MANAGED BY:
RABU
03 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 21 Mei 2020 11:13
PSBB Cukup Sampai di Sini, Meski Perwali Nomor 37 Tetap Berlaku
JAM MALAM: Pengemudi roda empat tanpa masker tidak diizinkan melintas oleh petugas. Foto diambil di batas kota, Jalan Ahmad Yani kilometer 6. Pemko masih menimbang untuk meneruskan PSBB atau tidak. | Foto: Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Pembatasan sosial berskala besar di Banjarmasin berakhir hari ini (21/5). Namun, pemko belum memutuskan, apakah bakal ada PSBB jilid III, atau cukup sampai di sini saja.

"Akan dievaluasi siang ini atau besok," kata Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina di Balai Kota, kemarin (20/5).

Terlepas dari dilanjutkan atau tidak, Ibnu mengatakan bahwa protokol kesehatan dalam Perwali No 37 Tahun 2020 tak serta merta dicabut.

Ibnu mengklaim, pemko membuat banyak perbaikan selama pelaksanaan PSBB jilid II, meskipun sempat tarik ulur. Contoh penutupan pasar sekunder yang kemudian dianulir.

Menurutnya, dibandingkan PSBB jilid I yang berakhir pada 7 Mei lalu, pemko diuntungkan oleh pembentukan satgas-satgas.

Contoh Satgas Kesehatan yang bisa lebih leluasa dalam melacak kasus positif Covid-19. Dengan dukungan 1.500 kit rapid test dan 2.000 kit cadangan.

"Memang, angka kasus positif semakin naik. Tapi jangan alergi dengan angka besar. Karena ini hasil penelusuran. Bahkan inilah yang semestinya dicari," bebernya.

Baginya, sebelumnya angka-angka itu tampak semu. Setelah diungkap, kluster demi kluster, baru data yang lebih meyakinkan terhampar.

"Sekarang kami berpacu dengan kecepatan penularan. Jadi begitu dilacak sampai habis, dari situ puncak grafik bisa dicapai. Setelahnya tinggal melandai saja. Itu yang kami harapkan," harapnya.

Sementara itu, dari Satgas Pengaman Kota, Ibnu menjelaskan bahwa Banjarmasin terbantu dengan tiga daerah tetangga yang juga menerapkan PSBB.

Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Barito Kuala melaksanakan PSBB sejak 16 Mei tadi. "Jadi bisa saling bersinergi," ujarnya.

Meski pihaknya masih menerima laporan bahwa sejumlah ruas jalan tikus masih ramai, tapi dia mengaku puas dengan pengamanan di jalan utama. Terutama pada pintu masuk dan keluar perbatasan kota.

Lantas, bagaimana dari segi penegakan Perwali? Ibnu mengakui, dalam penerapan yang dikomandoi Satpol PP, muncul banyak hambatan. Pasar sekunder hanya bisa ditutup selama tiga hari.

Selebihnya, karena alasan momen lebaran, para pedagang meminta kelonggaran. Ibnu pun mengabulkannya.

"Paling tidak, sampai lebaran saja. Setelah itu, kembali menerapkan Perwali Nomor 37 terkait PSBB," tuntasnya.

Lantas, bagaimana tanggapan masyarakat? Dari dua warga Banjarmasin yang diwawancarai, keduanya menilai, sebaiknya PSBB dicukupkan saja.

"Apa bedanya? Lebih baik tidak usah ada istilah PSBB. Cukup tegakkan Perwali-nya saja," kata Rohman, penarik ojol.

Hal senada juga diungkapkan M Rizali. PSBB diterapkan atau tidak, menurutnya sama saja. Alias, tak ada perubahan yang begitu berarti.

"Pikirkan saja dahulu matang-matang, baru diterapkan. Selama ini kesannya selalu terburu-buru," ucapnya.

Radar Banjarmasin juga kembali mengunjungi kawasan Pasar Sudimampir Baru. Di pasar ini, didominasi pedagang bahan sekunder.

Seperti hari-hari sebelumnya, tak tampak lagi penjagaan di pintu-pintu masuk pasar. Apa lagi, pengecekan suhu tubuh. Bahkan, sejumlah pengunjung melenggang tanpa mengenakan masker. (war/fud/ema)


BACA JUGA

Selasa, 02 Juni 2020 12:46

Diancam Duet Bencana; Jutaan Orang Banua Diprediksi akan Terpapar Covid-19, dengan Kematian 16 Ribu Jiwa

BANJARMASIN - Pakar matematika Universitas Lambung Mangkurat, Muhammad Ahsar Karim…

Selasa, 02 Juni 2020 11:54

31 Mei-13 Juli Pendisiplinan Masyarakat Banjarbaru, Normal Baru Belum Berlaku

BANJARBARU - Wali kota telah menerbitkan Perwali tentang Pedoman Tatanan…

Selasa, 02 Juni 2020 11:49

Tahapan Pilkada Tunggu Finalisasi PKPU

BANJARBARU - Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tertunda karena adanya…

Selasa, 02 Juni 2020 11:44

Banjarmasin Belum New Normal, Buruh Angkut Keluhkan Pemakaian Masker

BANJARMASIN - Menerapkan protokol kesehatan di Banjarmasin memang tidak mudah.…

Selasa, 02 Juni 2020 11:09

Kemenag Bakal Kawal Pembukaan Tempat Ibadah, Surat Sebagai Formalitas Saja

BANJARMASIN - Dalam Protokol New Normal, bukan hanya mal dan…

Selasa, 02 Juni 2020 09:20
Pemko Banjarbaru

Wali Kota Pimpin Apel Penyematan Ban Lengan

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Rabu (1/6)…

Selasa, 02 Juni 2020 09:13
PARLEMENTARIA

Minta Tes Massal Sebelum Penerapan New Normal

BANJARBARU - Saat ini, Kota Banjarbaru berencana akan menerapkan protokol…

Selasa, 02 Juni 2020 09:07
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu: Masa Belajar di Rumah Diperpanjang

BATULICIN - Kegiatan belajar mengajar di sekolah kembali ditiadakan. Pemkab…

Selasa, 02 Juni 2020 09:03
Pemkab Tanah Bumbu

Lomba Inovasi Kebijakan Daerah di Tengah Corona

BATULICIN - Asisten Bidang Pemerintahan Ir Mariani bersama jajaran Pemkab…

Senin, 01 Juni 2020 19:35

Penyerang Polsek Daha Selatan Ternyata Simpatisan ISIS

Polda Kalimantan Selatan tengah mendalami dugaan keterlibatan dari pelaku penyerangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers