surat edaran bahwa pelabuhan Banjarmasin menutup pintu untuk kapal penumpang. Sementara di jalur udara, ada pengurangan jumlah penerbangan di setiap maskapai penerbangan. Di jalur darat, Paman Birin memantau langsung kondisi situasi pos jaga di Kabupaten Tabalong serta melakukan monitoring beberapa kabupaten kota se-Kalsel.

-- 

Gedung Ambulung Jadi Tempat Karantina ODP 

SEMENTARA ITU, pemerintah bakal memanfaatkan mesin pemeriksaan TB-TCM (Tes Cepat Molekuler)untuk memeriksa pasien bergejala virus corona.

Mesin yang  sejatinya digunakan untuk penanganan pasien tuberkolosis ini juga diklaim memiliki akurasi tinggi.

 Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kalsel, M Muslim menyatakan jika kebijakan tersebut ditetapkan oleh pemerintah pusat, maka Kalsel sudah siap.

Dibeberkannya, hampir semua rumah sakit di banua memiliki alat tersebut. Bahkan  ada beberapa puskesmas yang memikiki mesin TB-TCM. “Tinggal menunggu kebijakan pusat. Pada prinsipnya Kalsel siap. Alat tersebut ada,” sebutnya.

Meski demikian, Muslim mengatakan alat ini tak akan berfungsi jika tak ada alat pendukung lain, yakni reagensia. Reagensia adalah larutan zat dalam komposisi dan konsentrasi tertentu yang digunakan untuk mengenali zat lain yang belum diketahui.

Selain itu ungkapnya, perlu catridge khusus untuk digunakan sebagai pemeriksaan sampel darah agar memastikan hasil ujinya. “Kalau alatnya ada, kami sudah siap. Ini bahkan dapat membantu percepatan hasil uji darah pasien,” tukasnya.

Bagaimana dengan rapid test? Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kalsel itu mengungkapkan rapid test di Kalsel sebenarnya sudah digunakan tetapi belum dibuka untuk masyarakat luas lantaran jumlahnya terbatas.

Rapid test  di Kalsel dipakai untuk orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). Tak hanya itu, alat ini juga dimanfaatkan kepada petugas medis yang merawat pasien. Termasuk  juga digunakan sebagai upaya tracking terhadap yang terkonfirmasi positif. “Sampai saat ini sudah melakukan upaya itu. Hasilnya akan kami ungkapkan nanti,” janji Muslim.

Soal gedung karantina khusus bagi ODP, Muslim mengungkapkan, gugus tugas sudah menyiapkan beberapa gedung milik Pemprov Kalsel. Baik yang ada di Banjarmasin maupun di Banjarbaru. “Salah satu yang disiapkan adalah Gedung Diklat BPSDM Ambulung di Banjarbaru,” bebernya.

Untuk diketahui, sampai kemarin pukul 16.00 Wita, jumlah PDP yang dirawat di ruang isolasi RSUD Ulin mengalami penambahan dari 7 orang menjadi 9 orang. Dua PDP tambahan ini berasal dari klaster Banjarmasin, yakni Ulin 26, laki-laki berusia 58 tahun dan Ulin 27, laki-laki 42 tahun yang sama-sama rujukan dari salah satu rumah sakit di Banjarmasin. “Keduanya ketika masuk sama-sama sesak napas,” ujar Muslim sembari mengatakan sampai kemarin, jumlah terkonfirmasi positif tetap sama dengan hari sebelumnya, yakni sebanyak 8 orang.

Terpisah, Direktur Utama RSUD Moh Ansari Saleh Banjarmasin, dr Izaak Zoelkarnaen menerangkan mesin TB-TCM  di rumah sakitnya sangat siap untuk mendukung hal tersebut. “Mesin kami ada, termasuk SDM nya,” ujar Izaak kemarin.  (tof/syh/ary/mof/ran/ema)

 


BACA JUGA

Kamis, 04 Juni 2020 15:35
Pemkab Balangan

70 Warga Balangan Dapat Kartu Prakerja

PARINGIN – Program Kartu Prakerja yang merupakan kebijakan dari pemerintah…

Kamis, 04 Juni 2020 15:33

Di Balangan, Salat Berjamaah di Masjid Sudah Diperbolehkan

PARINGIN - Kini pelaksanaan ibadah pada tempat-tempat ibadah di Kabupaten…

Kamis, 04 Juni 2020 15:04
BREAKING NEWS

Satu PDP Barabai Meninggal Dunia

BARABAI - Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah mengumumkan satu…

Kamis, 04 Juni 2020 12:48
LITERASI

Perpustakaan Bersiap New Normal

BANJARMASIN - Perpustakaan sudah mulai bersiap untuk menyambut normal baru.…

Kamis, 04 Juni 2020 12:44

Padahal Sudah di Rumah Saja, Tetap Terjangkit

TANJUNG – Tidak kemana-mana, kakak beradik di Kabupaten Tabalong terjangkit…

Kamis, 04 Juni 2020 12:30

Aplikasi Belajar Sulit Diakses

BANJARBARU - Selama pandemi Covid-19, aktivitas belajar anak-anak di sekolah…

Kamis, 04 Juni 2020 12:24

Menghindari Kerumunan Orang, Kampanye Hanya Melalui Media

BANJARMASIN - Pemerintah meniadakan tahapan kampanye akbar yang biasanya menghadirkan…

Kamis, 04 Juni 2020 12:17

Mendes Bakal Surati Kepala Daerah Yang Belum Salurkan BLT-DD 100 Persen

BANJARBARU - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD)…

Kamis, 04 Juni 2020 11:58

PDP Kabur Akhirnya Pulang ke Rumah, Kooperatif Saat Dijemput Petugas

BANJARBARU – Setelah sepuluh hari menghilang, seorang Pasien Dalam Pengawasan…

Kamis, 04 Juni 2020 11:55

Pemohon SIM Wajib Pakai Masker

BANJARBARU - Meski tak ditutup, layanan permohonan pembuatan SIM di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers