MANAGED BY:
RABU
03 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 22 Mei 2020 11:26
Profesi Penggali Kubur Semakin Dicari
PENGGALI PAKAI PROTOKOL: Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Batola saat memakamkan jenazah terindikasi Covid-19 di Pemakaman khusus di Kelurahan Ulu Benteng, Batola. | DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Penggali kubur adalah profesi yang paling dicari akhir-akhir ini. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kalsel bahkan menjadikan penggali kubur salah satu dari tenaga relawan yang akan direkrut dan digaji.

Sulitnya mencari tenaga penggali kubur karena di masa pandemi, semua orang cemas akan penularan. Tak terkecuali profesi penggali kubur. Ketua Penggali Kubur Kotabaru (KPK), Harianto mengaku meski sudah bertahun-tahun bekerja sebagai penggali kubur, namun metode penanganan korban corona membuatnya pikir panjang.

"Kalau kemanusiaan pasti kami bantu. Kami bekerja memang atas dasar kemanusiaan. Tapi kalau melihat corona ini, jujur teman-teman khawatir juga," akunya, Selasa (19/5) kemarin.

Dia dan rekan-rekannya mengaku takut jika terjangkit virus. "Mudahan jangan sampai ada di Kotabaru (kasus meninggal karena corona)," doanya.

Pun begitu, jika pemerintah melengkapi mereka semua dengan sarana pelindung diri yang lengkap, mereka mengaku akan berani. "Nah, kalau ada pelindung bisa saja. Soalnya kan ini kerja banyak orang (satu kena, yang lain bisa tertular)," bebernya.

Harianto menjelaskan. Untuk pemakaman normal, mereka biasa bekerja sekitar satu jam menyelesaikan satu makam. "Biasanya dari jam 8 pagi sampa jam 11 siang," ungkapnya.

Dari pekerjaan itu, mereka dapat honor ala kadarnya dari rukun kematian. Tambah rokok plus makan.

Pardi (46) salah satu petugas honorer tempat pekaman umum (TPU) milik Pemkab HSS mengatakan proses penggalian kubur untuk pasien Covid-19 biasanya dilakukan hanya dua orang saja. “Dua orang yang diberi upah khusus untuk menggali lubang kuburan saja. Sedangkan proses pemakaman dilakukan tim relawan pemakaman,” ujarnya, Selsa (19/5) saat dikonfirmasi.

Dia mengatakan, saat menggali kubur relawan memang ada kekhawatiran. “Awalnya sempat was-was apalagi untuk jenazah yang mereka belum tahu hasilnya (tes). Tapi setelah tau hasil tes tidak apa-apa lagi,” katanya. 

Proses penggalian lubang kuburan untuk pasien meninggal dunia selalu diberi jarak atau pembatas, antara lubang satu dengan yang lainnya.

“Jaraknya sekitar empat meter,” sebut tenaga honorer yang bekerja sejak tahun 1996 ini. 

Proses pemakaman jenazah Covid-19 sendiri biasa dilakukan tim relawan terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana, Kesatuan Bangsa dan Politik (PB Kesbangpol), Tagana dan Satpol PP Kabupaten HSS.

Dari informasi dihimpun, setiap tim relawan pemakaman jenazah covid-19 ada sekitar enam orang terdiri dari tiga instansi tersebut.

"Proses pemakaman jika sudah jenazah berada di lokasi TPU sekitar 15- sampai 30 menit," ucap Pardi. (zal/shn/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 02 Juni 2020 12:46

Diancam Duet Bencana; Jutaan Orang Banua Diprediksi akan Terpapar Covid-19, dengan Kematian 16 Ribu Jiwa

BANJARMASIN - Pakar matematika Universitas Lambung Mangkurat, Muhammad Ahsar Karim…

Selasa, 02 Juni 2020 11:54

31 Mei-13 Juli Pendisiplinan Masyarakat Banjarbaru, Normal Baru Belum Berlaku

BANJARBARU - Wali kota telah menerbitkan Perwali tentang Pedoman Tatanan…

Selasa, 02 Juni 2020 11:49

Tahapan Pilkada Tunggu Finalisasi PKPU

BANJARBARU - Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tertunda karena adanya…

Selasa, 02 Juni 2020 11:44

Banjarmasin Belum New Normal, Buruh Angkut Keluhkan Pemakaian Masker

BANJARMASIN - Menerapkan protokol kesehatan di Banjarmasin memang tidak mudah.…

Selasa, 02 Juni 2020 11:09

Kemenag Bakal Kawal Pembukaan Tempat Ibadah, Surat Sebagai Formalitas Saja

BANJARMASIN - Dalam Protokol New Normal, bukan hanya mal dan…

Selasa, 02 Juni 2020 09:20
Pemko Banjarbaru

Wali Kota Pimpin Apel Penyematan Ban Lengan

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Rabu (1/6)…

Selasa, 02 Juni 2020 09:13
PARLEMENTARIA

Minta Tes Massal Sebelum Penerapan New Normal

BANJARBARU - Saat ini, Kota Banjarbaru berencana akan menerapkan protokol…

Selasa, 02 Juni 2020 09:07
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu: Masa Belajar di Rumah Diperpanjang

BATULICIN - Kegiatan belajar mengajar di sekolah kembali ditiadakan. Pemkab…

Selasa, 02 Juni 2020 09:03
Pemkab Tanah Bumbu

Lomba Inovasi Kebijakan Daerah di Tengah Corona

BATULICIN - Asisten Bidang Pemerintahan Ir Mariani bersama jajaran Pemkab…

Senin, 01 Juni 2020 19:35

Penyerang Polsek Daha Selatan Ternyata Simpatisan ISIS

Polda Kalimantan Selatan tengah mendalami dugaan keterlibatan dari pelaku penyerangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers