MANAGED BY:
RABU
28 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 11 Mei 2020 13:07
Perusahaan Tiongkok Belum Penuhi Syarat, Pemprov Mengaku Tidak Dilibatkan
JANJI MANIS: Sherly (baju putih) menyimak paparan dari Pemkab Kotabaru, Rabu kemarin. Perusahaannya siap berinvestasi di Kotabaru. | Foto: ZALYAN S ABDI/RADAR BANJARMASIN

Edy Rahmat warga lainnya menambahkan, bahwa tambang bawah sangat berbahaya. "Tambang bawah tanah di Cina itu katanya, paling berbahaya di dunia. Sudah ribuan orang tewas. Jangan anggap sepele tambang underground," kata pria yang bekerja di perusahaan tambang ini.

Pun begitu, ada juga mengaku usaha baru itu mesti dilihat dari kaca mata positif. "Hidup lagi daerah kita. Banyak pengangguran sekarang," kata Saparuddin yang sudah bertahun-tahun menganggur alias hanya kerja serabutan.

Sebelumnya, Walhi sudah menyatakan penolakan terhadap rencana investasi tambang bawah tanah di Kotabaru. Walhi meminta pemerintah menolak tawaran tersebut.

"Dari awal kami minta agar pemerintah menghentikan izin tambang. Karena berdasarkan data, wilayah Kalsel 50 persennya sudah dibebani izin tambang dan sawit. Apalagi Kotabaru, sudah 84 persen dikuasai tambang dan sawit," kata Direktur Eksekutif Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono.

Dibandingkan memikirkan investasi yang berpeluang merusak lingkungan. Menurutnya, lebih baik pemerintah daerah serius menangani dampak pandemi virus corona, demi keselamatan rakyat. "Di saat bencana seperti ini, yang diperlukan adalah pangan dan air bersih. Bukannya membahas tambang. Tidak mungkin 'kan orang makan batubara," ujarnya. (ris/zal/ran/ema)

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 28 Oktober 2020 12:17

Sambil Ngopi, Pecatur Tuna Netra Banua Berpotensi Raih Prestasi

BANJARMASIN – National Paralympic Committee (NPC) Kalsel semakin serius mengembangkan…

Rabu, 28 Oktober 2020 12:12

Sekolah Tak Boleh Buka, Disdik Kalsel: Kami Menunggu Daerah Aman

BANJARMASIN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel belum akan membuka…

Rabu, 28 Oktober 2020 12:02

Kasus Menurun, Tracking Tetap Dilakukan

BANJARMASIN - Angka kasus Covid-19 Kalsel terus mengalami penurunan. Sampai…

Rabu, 28 Oktober 2020 09:15

Ada Proyek Pemko Tanpa IMB, Inspektorat pun Maklum

BANJARMASIN - Polemik tiga proyek jembatan tanpa IMB (izin mendirikan…

Rabu, 28 Oktober 2020 09:12

Buruh Nyatakan Mosi Tak Percaya kepada 11 Anggota DPR RI Dapil Kalsel

BANJARMASIN - DPRD Kalsel mengundang serikat buruh (27/10). Dalam dialog…

Rabu, 28 Oktober 2020 09:08

Mahalnya Penerapan Perwali, 1 Miliar Lebih untuk Sebulan

BANJARMASIN - Keluar dari zona merah, bukan menjadi jaminan masyarakat…

Rabu, 28 Oktober 2020 08:47
Pemko Banjarbaru

Pjs Wali Kota Hadiri Musda IV LPM Kota Banjarbaru

BANJARBARU - Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Banjarbaru, Dr Bernhard…

Rabu, 28 Oktober 2020 08:42
Pemkab Tanah Laut

Tiga Desa Raih Anugerah Proklim Utama

PELAIHARI - Setelah melalui tahap verifikasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup…

Rabu, 28 Oktober 2020 08:42
Pemkab Tanah Laut

Santri Jadi Teladan Penerapan Protokol Kesehatan

PELAIHARI - Peringatan Hari Santri Nasional yang ke-5 di Kabupaten…

Rabu, 28 Oktober 2020 08:41
Pemkab Tanah Laut

Sukamta Serahkan Alat Tangkap Ikan

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta menyerahkan alat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers