MANAGED BY:
RABU
03 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Jumat, 22 Mei 2020 11:29
Kala Q Mall Diguncang Isu Kasus Covid-19; Bantah Puluhan, Hanya Ada Satu Kasus
RAMAI: Q mall di Banjarbaru sempat diisukan menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19. | DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Dalam beberapa hari terakhir beredar kabar bahwa ada puluhan pegawai di Q Mall Banjarbaru terpapar Covid-19. Informasi tersebut langsung membuat heboh masyarakat. Bahkan, telah banyak yang menyebutkan temuan kasus itu sebagai klaster Q Mall Banjarbaru.

___

Informasi sendiri beredar cepat di WhatsApp. Yakni, berupa gambar yang berisi percakapan tentang adanya kasus Covid-19 di Q Mall Banjarbaru. Kabar yang berkembang menyebutkan bahwa jumlah pegawai Q Mall Banjarbaru yang terpapar mencapai lebih dari 40 orang.

Atas kabar meresahkan itu, Manajemen Q Mall Banjarbaru kemarin (21/5) memberikan klarifikasi. Dalam hal ini, General Manager Q Mall Banjarbaru, Indra, membenarkan ada pegawai yang dinyatakan terpapar Covid-19. Namun, bukan karyawan Q Mall Banjarbaru. Melainkan, dari Matahari Departmen Store.

"Jumlahnya pun tidak seperti kabar yang beredar. Ada yang menyebut belasan hingga puluhan. Yang benar cuma satu orang," katanya.

Dia mengungkapkan bahwa informasi yang beredar itu berdampak negatif terhadap Q Mall Banjarbaru sebagai pengelola. Serta, Matahari Departmen Store selaku penyewa. "Padahal, kami punya protap ketat untuk menjaga Q Mall Banjarbaru terhindar dari paparan Covid-19," ungkapnya.

Ditambahkannya, agar menjaga masyarakat tetap aman berbelanja, pihaknya menerapkan beberapa antisipasi untuk meminimalisir penularan Covid-19. Salah satunya, mewajibkan pengunjung melakukan skrining suhu tubuh menggunakan therma gun di setiap pintu masuk Q Mall Banjarbaru. Serta, wajib memakai masker dan mencuci tangan.

"Bila ditemukan ada yang bersuhu tubuh di atas 38 derajat celsius maka akan direkomendasikan untuk beristirahat dan melakukan pengecekan di RS," ucapnya.

Bukan hanya itu, Indra menyampaikan, apabila ada pengunjung yang menderita batuk dan flu namun suhu tubuh masih di bawah 38 derajat celsius bakal diberikan masker oleh petugas. "Seluruh pengunjung juga wajib membersihkan tangan dengan hand sanitizer yang sudah disediakan," ungkapnya.

Lanjutnya, Q Mall Banjarbaru juga menyediakan ruang isolasi sementara untuk pengunjung yang mempunyai gejala demam dan gangguan pernapasan, serta bersuhu tubuh tinggi. "Kalau ada pengunjung yang diisolasi, kami akan segera menghubungi RS rujukan untuk menanganinya," paparnya.

Sementara itu, Manager Matahari Departmen Store Q Mall Banjarbaru, Setiawan membenarkan jika salah seorang karyawannya dinyatakan positif Covid-19. "Kami menerima kabar itu pada tanggal 19 Mei tadi," bebernya.

Meski begitu, dia memaparkan jika karyawan berinisial S tersebut sudah dirumahkan sejak tanggal 10 Mei. Ketika yang bersangkutan sudah terindikasi sakit. "Pada tanggal 10 Mei itu kami menggelar wawancara terhadap seluruh pegawai. Saat itu, pegawai berinisial S mengeluh sakit kepada pihak manajemen. Dia mengeluh demam. Dari hari itu langsung kami non aktifkan," paparnya.

Setelah itu, Setiawan menyampaikan, S kemudian memeriksakan diri ke Puskesmas. Lalu, pada 19 Mei 2020, pihak Puskesmas menyatakan hasil swab menunjukkan S positif terpapar Covid-19. "Saat itu juga kami langsung mengumpulkan karyawan yang pernah kontak dengan dia. Hasilnya, ada beberapa yang sedang dikarantina," ucapnya.

Ditanya, dari mana S terpapar Covid-19, dia mengaku tidak mengetahuinya. Sebab, menurutnya virus corona bisa menginfeksi dari mana saja. "Bisa jadi terpapar di jalan," ujarnya.

Sebab, Setiawan menjelaskan bahwa di dalam tenant Matahari Departmen Store ada sejumlah protap untuk karyawan dan pelanggan guna mengantisipasi wabah virus corona. "Salah satu protapnya, karyawan wajib menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun. Serta, menjaga jarak dan rutin mengecek suhu tubuh saban hari," jelasnya.

Termasuk wawancara yang menyatakan S sedang dalam kondisi sakit, dia mengungkapkan itu juga menjadi protap Matahari Departmen Store untuk para karyawan. "Dalam wawancara itu, karyawan ditanya apakah ada keluhan sakit atau pernah bepergian jauh," ungkapnya.

Sedangkan bagi pelanggan, protap yang dijalankan: sebelum memasuki area Matahari Departmen Store harus mengecek suhu tubuh. Serta, wajib mengenakan masker. "Kami juga menyediakan hand sanitizer bagi pelanggan," tutur Setiawan.

Di samping itu, dia mengatakan bahwa pihaknya juga membatasi jumlah pelanggan yang masuk ke toko. Supaya, tidak terjadi penumpukan. "Maksimal di dalam toko hanya boleh ada 440 orang. Ada petugas yang menghitung di pintu masuk," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers