MANAGED BY:
SELASA
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Kamis, 10 September 2020 12:07
Hancurnya Negeri Karena Ketidakadilan, Bukan Karena Radikalisme (Catatan untuk Persidangan Despianoor)
Abdul Hafiz, Pengasuh Pesantren Al-Quran Darul Inqilabi Karang Intan Martapura

PROKAL.CO,

Jika kita saksikan kondisi masyarakat akhir-akhir ini, maka penyebab berbagai kisruh yang terjadi adalah karena hilangnya rasa keadilan, suap dan korupsi, bukan karena agama, syari’ah atau hal lain yang sering dipropagandakan sebagai radikalisme.

===================
Oleh: Abdul Hafiz
Pengasuh Pesantren Al-Quran Darul Inqilabi Karang Intan Martapura
===================

Rasulullah SAW pernah mengutus Abdullah bin Rawahah r.a. ke Khaibar untuk menaksir pembagian hasil panen kebun antara umat Islam dan Yahudi. Orang-orang Yahudi segera mengumpulkan berbagai macam perhiasan dari istri-istri mereka, lalu mereka mau menyerahkannya sebagai ‘hadiah’ (suap).

Mereka berkata kepada Abdullah bin Rawahah: ”Semua perhiasan ini untuk kamu, ringankanlah kami dan berilah tambahan pada bagian kami."

Abdullah bin Rawahah menjawab: "Wahai kaum Yahudi! Demi Allah, kalian adalah makhluk ciptaan Allah yang paling aku benci, meski demikian, kebencianku tidak akan membuatku berbuat lalim kepada kalian. Adapun semua perhiasan yang kalian berikan kepadaku sebagai suap, itu semua adalah haram, dan kami tidak memakannya." Mereka menjawab: "Dengan (keadilan) seperti ini, tegaklah langit dan bumi." (HR. Imam Malik).

Imam Bukhari juga meriwayatkan bahwa seorang perempuan telah mencuri setelah futuh Makkah. Kemudian kaumnya minta tolong kepada Usamah ibn Zaid r.a. untuk melobi Rasulullah agar membatalkan hukuman kepada wanita tersebut. Ketika Usamah r.a. menyampaikan maksudnya, berubahlah wajah Rasulullah karena marah, lalu Beliau pun bersabda: “Apakah kamu mengajakku berkompromi dalam satu hukum di antara hukum-hukum Allah?. Usamah pun menyesal dan berkata: “Mohonkan ampun untukku wahai Rasulullah.”

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 07 September 2020 11:46

Menata Kembali Lembaga Independen

Pasca runtuhnya rezim Orde Baru tepatnya 22 tahun yang lalu,…

Sabtu, 05 September 2020 10:39

Subsidi Kuota Bukan Solusi Tunggal

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia telah berdampak secara signifikan pada…

Kamis, 03 September 2020 11:34

Geliat Maskapai Penerbangan Pasca-PSBB

PASCA berakhirnya aturan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) di sejumlah…

Kamis, 03 September 2020 11:33

Pilkada Banjarbaru: Antara Nama dan Kalkulasi Politik

POLITIK sepertinya tak memberi kesempatan untuk tanah di pusara Walikota…

Kamis, 03 September 2020 11:31

Merangsang Harapan

STIMULUS dan resesi menjadi istilah ekonomi yang paling sering disebut…

Selasa, 01 September 2020 16:08

Bu Tejo dan Literasi Sosial

Tokoh Bu Tejo dalam film pendek “Tilik” menjadi begitu fenomenal dalam…

Senin, 31 Agustus 2020 11:56

Menyoal Perwali Penegakan Hukum Protokol Kesehatan

Kota Banjarmasin merupakan salah satu daerah penyebaran Covid-19 yang cukup…

Jumat, 28 Agustus 2020 11:28

Antara Calon Tunggal dan Kotak Kosong

KEMELUT soal pencalonan kepala daerah selalu menjadi topik hangat di…

Jumat, 28 Agustus 2020 11:25

Sensus Penduduk September

KALIMANTAN SELATAN termasuk sebagai provinsi di Indonesia yang capaian Sensus…

Kamis, 27 Agustus 2020 11:52

Poros Sesat

BILA murid salah, guru akan meluruskan. Jika wartawan keliru, pembaca…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers