MANAGED BY:
MINGGU
07 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 09 April 2020 10:27
Ada Warga Banjarbaru yang Terkonfirmasi Positif Corona, Dinkes Banjarbaru Tak Punya Identitasnya
HELM CORONA: Polisi mengenakan helm menyerupai bentuk virus corona sembari memegang imbauan untuk mencegah Covid-19. Kasat Lantas Polres Banjarbaru, AKP Ariyansa menyebut, aksi yang terinspirasi dari polisi India ini, bagian dari Operasi Keselamatan Intan 2020 selama dua pekan, 6 sampai 19 April. Operasi ini mengedepankan imbauan pada pengendara agar dapat memerhatikan keselamatan dan juga fokus upaya pencegahan Covid-19. | FOTO: RIFANI/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Kota Banjarbaru telah terkonfirmasi ada satu kasus positif Covid-19. Namun, hingga saat ini, identitas maupun hal-hal yang berkaitan dengan pasien positif ini belum diketahui.

Baik itu dari usia, domisili wilayah maupun kode pasien di RSUD Ulin; tempat yang bersangkutan dirawat. Padahal selama ini, jika ada pasien positif Covid-19 dirawat, diberikan kode pasien sebagai identitas.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Banjarbaru, Rizana Mirza pun mengakui, pihaknya tidak punya data terkait. Seluruh data terkait pasien tersebut berada di wewenang Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kalsel.

"Detailnya dari gugus Provinsi, karena kita juga tidak mengetahui soal identitasnya. Baik itu jenis kelaminnya, usianya termasuk kode pasien tadi. Kewenangannya di sana karena sudah positif," katanya Selasa (7/4) siang.

Ia pun menyebut, bahwa beberapa hari terakhir terjadi kesalahpahaman di publik. Anggapan bahwa kasus ini ditangani Pemko menurutnya keliru.

Sebab, ia sendiri cuma diberi tahu, ada warga Banjarbaru yang dikonfirmasi positif. "Saya dapat informasi dari tim provinsi itu hari Minggu (5/4). Itupun data mentah, tidak ada identitasnya. Makanya, sempat kaget juga kenapa langsung ada yang positif, sebab dari pantauan kita untuk yang ODP dan PDP tidak ada, ternyata kasusnya dari luar dan ditangani oleh provinsi," jelasnya.

Ia pun memaklumi jika ada kekagetan di masyarakat, mengapa Banjarbaru tiba-tiba ada positif. Mengingat dua PDP asal Banjarbaru telah dinyatakan sembuh dan negatif terpapar Covid-19.

Lantas bagaimana seperti kronologi terpaparnya pasien ini? Menurut Mirza detailnya ada di tangan Gugas Kalsel. Namun dari data Gugas P3 Covid-19 Banjarbaru pasien positif ini terpapar di luar daerah, sebagaimana juga sebelumnya disampaikan Walikota Banjarbaru Najmi Adhani.

“Yang bersangkutan menempuh pendidikan di institusi kedinasan di luar pulau Kalimantan. Belakangan diketahui ini dari Pulau Jawa,” ujarnya.

Kemudian yang bersangkutan dikembalikan ke tempat asal, karena masa pendidikan disebut sudah berakhir. Namun yang bersangkutan dicurigai terpapar Covid-19 dari lingkungannya di sana.

Informasi ini kemudian diterima pihak Gugus Tugas Provinsi Kalsel dan institusi yang bersangkutan. Sehingga, ketika pulang, pasien ini langsung menjalani protokol isolasi di salah satu rumah sakit di Banjarmasin.

Sayangnya, Mirza tak mengetahui bagaimana protokol ini diberlakukan. Baik dari di bandara hingga rumah sakit, apa dan bagaimananya. "Untuk lengkapnya ada wewenang Gugus Tugas Provinsi," katanta lagi.

Selama karantina di rumah sakit, pasien ini menjalani rapid test. Setelah dinyatakan positif, baru dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin.

"Yang jelas dapat dipastikan bahwa tidak ada interaksi antara yang bersangkutan dengan warga di Banjarbaru. Karena setibanya di sini (Banjarbaru) langsung dikarantina oleh tim gugus tugas. Hanya itu data yang kami terima, karena bukan kami yang menangani," terangnya.

PDP Langsung ke Anshari Saleh 

TAK cuma minim informasi soal warga Banjarbaru yang dinyatakan telah positif Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Banjarbaru, Rizana Mirza juga mengaku cukup kaget, ketika diumumkan adanya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kota Banjarbaru pada Senin (7/4) petang.

"Kita kaget juga kenapa jadi ada PDP asal Banjarbaru di data yang dirilis oleh pihak Provinsi. Setelah dapat kabar itu, saya cek langsung ke pihak provinsi, dan memang PDP ini warga Banjarbaru," cerita Mirza.

PDP ini kata Mirza tidak terpantau lantaran yang bersangkutan memeriksakan dirinya ke RS Anshari Saleh Banjarmasin. "Ini informasi yang saya terima dari Provinsi, makanya tidak terpantau oleh kita."

Lantas bagaimana awal gejala dan kondisi dari PDP ini. Sekarang ujar Mirza, pihaknya belum mengetahui, lantaran itu wewenang dari pihak rumah sakit yang merawat. "Tapi kita akan terus berkoordinasi untuk turut memantau hal ini," lugasnya.

Adapun, untuk perkembangan terbaru soal Covid-19 di Kota Banjarbaru sampai saat ini ada satu kasus penambahan PDP. Sedangkan terkonfirmasi positif masih satu. Hanya saja, diambil dari data corona.banjarbarukota.go.id update hari Rabu (8/4) siang, bahwa total ODP di Banjarbaru berjumlah 209 orang dengan 140 di antaranya telah selesai dilakukan pemantauan selama 14 hari pasca ditetapkan sebagai ODP. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 06 Juni 2020 12:18

Semua Kesetrum Tagihan Listrik

BANJARBARU - Masyarakat Banua ramai-ramai mengeluhkan membengkaknya tagihan listrik pada…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:09
BREAKING NEWS

Banjir, Jalan Sekapuk Macet

BATULICIN - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tanah Bumbu, sejak…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:07

Sabilal Masih Tiadakan Salat Jumat

BANJARMASIN - Usai pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:58

Tidak Laksanakan Protokol Kesehatan, Kemenag Kirim Penyuluh Agama Beri Penyadaran

BANJARBARU - Beberapa waktu lalu, selepas PSBB berakhir. Pemko Banjarbaru…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:56
PARLEMENTARIA

Dewan Bentuk Pansus Covid-19

BANJARBARU - Pihak legislatif akhirnya membentuk Pansus Penanganan Covid-19. Tujuannya…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:52

ASN yang Ngantor Lebih Banyak, yang WFH Sisa 40 Persen

BANJARBARU - Memasuki fase pendisiplinan hingga 13 Juni mendatang. Persentase…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:50

Rapat Online Tak Efektif, Belasan Raperda Mandek

BANJARMASIN - Pandemi mengganggu agenda DPRD Kalsel. Pembahasan rancangan peraturan…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:47

3 Kelurahan Jadi Zona Merah Pekat, Tapi Warga Masih Bisa Nongkrong Santai

Kamis (4/6), jumlah kasus positif COVID-19 di Banjarmasin kembali melonjak.…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:34

Bantu Ketahanan Pangan Masyarakat

RANTAU - Tugas polisi bukan hanya menumpas kejahatan. Tetapi juga…

Sabtu, 06 Juni 2020 10:05

New Normal Kotabaru, Harus Dievaluasi

KOTABARU – Jemaah masjid membeludak salat Jumat di Masjid Agung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers