MANAGED BY:
SELASA
26 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Selasa, 31 Mei 2016 14:12
Tempuh Jarak 190 Kilometer Ribuan Goweser Jelajah Negara Dipa
LALUI TITIAN - Salah satu yang unik dari trek yang tersedia yakni lintasan titian panjang di Kecamatan Banjang. FOTO: AKBAR

AMUNTAI - Tugu Itik Amuntai yang terletak di Jalan Fatmaraga Kelurahan Murung Sari Kabupaten Hulu Sungai Utara mendadak ramai, Minggu (29/5) kemarin. Keramaian ini dipicu oleh kehadiran para goweser Mouthain Bike (MTB) dari berbagai penjuru Kalimantan; Kalimantan Selatan, Tengah dan Timur.  Jelajah Bumi Negara Dipa tahun 2016 ini membawa para maniak sepeda itu bertemu di daerah berawa ini.

Mereka telah berkumpul di HSU sejak Sabtu (28/5) lalu. Dari siang, sore hingga malamnya, sebelum acara dimulai Minggu pagi kemarin.  "Alhamdulillah acara tidak mengecewakan.  Antusiasme para rekan gowes dari Kalsel, Kalteng dan Kaltim begitu besar untuk hadir di acara Jelajah Bumi Negara Dipa," kata Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) HSU, H Topan Rizani Minggu (29/5).

Selain silaturahmi antar club sepeda, acara juga digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten HSU ke 64 tahun. "Kalau rutenya kurang lebih 39 kilometer, mengelilingi medan rawa," ujarnya bersemangat.  "Semoga event serupa dengan tema berbeda dapat kembali dilaksanakan rekan-rekan gabungan club sepeda di HSU," harapnya singkat.

Sementara itu, Om Alan, salah satu panitia gowes jelajah Negara Dipa mengakui senang sebab apa yang disiapkan rekan-rekan panitia dari kumpulan club gowes di HSU tidak sia-sia.

Dia menilai, meski terkesan dadakan, namun animo rekan-rekan gowes di Kalsel, Kalteng dan Kaltim sangat luar biasa. Lebih dari 80 club dari luar Amuntai berdatangan untuk menjajal rute datar namun penuh tantangan tersebut. Belum lagi para pemilik MTB perseorangan juga ikut meramaikan suasana.

"Kalau seribu peserta itu sudah pasti, sebab panjang jalan dan kepadatan peserta begitu rapat. Bahkan hingga azan dzuhur selesai peserta masih ada di lapangan," kata sesepuh gowes Amuntai pada Radar Banjarmasin.

Mewakili seluruh panitia, Alan sampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah (Pemda), ISSI HSU, Radar Banjarmasin serta semua sponsor yang ikut mendukung hingga acara tersebut berlangsung sukses. "Pada bapak bupati HSU (H Abdul Wahid), kami ucapkan terima kasih karena berkenan membuka langsung acara Jelajah Negara Dipa ini," ujarnya.

Sementara itu, Odink dari Radar Cycle, mengakui trek yang disajikan panitia cukup menantang. Meski pernah menjajal trek rawa HSU beberapa waktu lalu, akan tetapi rute yang dilaluinya kali ini lebih extrime. "Kotor sudah pasti. Angkat sepeda pasti, jadi luar biasa mantap," ucapnya.

Disinggung mengenai aksi gowes Banjarmasin menuju Amuntai, dengan menempuh jarak hampir 190 kilometer, pria berkacamata ini mengaku hanya memerlukan waktu kurang dari dua hari untuk bisa tembus dari kota seribu sungai menuju kota itik dengan gowes santai. "Luar biasa perjalanan menuju lokasi gowes jelajah Negara Dipa. Sambutan rekan-rekan gowes Amuntai juga luar biasa pada kami," sampainya.

Hal serupa juga disampaikan Yamani. Pria yang juga peserta Radar Banjarmasin Cycle, mengaku puas dengan rute yang disediakan oleh panitia penyelenggara. Meski kata dia, jauh sebelum even besar ini, dia dan timnya pernah menjajal medan rawa HSU bersama rekan Kogopia (Komunitas Gowes Patung Itik Amuntai), tapi trek kali ini benar-benar terasa berbeda. "Tak ada bonus seperti pada medan pegunungan. Harus ngegenjot, angkat sepeda dan licak itu sensasinya," terangnya. (mar/ram) 


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers