MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Selasa, 07 April 2020 10:51
Ramadan ini, Pasar Wadai Ditiadakan
TRADISI BULAN PUASA: Pasar Wadai Ramadan di Banjarmasin. Tahun ini, Pemko Banjarmasin meniadakan event itu. Menghindari kerumunan massa yang bisa mempermudah penularan virus corona. | DOKUMEN RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Bulan puasa tahun ini dipastikan takkan diramaikan Festival Pasar Ramadan. Pemko memutuskan untuk meniadakan. Demi mengantisipasi munculnya keramaian massa.

"Tahun ini harus diliburkan. Kebijakan ini demi mencegah potensi penularan virus corona," kata Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina.

Namun, bukan berarti melarang warga untuk berjualan kue berbuka puasa saat Ramadan nanti. Tetap dibolehkan, karena kebijakan ini hanya berlaku untuk pasar wadai yang dikelola Pemko Banjarmasin.

“Pasar wadai lain mungkin tetap bisa ditemui di kampung-kampung,” katanya.

Di sisi lain, Ibnu juga mengimbau kepada pemilik kafe dan rumah makan. Agar tidak melayani makan atau minum di tempat. Hanya dibungkus untuk dibawa pulang. Atau memberlakukan pemesanan online.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik menjelaskan, pemko tak bisa melarang orang berjualan karena bisa melanggar aturan.

Apalagi, kepolisian pernah mengimbau agar tidak melarang orang berjualan. "Memang pernah ada imbauan kepada aparat penagak hukum untuk tidak melarang orang berjualan," katanya.

Artinya, kafe atau warung boleh saja buka. Termasuk penjual kue dan makanan berbuka saat Ramadan nanti. Karena tak ada laranagan untuk itu. Asalkan menjalankan imbauan atau arahan pemerintah.

Yang ia maksud adalah menjalani standar pencegahan corona. Di mana harus ada jarak antar pembeli maupun penjual. Selain itu, juga tak boleh ada gerombolan, apalagi konsentrasi massa berlebih.

"Kalau ada yang bergerombol atau mengakibatkan orang berkumpul, maka kami boleh membubarkannya," tegas Kepala Dinas Perhubungan Banjarmasin itu.

Intinya, urusan membuka atau tidak, adalah hak pedagang. Yang penting mengikuti aturan. "Yang penting jalani standar pencegahan. Kita harus saling memahami dan peduli satu sama lain. Karena inilah cara efektif untuk mencegah mewabahnya virus," pungkasnya. (nur/fud/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers