MANAGED BY:
MINGGU
09 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 16 Juli 2020 11:36
LBH Pelita Umat: Tidak Ada Aturan Menyebut Khilafah Paham Terlarang
EKSPOS KASUS: Kapolres AKBP Andi Adnan Syafruddin menunjukkan postingan tentang khilafah. | FOTO: ZALYAN ABDI/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

KOTABARU - Penahanan dua guru honorer yang mengunggah tentang HTI di sosial media mendapat respons dari LBH Pelita Umat. Direktur Pembelaan LBH Pelita Umat yang menjadi kuasa hukum mereka, Janif Zulfiqar menegaskan, HTI sebenarnya bukan organisasi terlarang.

"Tidak ada peraturan perundang-undangan yang menyatakan organisasi dakwah HTI sebagai organisasi terlarang. HTI hanya dicabut status badah hukum perkumpulannya saja," beber Janif dalam keterangan pers yang diterima Radar Banjarmasin, Rabu (15/7) kemarin petang.

Sehingga katanya, walau klien mereka itu simpatisan HTI, itu tidak melanggar hukum. "Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa kegiatan yang dihentikan oleh SK Menteri dan Putusan Pengadilan TUN adalah kegiatan HTI sebagai lembaga (kegiatan Perkumpulan Hizbut Tahrir Indonesia), bukan penghentian kegiatan dakwah individu anggota dan/atau pengurus HTI," tambahnya.

Paling penting katanya, kalau pun kliennya memposting soal khilafah, itu pula tidak melanggar hukum. "Ajaran Islam Khilafah tidak ada aturan menyebutnya sebagai paham terlarang. Beda dengan komunisme merupakan ajaran PKI melalui TAP MPRS NO. XXV/1966."

Janif menekankan, muslim mengajarkan soal khilafah dijamin dalam undang-undang. "Mendakwahkan khilafah termasuk menjalankan ibadah berdasarkan keyakinan agama Islam, ini dijamin konstitusi. Karena itu, siapapun yang menyudutkan khilafah maka maka dapat dikategorikan tindak pidana penistaan agama."

Seperti telah diberitakan koran ini, baru-baru tadi Dua pemuda asal Pamukan Barat diamankan Polres Kotabaru. Karena dianggap ingin mengganti landasan negara Pancasila dengan sistem khilafah.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 08 Agustus 2020 09:50

Gara-Gara Camat Gaptek, Isu Joki di Lelang Jabatan Pemko Berembus

Teka-teki isu dugaan joki di lelang jabatan Pemko Banjarmasin perlahan…

Sabtu, 08 Agustus 2020 09:42

Bawa Inovasi Kehutanan Kalsel ke Nasional

BANJARBARU - Mantan Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel Hanif Faisol…

Sabtu, 08 Agustus 2020 09:41

WASPADA KARHUTLA..! Polda Ancam Hukum Pembakar Lahan

BANJARBARU - Memasuki musim kemarau, Kalsel kini tengah dihadapkan dengan…

Sabtu, 08 Agustus 2020 09:39

Terapkan Sanksi Pelanggar Protokol

BANJARMASIN - Banyaknya masyarakat yang tak mengindahkan protokol kesehatan, menjadi…

Sabtu, 08 Agustus 2020 09:37

Tapal Batas Ganggu Coklit

BANJARMASIN - Persoalan tapal batas antar daerah membuat tahapan pencocokan…

Sabtu, 08 Agustus 2020 09:25

Banjarmasin Dapat Jatah 1.381 Tes Swab, Ibnu Sina: Kemungkinan Besar Digunakan Untuk 443 Warga Prioritas Saja

BANJARMASIN - Pemprov Kalsel merencanakan tes swab massal. Gugus Tugas…

Sabtu, 08 Agustus 2020 09:21

Anggaran Swab Massal DPRD Dipertanyakan

BANJARMASIN – Tes usap massal yang akan digelar di Sekretariat…

Sabtu, 08 Agustus 2020 09:19

Gunner Gempur Lima Besar

BANJARMASIN – Mobil gunner kembali berkeliling kota, kemarin (7/8). Mensterilkan…

Sabtu, 08 Agustus 2020 09:10

Pelabuhan Bakau Mau Roboh, Padahal Keberadaannya Sangat Vital

KOTABARU - Perekonomian pusat kota Kecamatan Pamukan Utara mayoritas ditunjang…

Sabtu, 08 Agustus 2020 09:08

Swab Massal Cegah Klaster Perkantoran HST

BARABAI - Tes swab massal di Kalsel segera dilaksanakan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers