MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 19 Mei 2016 17:34
Astaga! Jalan Mengangkang, Ternyata Perempuan ini Selundupkan Ribuan Dextro dalam Anunya
NEKAT: Perempuan ini nekat membawa ribuan dextro ke dalam Lembaga Pemasyarakatan di kemaluan.

AMUNTAI -  Luar biasa aksi perempuan berinisial JLF ini.  Demi untuk menyalurkan Dextro ke karabatnya yang dipenjara di Lapas Klas II B Amuntai, dia rela menjadikan alat vitalnya sebagai tempat penyimpanan ribuan dextro (obat berdosis tinggi yang bisa bikin mabuk).

Kejadian ini terjadi  Selasa (17/5) kemarin. JLF atau yang dikenal sebagai Nyai datang ke Lapas Klas II B Amuntai. Dia berniat membesuk dua kerabat-nya yang dipenjara dalam kasus narkoba itu.

Petugas lapas wanita yang curiga karena melihat gerak geriknya. Nyai terlihat berjalan dengan cara yang tak biasa saat melangkah menuju ruang pengeledahan bawaan.

"Petugas kami melihat kecurigaan gaya Nyai. Agak mengangkang seperti ada benda di antara selangkan bawah. Begitu masuk ruangan pemeriksaan oleh petugas wanita. Terbukti ada benda di dalam kemaluannya pembesuk ini," kata Kalapas Amuntai H Muhammad Arsyad pada wartawan koran ini Rabu (18/5).

Setelah diketahui ada benda mencurigakan, sambung kalapas,  Nyai kemudian diminta untuk mengeluarkan benda itu dari dalam kemaluannya. Petugas kaget sebab dari kemaluan Nyai, keluar bungkusan sebesar botol minuman energi yang diduga barang haram.

"Dapat laporan dan penemuan ini, kami langsung menghubungi pihak Polres HSU," ucapnya yang mengatakan petugas dari satuan narkoba kemudian tiba di dalam lapas. Petugas kemudian membuka bungkusan itu yang ternyata berisikan ribuan dextro.

Nyai menggunakan dua kantong plastik di lapisan awal berwarna putih, lapisan kedua berwarna hitam. "Tidak memasukkan ke dalam kondom, gunakan kresek saja. Motif masih kami dalami. Pada intinya pelaku kerap berkilah karena  alasan ekonomi," ucap Kapolres HSU AKBP Agus Sudaryatno, SIK, melalui Kasat Narkoba Iptu Achmad Jarkasi SH.

Nyai sendiri  berniat ke lapas guna membesuk Rusmadi alias Madi Halong yang juga terjerat dalam kasus penganiayaan. "Atas temuan itu, petugas membawa pelaku ke polres untuk pemeriksaan," kata Jarkasi.

Adapun barbuk yang diamankan pihak polres yakni, 1001 dextro, dua lembar plastik (kresek) warna putih dan hitam,  satu buah handphone, uang tunai sebesar Rp 220.000,-.

Saat ini Nyai yang telah berstatus tersangka itu diamankan di sel tahanan wanita Polres HSU. 

Untuk diketahui, tahun 2016 ini, sudah empat kali lapas Amuntai menggagalkan masuknya obat jenis dextro dan zenit ke dalam lapas. Tiga kurir diantaranya merupakan wanita, kesemuanya merupakan ibu rumah tangga. Sedang satu kasus, yakni kurir sabu. (mar/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers