MANAGED BY:
SELASA
24 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 21 Mei 2016 19:37
Ryan Tans, Peneliti Dari Amerika ini Suka Makan Nasi Kuning dan Senang Nongkrong di Siring

Berbincang dengan Ryan Tans, Peneliti Emory University Atlanta, Amerika Serikat

KUNJUNGAN - Ryan (kanan) berfoto bersama Pemred Radar Banjarmasin Toto Fachrudin (kiri) saat berkunjung ke kantor biro.

PROKAL.CO,

Kota Banjarmasin menjadi daya tarik tersendiri bagi Ryan Tans, candidat PhD (doktor) dari Emory University Atlanta, Amerika Serikat, sebagai lokasi penelitian disertasinya tentang pendapatan asli daerah dari sektor pajak. Mahasiswa S3 program studi perbandingan politik ini melihat potensi luar biasa dari Kota Banjarmasin sebagai pintu gerbang Kalsel dan Kalimantan.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ramah, santun, dan lembut, itulah kesan yang terlihat dan dirasakan penulis saat berbincang dengan Ryan ketika berkunjung ke Kantor Biro Radar Banjarmasin. Lelaki berperawakan tinggi besar ini selalu melemparkan senyum ketika berbicara tentang Indonesia. Mata birunya memancarkan semangat dan rasa ketertarikan yang dalam tentang Kota Banjarmasin.

Sebulan berada di Banjarmasin membuatnya jatuh cinta dengan masakan khas Banjar.  "Saya suka sekali nasi kuning masak habang ikan haruan," ujar Ryan yang fasih berbahasa Indonesia. Ryan yang pernah menjadi relawan di Aceh selama 3 tahun untuk pemulihan pasca-tsunami tahun 2005 lalu itu, mengaku memiliki ketertarikan yang dalam dengan Indonesia.

Hal itu dibuktikannya dengan beristri perempuan Indonesia yang saat ini berdomisili di Jakarta. Mengapa Ryan tertarik dengan Banjarmasin sebagai lokasi penelitiannya? Disertasi Ryan mungkin bisa menjadi masukan yang positif bagi Pemerintah Kota Banjarmasin karena ia membandingkan 4 kota besar di empat pulau berbeda di Indonesia.

"Saya membandingkan 4 kota besar, yaitu Surabaya, Makassar, Banjarmasin dan Denpasar. Mengapa saya memilih Kota Banjarmasin, karena banyak hal menarik dan unik yang saya lihat dari perjalanan kota ini," kata Ryan.

Ryan yang mendapatkan magisternya di Singapura dengan tesis tentang Pilkada di beberapa kabupaten di Sumatera Utara ini menilai, sejarah perjalanan politik Indonesia dari masa transisi Order Baru memasuki fase reformasi hingga otonomi daerah adalah contoh dari perjalanan demokrasi sebuah negara yang bertransformasi menuju kematangan demokrasi.

Desentralisasi kekuasaan dalam otonomi daerah inilah yang menarik minatnya untuk meneliti. Ia tertarik untuk mengetahui bagaimana pemerintah daerah yang dulu hanya menjadi wakil dari pemerintah pusat mampu mengelola dan mencari sendiri sumber pendapatan daerah berdasarkan potensi masing-masing daerah.

"Salah satu sumber pendapatan itu adalah pajak daerah. Pajak adalah titik persinggungan antara dunia usaha dan pemerintah. Inilah yang menarik minat saya bagaimana Pemerintah Kota Banjarmasin menggenjot pajak daerahnya karena kota ini saya lihat memiliki banyak potensi dan keunikan," katanya.

Dalam penelitiannya Ryan menilai langkah yang dilakukan Pemko Banjarmasin untuk menerapkan pajak online sangat bagus. Ia juga mengapresiasi pendataan ulang wajib pajak PBB (pajak bumi dan bangunan) yang saat ini dilakukan Pemko Banjarmasin.

"Saya rasa apa yang dilakukan Pemko Banjarmasin adalah langkah yang sangat bagus. Pajak online mencegah kebocoran pajak, sementara pendataan ulang PBB bisa memaksimalkan potensi pajak bangunan yang saya lihat potensinya di Banjarmasin sangat besar," ujarnya. Selain itu, Ryan memberikan masukan agar Pemko Banjarmasin terus membenahi tata kelola teknis pajak, terutama SDM pendukung dan regulasinya.

---------- SPLIT TEXT ----------



Sebagai kota jasa dan perdagangan, Ryan melihat Banjarmasin memiliki kemiripan dengan Surabaya dan Makassar yang sama-sama mengandalkan pergerakan ekonomi dari sektor jasa dan perdagangan. Menurut Ryan, Pemko Banjarmasin harus terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menggerakan sektor usaha kecil (UMKM) dengan menjadikan Banjarmasin sebagai kota ramah investasi dan ramah terhadap wirausaha baru.

"Saya sangat salut dengan program walikota yang ingin menciptakan wirausaha baru. Itu sebuah gagasan yang cemerlang, karena pergerakan ekonomi Banjarmasin mengandalkan dunia usaha, bukan dari sumber daya alam," katanya. Terkait dengan potensi pariwisata, Ryan memberi gambaran bahwa Banjarmasin harus bersaing dengan kota lainnya untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara.

Menurutnya, salah satu potensi yang sangat besar adalah wisata susur sungai. Hal itu pula yang membuatnya betah berlama-lama nongkrong di kawasan siring untuk mengamati bagaimana aktivitas masyarakat Banjarmasin di kawasan siring di sore hari.

Potensi yang dimaksud Ryan adalah Banjarmasin bisa menjadi pintu gerbang wisatawan yang ingin melakukan eksplorasi wisata di kota lain di Kalsel atau provinsi lain. Sebelum wisatawan ingin ke kabupaten lain di Kalsel atau ke provinsi lain, mereka bisa singgah lebih dulu ke Banjarmasin untuk melihat dan menikmati wisata susur sungai.

"Mungkin tujuan wisatanya ke daerah lain, tapi Banjarmasin bisa menjadi pintu gerbang masuknya wisatawan dan mereka bisa mampir dua atau tiga hari untuk menikmati wisata sungai di kota ini," ujarnya. Tentu saja semua itu harus didukung fasilitas yang diperlukan untuk membuat wisatawan betah dan merasa  nyaman menikmati wisata susur sungai ini.

Ryan juga menilai pesatnya pembangunan di Banjarmasin, terutama pembangunan fasilitas publik seperti siring adalah wujud keseriusan Pemko Banjarmasin untuk menjadikan ikon Banjarmasin sebagai Kota Sungai. Siring juga menjadi ruang publik bagi warga Banjarmasin untuk bersantai dan menikmati sungai.

"Saya pikir pembangunan ini bisa menjadi sesuatu yang dijual pemko untuk mendorong warganya agar taat pajak. Ini adalah bukti bahwa pajak diwujudkan dalam pembangunan yang bisa dirasakan secara nyata oleh warga Banjarmasin. Sinergi ini yang harus dibangun antara pemko dan warganya," katanya.

Dengan segala keunikan dan potensi yang dimiliki Kota Banjarmasin, Ryan yakin Pemko Banjarmasin bisa memaksimalkan pendapatan untuk pembangunan Kota Banjarmasin menjadi lebih maju. "Saya yakin pemko bisa melakukan itu semua. Dan saya lihat warga Banjarmasin juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kotanya. Semoga Banjarmasin bisa lebih maju," harapnya. (tof)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 21 November 2020 10:17

Pembaca Kartu Tarot di Banjarmasin: Hapus Stigma Negatif, Kerap Dicap Dukun

Membaca diri melalui kartu tarot tak ubahnya seperti sesi curhat.…

Sabtu, 21 November 2020 10:08

Sibuk Berkampanye, Ketemu Wakil Hanya Saat Debat

Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj…

Kamis, 19 November 2020 15:04

Terkulai Setelah Sumpitan Kedua, Monyet Liar ini Dievakuasi dari Pemukiman

Ketika jarum bius pertama mengenai pahanya, si monyet liar hanya…

Selasa, 17 November 2020 11:05

Hari Pertama Simulasi Pembukaan SMP: Antara Senang dan Khawatir

Tak ada tanda silang di bangku siswa, thermo gun telat…

Senin, 16 November 2020 11:17

Viral Dulu, Maaf Kemudian: Perayaan Hari Kesehatan Nasional yang Kebablasan

Puncak perayaan Hari Kesehatan Nasional menuai protes warganet. Kepala Dinas…

Jumat, 13 November 2020 11:41

Bernilai Ekonomis dan Ada Hal Mistis, Melihat Koleksi Bambu Unik Warga Desa Antasari

Bambu bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Mulai dari membuat rangka…

Kamis, 12 November 2020 11:05

Kepala Badut Dipinjam Ngelem, Fenomena Badut Jalanan di Banjarmasin

Badut jalanan semakin marak di jalan-jalan kota. Memprihatinkan karena ada…

Rabu, 11 November 2020 10:58

Robot Antasari, Si Robot Perawat Pasien Covid Buatan Anak Banua

Pangeran Antasari berjuang melawan penjajah Belanda. Robot Antasari berjuang melawan…

Selasa, 10 November 2020 11:07

Sampai Tidur di Poskamling, 19 Hari Setelah Kebakaran Pulau Bromo

Dua pekan setelah kebakaran besar itu, korban kebakaran di Pulau…

Senin, 09 November 2020 11:27

Jamas Pusaka di Haul Raja, Melihat Maturi Dahar dari Dekat

Maturi Dahar bukan sekadar ritual mengenang jasa leluhur. Di sini,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers