MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 20 Mei 2016 09:56
Sidang Kasus Pembunuhan Ipit Ramadani Berlangsung Ricuh
RICUH - Suasana pengunjung sidang pembunuhan di PN Banjarmasin. Keluarga korban emosi melihat tersangka.

BANJARMASIN - Suasana di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Kamis (19/5) sore mendadak geger. Keluarga korban pembunuhan Ipit Ramadani yang tewas ditikam Ardiansyah alias Ardi di kawasan Jalan A Yani Kilometer 5,  tiba-tiba marah dan mau memukul pelaku yang baru saja ke luar dari ruang sidang.

Untung saja petugas kepolisian yang mengawal para tahanan dengan cepat menghalau dan menenangkan keluarga korban. Meski begitu, kakak kandung korban,  sebut saja Ita,  yang geram terus saja memaki-maki pelaku atas perbuatan kejamnya.
 
“Tentu saja marah karena pelaku tega membunuh adik saya. Padahal Ipit itu tidak punya musuh,” ujar Ita dengan nada yang masih marah. Sebelumnya dalam sidang pertama, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Adiyaksa Putra dalam dakwaan membeberkan kronologis kejadian tewasnya korban.

Pada Sabtu (6/12/2015) sekitar pukul 02.00 dini hari, korban bersama tiga kawannya mendatangi Indra Setiawan alias Indra (23) (terdakwa 2) yang berada di kawasan Jalan Kayutangi dan langsung memukulnya.

Indra menceritakan kejadian yang menimpa dirinya kepada Ardi. Mendengar cerita itu, Ardi rupanya tidak terima dan mengajak Indra untuk mencari korban. Mereka berdua bersama dengan seorang temannya bernama Amin (saksi) kemudian mencari korban.

Setelah beberapa jam kemudian, mereka bertemu dengan korban yang saat itu tengah menonton balapan liar di kawasan Jalan A Yani Kilometer 5, Banjarmasin Selatan,  depan warung bakso.  Ardi kemudian menghampiri korban dan sempat bertanya kenapa sampai memukul temannya. Tapi

dijawab korban “kenapa tanya-tanya”.  Korban mendekati dan menampar Ardi. Usai menampar, ia langsung lari, namun dikejar Ardi. Persis di depan komplek perumahan Darma Praja, Ardi langsung menusuk korban dengan menggunakan senjata tajam (sajam) yang dibawa oleh Indra ke bagian punggung.

Setelah melukai, Ardi tanpa mempedulikan sajam yang ditancapkan ke punggung korban, bergegas kabur.  Korban sempat di tolong oleh temannya dibawa ke rumah sakit tapi akhirnya meninggal dunia. (gmp)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers