MANAGED BY:
SABTU
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 11 September 2020 08:34
PARLEMENTARIA
Pembelajaran di Masa Pandemi Harus Selaras dan Saling Koordinasi
Anggota Komisi I DPRD Banjarbaru, Hendra Wahyudin

PROKAL.CO,

BANJARBARU - Di tengah pandemi Covid-19, Anggota Komisi I DPRD Banjarbaru, Hendra Wahyudin menilai ada perbedaan pandangan dikalangan pesantren. Menurutnya, sebagian telah memutuskan aktivitas belajar pesantren tidak boleh terganggu akibat Covid-19, karena tidak ada kepastian kapan akan berakhir. Sebagian lagi, memilih menunda aktivitas di pesantren sambil keputusan pemerintah.

Ia sendiri menyadari pesantren selama ini sebagai institusi yang mandiri. Yang mana pembiayaannya tidak bergantung pada pemerintah. Sehingga dengan kembalinya santri ke pondok, dipandang sebagai solusi terhadap keberlanjutan pesantren, baik dari aspek ekonomi, pendidikan, maupun fungsi lainnya.

"Lalu, disamping itu , karena pesantren adalah tempat mendidik moral, pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran daring, kurang memungkinkan, karena keterbatasan infrastruktur dan sarana yang dimiliki pesantren dan santri yang umumnya dari kalangan menengah ke bawah. Mendidik moral di pesantren  lebih banyak ditransfer melalui proses peneladanan kiai dan ustaz/ustazah," pandangnya.

Legislator Partai Gerindra ini juga menyorot, bahwa pelaksanaan protokol kesehatan di lingkungan pesantren seperti disyaratkan pemerintah bukan perkara mudah. Di samping karena keterbatasan finansial pesantren maupun kesulitan mengatur banyaknya santri di asrama.

"Sehingga persoalan ini tidak bisa kita lihat sebagai persoalan yang biasa saja. Pemerintah daerah, gugus tugas,  Kementerian Agama dan Pihak pesantren harus benar-benar duduk bersama membahas secara detail permasalahan ini. Sampai menemukan solusi terbaik menyikapi hal ini," sarannya.

Ia berharap, jangan sampai karena pihak pesantren merasa lingkungan pesantren adalah lingkungan otonom sehingga berefek kepada minimnya kordinasi ke gugus tugas.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:10

Awas Corona di Libur Panjang

BANJARBARU - Menjelang libur panjang pada periode 28 Oktober hingga…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:01

Pemprov Minta Rusun untuk Pegawai

BANJARBARU - Pemprov Kalsel ternyata juga berkeinginan memiliki rusun untuk…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:49

Di Kalsel, Impor Mulai Naik, Ekspor Lesu

BANJARBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel telah merilis nilai…

Sabtu, 24 Oktober 2020 09:10

Risiko Anak jadi OTG Tinggi, IDAI: Tunda Dulu Sekolah Tatap Muka

BANJARBARU - Pagebluk Covid-19 di Kota Banjarbaru yang belum melandai…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:53

Pilkada Tinggal 47 Hari, Pemilih Tambahan Sabar Dulu, PKPU Masih Ditunggu

BANJARBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotq Banjarbaru telah menetapkan…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:50

Iskandar Undang Aditya, Meski Sedang Berebut Kursi Wali Kota

BANJARBARU - Tensi politik Banjarbaru sempat hangat, buntut rilisnya hasil…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:47

Untuk Pilkada, Chinook Antar Masker ke Barabai

BARABAI- Helikopter Chinook mendarat di Lapangan Dwi Warna Barabai, Jumat…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:44

Paslon Banjarmasin Pakai Jasa Lembaga Survei, Ada Lokal dan Nasional

BANJARMASIN – Dalam kontestasi politik modern, lembaga survei menjadi salah…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:39

Sekolah Tatap Muka Bakal Dibuka, Siswa Tak Boleh Mencium Tangan Guru

Dari balik masker, Totok Agus Daryanto tersenyum lega. Harapan Kepala…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:35

Pengumuman Adipura Ditunda

BANJARMASIN - Pengumuman hasil penilaian Adipura untuk tahun 2019 kemungkinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers