MANAGED BY:
JUMAT
29 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 18 Mei 2020 12:11
PARLEMENTARIA
Legislatif Berharap Pelayanan Kesehatan Tetap Normal
Ketua DPRD Balangan, Ahsani Fauzan

PROKAL.CO, PARINGIN – Di saat semua elemen waspada akan wabah Virus Corona atau Covid-19, instansi pelayanan harus tetap fokus pada pelayanan lain yang dibutuhkan oleh warga masyarakat, terutama layanan kesehatan.

Menurut Ketua DPRD Balangan, Ahsani Fauzan, layanan publik di bidang kesehatan harus tetap berjalan maksimal di tengah masih mewabahnya Covid-19.

Hal ini, kata dia, karena adanya keluhan masyarakat terkait pembatasan layanan kesehatan akibat Covid-19. Namun mereka juga memaklumi keadaan tersebut.

"Pelayanan kesehatan harus tetap berjalan normal hingga ke tingkat Puskesmas, kendati saat ini pemerintah tengah sibuk menanggulangi penyebaran virus Corona. Pasalnya, masyarakat tetap membutuhkan layanan kesehatan dasar, di luar kasus Corona, seperti pemeriksaan ibu hamil dan melahirkan dan lain sebagainya,” ucap Fauzan, Selasa (12/5).

Sedangkan dalam menangani kasus Covid-19, Fauzan meminta RSUD Balangan untuk memaksimalkan sarana dan prasarana yang dimiliki. Seperti menyiapkan ruang rawat inap, ruang isolasi, dan sarana lainnya untuk menangani virus Corona.

Begitu juga dengan keberadaan sumber daya manusia (SDM), katanya, harus dimaksimalkan dalam menangani pandemi Covid-19 ini, mulai dari para dokter, perawat dan tenaga medis lainnya.

“Seluruh sarana tersebut diharapkan ada, dan harus menjadi sarana layanan dasar kesehatan,” tandas Fauzan

Terpisah, Direktur RSUD Balangan, dr Ferry menyampaikan ada tujuh ruangan isolasi yang dibangun di RSUD Balangan untuk penanganan Pasien Covid-19 ini, dan saat ini masih proses penyelesaian dan proses pelengkapan peralatan, sarana dan prasarananya.

"Ruang isolasi kita sudah disediakan, semoga dengan memiliki ruang isolasi sendiri, maka penanganan pasien suspect corona bisa dilakukan dengan cepat, Jadi kita tidak menunggu rujukan lagi. Karena dari pengalaman, untuk merujuk pasien Covid-19 sedikit susah,” ungkapnya. (why/ema)


BACA JUGA

Kamis, 28 Mei 2020 11:50

Yang Tersisa dari Penerapan PSBB: Ombudsman Terima 85 Aduan Kasus Bansos

Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di empat daerah di…

Kamis, 28 Mei 2020 11:49
BREAKING NEWS

7 Tenaga Medis Diisolasi di Eks Gedung Akper

BARABAI- 25 orang warga HST di karantina di Eks Gedung…

Kamis, 28 Mei 2020 11:48

Sudah Siap untuk Normal Baru? 4 Daerah di Kalsel Masuk Tatanan Baru

BANJARBARU - Pemerintah pusat telah mempersiapkan prosedur penerapan new normal…

Kamis, 28 Mei 2020 11:44

KPU Kejar Pilkada 9 Desember

BANJARMASIN - Panjangnya masa tanggap darurat pandemi membuat penyelenggaraan Pilkada…

Kamis, 28 Mei 2020 11:42

Pasca Lebaran, Banua Cetak 73 Kasus Baru Dalam Sehari

BANJARMASIN - Prediksi kasus Covid-19 di Kalsel bakal memuncak setelah…

Kamis, 28 Mei 2020 10:45

Nasib PSBB Banjarbaru Ditentukan Hari ini

BANJARBARU - Setelah diterapkan kurang lebih 12 hari terakhir. Pembatasan…

Kamis, 28 Mei 2020 10:35

Ibnu Sina Pilih Berdamai

BANJARMASIN - Alih-alih melandai, angka kasus positif COVID-19 di Banjarmasin…

Kamis, 28 Mei 2020 10:32

Banua Anyar "Lockdown Lokal", PSBK Ternyata Lebih Ketat daripada PSBB

BANJARMASIN - PSBB jilid III di Banjarmasin berakhir empat hari lagi.…

Kamis, 28 Mei 2020 10:02

Pedagang Pasar Keraton dan Binuang Diperiksa

RANTAU – Rapid test digelar di dua pasar di Kabupaten…

Kamis, 28 Mei 2020 09:30
Pemko Banjarbaru

Wali Kota dan Wawali Kunjungi Pos Pamtas

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani bersama Wakil Walikota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers