MANAGED BY:
RABU
28 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 23 Juni 2020 13:40
Dampak Covid, APBD-P Diprediksi Turun
ATUR ANGGARAN: Rapat internal lintas intansi SKPD Pemprov Kalsel di Ruang Rapat Aberani Sulaiman Perkantoran Pemprov di Banjarbaru, di awal pandemi lalu.

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Penerimaan pajak yang menjadi pendapatan daerah sempat mengalami penurunan karena pandemi Covid-19. Dihapusnya Dana Alokasi Khusus (DAK) oleh pemerintah pusat membuat daerah harus memutar otak untuk menutupi beban keuangan mereka.

Dari data Badan Keuangan Daerah Kalsel, penerimaan pajak daerah pada bulan Mei lalu mengalami penurunan 43,53 persen. Penerimaan pajak daerah bulan April nilainya sebesar Rp274.035.399.559,72. Sedangkan di bulan Mei, penerimaan pajak hanya sebesar Rp154.746.476.202,74.

Penerimaan pajak daerah ini berasal dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan dan Pajak Rokok. Menurunnya penerimaan ini diprediksi Kepala Bappeda Kalsel, Nurul Fajar Desira akan berdampak pada postur APBD-Perubahan 2020. “Angkanya belum bisa diprediksi, bulan depan akan dilakukan pembahasan APBD Perubahan,” ujar Fajar kemarin. 

Dikatakannya, dalam APBD Perubahan nanti juga akan dilakukan pembahasan terkait pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kalsel. Fajar menyebut, ada sekitar Rp400 miliar anggaran yang digeser untuk menangani Covid-19.

Selain untuk penanganan Covid-19 di Kalsel, nantinya akan dibahas pula untuk penambahan dana hibah Pilkada di Kalsel yang diminta oleh KPU dan Bawaslu. Untuk penanganan Covid-19 sendiri, mantan Kepala Dinas PU Kota Banjarmasin itu mengatakan, ada tiga sektor. Yakni, sektor kesehatan, bantuan sosial, dan dampak ekonomi. “Sekitar Agustus kami target selesai pembahasannya,” ucapnya.

Sekdaprov Kalsel, Abdul Haris yang menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kalsel menyebut, pembahasan APBD Perubahan akan difokuskan pada pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kalsel. “Salah satunya untuk anggaran persiapan Pilkada di Kalsel,” ucap Haris.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 28 Oktober 2020 12:17

Sambil Ngopi, Pecatur Tuna Netra Banua Berpotensi Raih Prestasi

BANJARMASIN – National Paralympic Committee (NPC) Kalsel semakin serius mengembangkan…

Rabu, 28 Oktober 2020 12:12

Sekolah Tak Boleh Buka, Disdik Kalsel: Kami Menunggu Daerah Aman

BANJARMASIN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel belum akan membuka…

Rabu, 28 Oktober 2020 12:02

Kasus Menurun, Tracking Tetap Dilakukan

BANJARMASIN - Angka kasus Covid-19 Kalsel terus mengalami penurunan. Sampai…

Rabu, 28 Oktober 2020 09:15

Ada Proyek Pemko Tanpa IMB, Inspektorat pun Maklum

BANJARMASIN - Polemik tiga proyek jembatan tanpa IMB (izin mendirikan…

Rabu, 28 Oktober 2020 09:12

Buruh Nyatakan Mosi Tak Percaya kepada 11 Anggota DPR RI Dapil Kalsel

BANJARMASIN - DPRD Kalsel mengundang serikat buruh (27/10). Dalam dialog…

Rabu, 28 Oktober 2020 09:08

Mahalnya Penerapan Perwali, 1 Miliar Lebih untuk Sebulan

BANJARMASIN - Keluar dari zona merah, bukan menjadi jaminan masyarakat…

Rabu, 28 Oktober 2020 08:47
Pemko Banjarbaru

Pjs Wali Kota Hadiri Musda IV LPM Kota Banjarbaru

BANJARBARU - Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Banjarbaru, Dr Bernhard…

Rabu, 28 Oktober 2020 08:42
Pemkab Tanah Laut

Tiga Desa Raih Anugerah Proklim Utama

PELAIHARI - Setelah melalui tahap verifikasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup…

Rabu, 28 Oktober 2020 08:42
Pemkab Tanah Laut

Santri Jadi Teladan Penerapan Protokol Kesehatan

PELAIHARI - Peringatan Hari Santri Nasional yang ke-5 di Kabupaten…

Rabu, 28 Oktober 2020 08:41
Pemkab Tanah Laut

Sukamta Serahkan Alat Tangkap Ikan

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta menyerahkan alat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers