MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 11 Juli 2020 13:03
Mantap Maju Pilkada, Abdul Haris Urus Pengunduran Diri
Abdul Haris

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Niat Abdul Haris bertarung di Pemilihan Wali Kota Banjarmasin tahun ini rupanya sudah mantap. Berstatus sebagai ASN dan menjabat sebagai Sekdaprov Kalsel, dia kini tengah bersiap mengurus pensiun dini.

Dalam aturan, ASN yang maju di Pemilihan Kepala Daerah memang harus mengundurkan diri. Ketentuan soal kewajiban ASN mengundurkan diri dari jabatannya ini tertuang dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Pasal 7 Ayat 2.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel Sulkan mengatakan, Abdul Haris memang pernah mengungkapkan akan mengurus pengunduran diri untuk mempersiapkan arah menuju Pilkada. Namun, sampai saat ini dokumen yang disiapkan belum ada. “Baru komunikasi. BKD hanya melakukan proses ketika ada ASN mau pensiun dini,” kata Sulkan.

Dia menegaskan, sebagai operator, pihaknya tak menghalangi siapapun ASN yang berkeinginan mengajukan pensiun dini. Dan itu pun hak seseorang. “Kami hanya melakukan proses administrasi. Nanti diajukan kembali ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Kemendagri,” katanya.

Haris sendiri belum mau berkomentar banyak soal niatnya maju di Pilwali Banjarmasin tahun ini. “Tunggu saja prosesnya. Saya berterimakasih kepada partai politik yang sudah mempercayakan kepada saya,” ucapnya.

Untuk maju di Pilwali Banjarmasin, Abdul Haris sudah disiapkan “perahunya”. Salah satu partai yang sudah menyatakan mengusungnya adalah Partai Golkar. Selain itu, kabarnya Partai Amanat Nasional (PAN), PDI Perjuangan termasuk NasDem juga sudah sepakat mengusung dirinya. Tiga partai ini jika berkoalisi tak hanya mencukupi syarat 20 persen kursi DPRD Kota Banjarmasin, namun melebihi. 

Golkar yang hanya memiliki enam kursi, memang butuh tiga kursi lagi untuk melengkapi 20 persen kursi DPRD Banjarmasin. Kekurangan itu akan ditambah oleh tiga partai politik tadi untuk melengkapi syarat usungan. Kabarnya, baru NasDem yang sudah ada SK dari DPP. Nasdem sendiri hanya memiliki satu kursi di DPRD Banjarmasin.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 12 Agustus 2020 06:58

Parpol Setia dengan Jaya, Aditya Mungkin Maju

BANJARBARU - Setelah Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia,…

Rabu, 12 Agustus 2020 06:56

Tak Bermasker di Banjarmasin, Siap-Siap Bayar Rp 100 Ribu

BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin bakal memberi sanksi bagi pelanggar…

Rabu, 12 Agustus 2020 06:52

Bendera Setengah Tiang untuk Mendiang Wali Kota Banjarbaru

BANJARBARU - Wafatnya Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani pada Senin…

Rabu, 12 Agustus 2020 06:38

PAN Ingin Pasangkan Karmila Dengan Muhaimin

BANJARMASIN - Partai Amanat Nasional yang menjadi jawara di Pileg…

Rabu, 12 Agustus 2020 06:27

Dugaan Joki di Lelang Jabatan Pemko, Inspektorat Turun Tangan

BANJARMASIN - Dugaan perjokian di lelang jabatan Pemko Banjarmasin mendapat…

Rabu, 12 Agustus 2020 06:22

Yoeyoen: Kata Siapa Aksi Buruh Batal..?

BANJARMASIN - Dikabarkan batal unjuk rasa, Aliansi Pekerja Buruh Banua…

Rabu, 12 Agustus 2020 06:12

Rahmadian Kembali Nahkodai Golkar Batola

MARABAHAN - Wakil Bupati Batola, Rahmadian Noor kembali memegang nahkoda…

Rabu, 12 Agustus 2020 06:01
Pemko Banjarbaru

Terima Bantuan dari ACE dan RIB

BANJARBARU - Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan,…

Rabu, 12 Agustus 2020 05:59
PARLEMENTARIA

Ketua Dewan: Kita Semua Sangat Berduka

BANJARBARU - Penerapan ketat protokol Covid-19 di prosesi pemakaman Wali…

Rabu, 12 Agustus 2020 05:58
Pemkab Tanah Bumbu

Tiga Desa Dinilai Tim Kalsel

BATULICIN - Tiga Desa Kampung Tangguh Banua di Kabupaten Tanah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers