MANAGED BY:
SABTU
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 08 September 2020 10:11
Calon Kepala Daerah Bisa Gugur Jika Ada Organ yang Tak Normal, Kalau Covid-19 Tak Masalah
ANTRE: Beberapa kandidat calon kepala daerah dan wakilnya menunggu giliran pemeriksaan kesehatan di RSUD Ulin Banjarmasin, Senin (7/9) kemarin. | Foto: Istimewa

"Hari pertama, seluruh paslon sudah diperiksa, tadi malam sudah dikerjakan semua. Pagi ini (kemarin.Red) kita lanjutkan pemeriksaan USG, thorax, dan jantung," jelas Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalsel ini.

Apakah jika ada paslon dinyatakan positif usai di tes swab dapat menggugurkan? Menurut Rudi, berdasarkan aturan yang tercantum dalam buku revisi V Pedoman Penanganan Penanggulangan Covid-19 Kemenkes RI, corona tidak berpengaruh terhadap pencalonan. Sebab ini bukan penyakit. "Hanya menunda pemeriksaan kesehatan saja," ujarnya.

Kandidat yang terdeteksi positif, bisa menjalani isolasi selama sepuluh hari. Sesuai aturan setelah sepuluh hari diisolasi dan yang bersangkutan terkategori tanpa gejala, bisa dilanjutkan proses pemeriksaan kesehatan.

Seseorang tanpa gejala, tapi hasil swab dinyatakan positif, setelah isolasi selama sepuluh hari, virus diyakini tidak lagi membahayakan. Meski di-swab ternyata positif kembali, itu lumrah. Sebab virus juga seperti manusia, walaupun sudah hancur tetap saja ada bagian yang tersisa. "Itu tidak akan membahayakan, menularkan, tidak masalah," jelasnya.

Tetapi, yang bisa membuat paslon tidak lolos, ungkapnya, ada organ tubuh yang tidak berfungsi normal. Seperti fungsi jantung dan kecacatan yang tidak bisa dikoreksi lagi. Artinya sangat sulit disembuhkan. “Penjelasannya, salah satunya saja ya, karena banyak. Misalnya fungsi jantung hanya tersisa 30 persen.

Itu tidak bisa lolos. Sebab, bagaimana beraktivitas, mau naik tangga saja sudah ngos-ngosan,” ucapnya.
Terkait adanya empat orang paslon terkonfirmasi positif juga dibenarkan Rudi. Keempatnya sedang menjalani isolasi secara mandiri. "Yang empat orang ini tidak ada gejala. Sudah diperiksa oleh dokter paru-paru, tidak ada masalah," cetusnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:10

Awas Corona di Libur Panjang

BANJARBARU - Menjelang libur panjang pada periode 28 Oktober hingga…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:01

Pemprov Minta Rusun untuk Pegawai

BANJARBARU - Pemprov Kalsel ternyata juga berkeinginan memiliki rusun untuk…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:49

Di Kalsel, Impor Mulai Naik, Ekspor Lesu

BANJARBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel telah merilis nilai…

Sabtu, 24 Oktober 2020 09:10

Risiko Anak jadi OTG Tinggi, IDAI: Tunda Dulu Sekolah Tatap Muka

BANJARBARU - Pagebluk Covid-19 di Kota Banjarbaru yang belum melandai…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:53

Pilkada Tinggal 47 Hari, Pemilih Tambahan Sabar Dulu, PKPU Masih Ditunggu

BANJARBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotq Banjarbaru telah menetapkan…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:50

Iskandar Undang Aditya, Meski Sedang Berebut Kursi Wali Kota

BANJARBARU - Tensi politik Banjarbaru sempat hangat, buntut rilisnya hasil…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:47

Untuk Pilkada, Chinook Antar Masker ke Barabai

BARABAI- Helikopter Chinook mendarat di Lapangan Dwi Warna Barabai, Jumat…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:44

Paslon Banjarmasin Pakai Jasa Lembaga Survei, Ada Lokal dan Nasional

BANJARMASIN – Dalam kontestasi politik modern, lembaga survei menjadi salah…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:39

Sekolah Tatap Muka Bakal Dibuka, Siswa Tak Boleh Mencium Tangan Guru

Dari balik masker, Totok Agus Daryanto tersenyum lega. Harapan Kepala…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:35

Pengumuman Adipura Ditunda

BANJARMASIN - Pengumuman hasil penilaian Adipura untuk tahun 2019 kemungkinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers