MANAGED BY:
MINGGU
07 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 09 April 2020 10:08
Inovasi Pemprov Kalsel, Cangkang Kelapa Sawit untuk Corona

Produksi 1000 Liter Disinfektan Setiap Hari

BANTU CAIRAN DISINFEKTAN: Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat menyerahkan disinfektan buatan Pemprov Kalsel kepada para perwakilan 13 kabupaten/kota di Halaman Setdaprov Kalsel, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berusaha memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 di Banua. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan memproduksi disinfektan berbahan baku cangkang kelapa sawit.

Kemarin (8/4) disinfektan mulai didistribusikan ke daerah-daerah. Pendistribusian sendiri secara simbolis dilakukan di Halaman Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel. Di mana sebanyak 60 liter disinfektan diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor ke para perwakilan 13 kabupaten/kota dan sejumlah Forkopimda Kalsel.

Dalam kesempatan itu, Sahbirin Noor mengatakan, segala sumber daya dikerahkan untuk membasmi Covid-19. Termasuk pemanfaatan cangkang sawit yang dijadikan cairan disinfektan.

“Disinfektan yang langka di pasaran tidak boleh dijadikan hambatan untuk terus menggalakkan upaya disinfeksi di tengah masyarakat. Virus corona harus dibunuh secara masif, supaya penyebarannya bisa ditekan. Haram manyarah untuk melawan Covid-19,” katanya.

Dia mengungkapkan, disinfektan berupa asap cair itu merupakan hasil dari sinergi Dinas Kehutanan Kalsel bersama Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel. “Tidak ada yang tidak bisa kita lakukan selama kita mau bersinergi, berkolaborasi dan bergotong royong,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan, disinfektan akan didistribusikan secara terus-menerus ke kabupaten/kota dalam upaya melakukan biosecurity. "Pak gubernur meminta kita melalukan segala cara untuk menetralisir virus melakukan biosecurity dengan menggunakan disinfektan," ucapnya.

Dia memastikan, disinfektan yang diproduksi Pemprov Kelsel sangat ramah lingkungan. Sebab, diolah dari cangkang kelapa sawit. "Ini tidak bahaya kalau terminum. Karena lazim digunakan untuk pengawet makanan. Juga biasa dimanfaatkan untuk pembeku karet, sehingga membuat kualitas karet lebih baik," sebutnya.

Selain aman, disinfektan dari asap pembakaran cangkang kelapa sawit sendiri mengandung asam asetat dan fenol yang mampu mematikan virus. "Maka dari itu, kami bersama Dinas Perkebunan Kalsel dan Gabungan Pengusaha Sawit Seluruh Indonesia di Kalsel menggunakannya untuk disinfektan," beber Hanif.

Dia menyampaikan, saat ini ada 40 tungku untuk memproduksi disinfektan. Di mana dalam satu tungkunya mampu memproduksi minimal 20 sampai 30 liter disinfektan setiap harinya. "Jadi dalam sehari kita bisa memproduksi seribu liter disinfektan," ucapnya.

Seribu liter disinfektan tersebut lah kata Hanif yang secara rutin didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota yang ada di Kalsel. "Karena mengingat sifat virus yang tidak kelihatan, maka penyemprotan disinfektan secara rutin sangat penting," katanya.

Selain dibagikan ke pemerintah kabupaten/kota se-Kalsel, dia menuturkan, asap cair juga akan dibagikan ke seluruh RT di Kalsel. “Rencananya, Pemprov juga akan mensterilkan secara besar-besaran Kota Banjarmasin yang kini sudah menjadi zona merah Covid-19," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 06 Juni 2020 12:18

Semua Kesetrum Tagihan Listrik

BANJARBARU - Masyarakat Banua ramai-ramai mengeluhkan membengkaknya tagihan listrik pada…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:09
BREAKING NEWS

Banjir, Jalan Sekapuk Macet

BATULICIN - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tanah Bumbu, sejak…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:07

Sabilal Masih Tiadakan Salat Jumat

BANJARMASIN - Usai pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:58

Tidak Laksanakan Protokol Kesehatan, Kemenag Kirim Penyuluh Agama Beri Penyadaran

BANJARBARU - Beberapa waktu lalu, selepas PSBB berakhir. Pemko Banjarbaru…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:56
PARLEMENTARIA

Dewan Bentuk Pansus Covid-19

BANJARBARU - Pihak legislatif akhirnya membentuk Pansus Penanganan Covid-19. Tujuannya…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:52

ASN yang Ngantor Lebih Banyak, yang WFH Sisa 40 Persen

BANJARBARU - Memasuki fase pendisiplinan hingga 13 Juni mendatang. Persentase…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:50

Rapat Online Tak Efektif, Belasan Raperda Mandek

BANJARMASIN - Pandemi mengganggu agenda DPRD Kalsel. Pembahasan rancangan peraturan…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:47

3 Kelurahan Jadi Zona Merah Pekat, Tapi Warga Masih Bisa Nongkrong Santai

Kamis (4/6), jumlah kasus positif COVID-19 di Banjarmasin kembali melonjak.…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:34

Bantu Ketahanan Pangan Masyarakat

RANTAU - Tugas polisi bukan hanya menumpas kejahatan. Tetapi juga…

Sabtu, 06 Juni 2020 10:05

New Normal Kotabaru, Harus Dievaluasi

KOTABARU – Jemaah masjid membeludak salat Jumat di Masjid Agung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers