MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 22 Juli 2020 11:21
Mengulik Metode Penyembuhan Pasien Covid di RS dan Pusat Karantina

Pakai Obat Oseltamivir hingga hidroksiklorokuin

KERJA SESUAI PROTOKOL: Para tenaga kesehatan (nakes) di RSD Idaman Banjarbaru. | FOTO: DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

Meski vaksin belum ditemukan, tetapi angka kasus sembuh Covid-19 di Kalsel terus bertambah. Bagaimana perawatan dan apa obat-obatan yang dipakai?

---

Tingginya tren kesembuhan Covid-19 ini menunjukkan usaha maksimal para tenaga medis. Direktur RSUD Mohammad Ansyari Saleh Banjarmasin, Izzak Zoelkarnaen mengungkapkan pihaknya menerapkan empat metode penyembuhan, yang pertama adalah memberikan anti virus ke tubuh pasien. 

Yang kedua adalah memberikan antibiotik sekunder untuk infeksi, dan yang ketiga adalah memberikan vitamin yang lengkap kepada pasien. Sedangkan yang keempat sebut Izaak, pasien Covid-19 yang dirawat ditempatnya diberikan obat penyakit penyerta pasien. “Empat pengobatan ini sesuai protokol dari Kementerian Kesehatan dan rekomendasi dokter paru,” papar Izzak kemarin.

Di sisi lain, dokter paru RSUD Mohammad Ansari Saleh Banjarmasin, dr Rudiannor mengungkapkan, tingkat kesembuhan yang trennya terus naik menunjukkan tingginya kesadaran dari masyarakat untuk berobat ketika ada gejala Covid-19.

Dia bercerita, dulu waktu belum ada tren penurunan kesembuhan, pasien yang datang banyak dalam keadaan kritis. “Saat ini kesadaran masyarakat untuk berobat sudah tinggi dan bagus. Tak sampai parah mereka sudah berobat. Kami pun bisa mengobati lebih dini,” terang Rudi kemarin.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 23 September 2015 09:58

Gudang SRG Kebanjiran Gabah

<p style="text-align: justify;"><strong>MARABAHAN</strong> &ndash; Memasuki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers