MANAGED BY:
MINGGU
31 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 06 April 2020 11:51
1.100 Rapid Test Telah Didistribusikan
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan (P3) Covid-19 Kalsel, M Muslim mengklarifikasi terkait adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa Kalsel menerima 7.000 alat rapid test. Dia menegaskan kabar tersebut tidak benar.

"Rapid test yang kita terima di kalsel 2.400. Oleh karena itu, tidak benar kalau dikatakan lebih dari itu," katanya.

Dia mengungkapkan, dari 2.400 rapid test tersebut, 1.100 diantaranya sudah didistribusikan ke rumah sakit yang ada di 13 kabupaten/kota di kalsel. "Termasuk ke lima rumah sakit rujukan Covid-19 di Kalsel," ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, dari 1.100 rapid test yang sudah didistribusikan itu, sebanyak 256 sudah digunakan untuk memeriksa. "Yang paling banyak digunakan di wilayah Banjarmasin. Lebih dari 50 persen di sana. Dari 256 tadi, 255 hasilnya non reaktif atau negatif. hanya satu yang reaktif sekitar 0,39 persen," ucap Muslim.

Pemanfaatan rapid test sendiri menurutnya dalam rangka upaya pemerintah melakukan tindakan cepat dalam menangani pandemi virus corona. "Oleh karena itu, kita masih meminta teman-teman untuk memanfaatkan rapid test dalam upaya kita cepat melakukan penangananan," ujarnya.

Muslim mengungkapkan, ada beberapa kriteria yang diperiksa melakukan rapid test. Di antaranya, orang dalam pemantauan (ODP) yang memiliki gejala klinis, kemudian pasien dalam pengawasan (PDP) dan para petugas kesehatan yang menangani pasien Covid-19.

"Termasuk orang-orang yang kita telusuri dari kontak dengan pasien positif maupun PDP," bebernya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru Rizana Mirza membenarkan jika RSD Idaman telah menerima jatah rapid test dari Pemprov Kalsel. "Iya, barangnya diserahkan oleh Dinas Kesehatan Kalsel ke RSD Idaman," katanya.

Namun, dia mengaku belum mengetahui berapa jumlah rapid test yang diterima oleh RSD Idaman. "Saya kurang tahu persis. Karena pihak RSDI sendiri yang langsung mengambil ke sana (Dinkes Kalsel)," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 30 Mei 2020 21:19

Persiapan New Normal, Kodim Kumpulkan Pelaku Usaha

BANJARMASIN - Kodim 1007/Banjarmasin menggelar pertemuan dengan para pelaku usaha,…

Sabtu, 30 Mei 2020 14:07

Haji Bersiap untuk Kemungkinan Terburuk

BANJARMASIN - Pelaksanaan ibadah haji 2020 tinggal dua bulan. Namun,…

Sabtu, 30 Mei 2020 14:03

Diperpanjang, PNS Bekerja di Rumah

BANJARBARU - Belum redanya wabah virus corona (Covid-19) di Banua,…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:58

Kurva Masih Terjal, Tim Berpacu Waktu

BANJARMASIN - Kasus Covid-19 di Kalsel benar benar mengamuk. Dalam…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:39

Dua Ibu dan Bayinya Terpapar, Banjarbaru Tambah Tujuh Positif

BANJARBARU - Sempat melandai beberapa waktu sebelumnya. Sebaran kasus terkonfirmasi…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:38

Perpanjang Masa Belajar di Rumah, Skema Belajar Normal Baru Masih Disusun

BANJARBARU - Setelah masa libur Ramadan dan lebaran dari 24…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:37

Rapid Test Keluarga ‘PDP Kabur’, Hasilnya Reaktif

BANJARBARU - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sebelumnya kabur saat…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:34

Penjagaan Dialihkan ke Tempat Keramaian

BANJARBARU - Penerapan fase normal baru dipastikan akan kembali melibatkan…

Sabtu, 30 Mei 2020 12:53

Pemko Perpanjang Penjagaan Pasar

BANJARMASIN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan terus disibukkan dengan sosialisasi…

Sabtu, 30 Mei 2020 12:50

APBD Dipermak Demi Ruang Isolasi, Insentif Tenaga Medis Juga Segera Cair

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin kembali merombak APBD 2020. Anggaran setiap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers