MANAGED BY:
SELASA
02 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Selasa, 25 Agustus 2020 08:53
Buruh: Pandemi Bukan Alasan Lupakan UMP
TUNTUTAN BURUH: Anggota DPRD Kalsel, Karli Hanafi menerima surat tuntutan dari perwakilan Aliansi PBB Kalsel, Yoeyoen Indharto. | FOTO: ENDANG S/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Puluhan buruh dari Aliansi Pekerja Buruh Banua (PBB) Kalsel kembali mendatangi Anggota DPRD Kalsel, (24/8) siang. Ini lanjutan dari aksi unjuk rasa sebelumnya.

Dalam audiensi itu, buruh ditemui anggota dewan dari Komisi III, Karli Hanafi Kalianda. Dari Pemprov Kalsel ada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Siswansyah dan Asisten I, Sugian Noorbach.

Ada beberapa poin tuntutan. Yakni tentang pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP), Program Penerima Bantuan (PBI) pada BPJS Kesehatan dan Upah Tahunan 2021, serta keinginan bertemu Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Ditemui seusai audiensi, perwakilan Aliansi PBB, Yoeyoen Indharto mengaku bisa memahami. Pandemi membuat perekonomian limbung. Perusahaan-perusahaan pun ketar-ketir.

Tapi bukan alasan untuk tak membicarakan upah pekerja. "Jangan mengelak, pandemi jangan menjadi alasan. Pembenaran agar tak membahas soal UMP," tegasnya.

Kabar baiknya, pemprov merespons positif jeritan korban PHK. Mereka akan dimasukkan dalam PBI BPJS Kesehatan. "Mereka selama ini rutin membayar iuran BPJS. Tapi pas di-PHK dan jatuh sakit, mereka kesulitan mendapat layanan kesehatan. Harus mengeluarkan biaya mandiri, kasihan," tutup Yoeyoen.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers