MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 18 Juni 2020 13:12
Begini Ternyata Beratnya Jadi Bhabinkamtibmas di Tengas Pandemi Covid-19
BANTU WARGA: Aipda Rofik saat menjalankan fungsi Bhabinkamtibmas di wilayah Polsek Amuntai Tengah.

Aipda Rofik sosok Bhabinkamtibmas yang termasuk langka di tengah citra Polri yang baru mulai membaik. Dikenal peduli dan dekat dengan warga. Saat Pandemi Covid-19 tugasnya berlipat ganda. 

=================================

Rofik Prasetyanto merupakan anak muda asal Kota Sragen Provinsi Jawa Tengah kelahiran 1978 silam. Tekadnya besar untuk masuk menjadi anggota Bhayangkara Polri.

Tahun 1998 saat peralihan kekuasaan dari Order Baru ke masa Reformasi, Rofik remaja berhasil masuk menjadi calon polisi dari Polda Semarang saat itu.

Pria berperawakan besar ini, salah satu capol (calon polisi) yang lulus dan dikirim mengikuti pendidikan kepolisian di SPN Banjarbaru Polda Kalimantan Selatan saat itu.

Setelah menyelesaikan sekolah kepolisian untuk tingkat bintara dengan pangkat Bripda di pundaknya tersebut, Rofik mendapatkan penempatan tugas di Polres HSU selama tujuh bulan. Selanjutnya remaja asal Pulau Jawa ini menempati Polsek Amuntai Utara yang cukup asing baginya.

Namun apa boleh buat pemuda ini sudah mengukir jalan hidupnya sebagai anggota Polri yang siap bertugas dimana saja di setiap jengkal wilayah Indonesia.

Pembawa Rofik yang aktif, supel dan lucu membuat dirinya muda diterima oleh kalangan mana saja dari masyarakat sampai akhirnya mendapat fungsi sebagai Bhabinkamtibmas di Polsek Amuntai Amuntai Tengah dua tahun terakhir ini.

Kepedulian terhadap sesama lebih terbangun saat dirinya menjadi seorang bhabinkamtibmas. Bahkan saat Pandemi Covid-19 mantan Kanit Intel Polres HSU ini semakin banyak beraktivitas di lapangan.

Seperti melakukan imbauan pencegahan Covid-19, mengantar sembako dengan motor Bhabinkamtibmas, menyelesaikan konflik sosial warga sampai merogoh dana pribadinya untuk membagikan masker jenis scuba pada warga di wilayah binaannya.

Bahkan wartawan yang tergabung di PWI juga merasakan masker yang dimana foto sang Aipda dengan tulisan Polres HSU menuju New Normal yang cukup kreatif. Sungguh pengabdian dan tanggung jawab tugas yang begitu mulia dari suami Elta Hafizah ini.

Pada wartawan Rofik mengaku menjadi seorang bhabinkamtibmas siap jadi contoh. Jangan sampai ungkapnya, mengajak orang untuk berbuat atau melaksanakan protokol pencegahan Covid-19 namun menjadi gagal sebab tidak menerapkan imbauan itu sendiri.

"Jadi harus jadi contoh kalau warga mau mengikut. Bukan sebaliknya," ucap bapak enam orang anak itu baru ini pada Radar Banjarmasin.

Suka di tengah Pandemi saat ini ungkapnya ya saat melihat warga binaannya senyum bahagia mendapatkan sembako karena mereka benar-benar membutuhkan.

Duka yang ditemui di lapangan, saat ada warga yang terbilang cukup secara materi masih ingin mendapatkan sembako. Meski dirinya sadar bahwa mungkin saja orang tersebut memang perlu atau hanya memanfaatkan keadaan Covid-19 ini. Ahh entah lah, guyonnya.

Namun polisi peraih penghargaan kepolisian dalam mengungkap kasus narkoba ini, lebih memilih untuk observasi lapangan sesuai perintah dari Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Kapolda Kalsel Irjen Nico, Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto SIK.  Termasuk Kapolseknya Ipda Syaifullah, untuk bantuan disampaikan ke warga yang sangat membutuhkan.

Ternyata Rofik juga dikenal baik di kalangan barisan pemadam kebakaran dan rescue Kota Amuntai. Sebab saat kemarau dan kejadian kebakaran di wilayahnya anggota peraih penghargaan dalam bidang karhutla ini juga aktif terjun di lapangan menghajar api yang berkobar di semak kering sampai padam.  Sehingga tak heran anggota ini dikenal sebagai polisi segala urusan.

"Justru tugas Bhabinkamtibmas ini saya lebih merasa bebas menjalankan tugas selama sesuai prosedur. Mulai sosial, ekonomi, rescue, imbauan dan hukum semua menjadi satu. Saya senang jalani tugas ini," ungkapnya.

Terakhir Rofik mengimbau warga masyarakat untuk tetap mematuhi protap pencegahan Covid-19 dengan menerapkan physical distancing, mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker. Dengan patuh diharapkan virus ini bisa berakhir dan kehidupan dapat kembali normal jauh sebelum wabah ini datang. (mar/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers