MANAGED BY:
SABTU
31 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 15 September 2020 13:38
Pengamat Hukum: Kasus Despi Jangan Dipaksakan
DITANGKAP LAGI: Despianoor Wardani daam persidangan sebelumnya. | FOTO: DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

KOTABARU - Pengamat hukum pidana menilai kasus Despianoor Wardani terkesan dipaksakan oleh Jaksa Penuntut Umum. Pasalnya tuduhan yang didakwakan semua sudah rontok di pengadilan.

"Kesannya dipaksakan. Logikanya, kalau mau dakwa lagi pakai pasal baru dan barang bukti baru," ujar pakar hukum pidana Dr Mispansyah kepada Radar Banjarmasin, Senin (14/9).

Menurut dosen di Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin ini, sudah jelas putusan hakim dalam sidang sela, Despianoor dibebaskan dari dakwaan jaksa untuk pasal 155 KUHP dan UU ITE. "Kalau makai UU ITE sudah tidak relevan lagi," tekannya.

Lantas mengapa hakim yang sama juga menerima kembali dakwaan jaksa? Menurut Mispansyah, itulah salah satu bentuk kekurangan kitab KUHP saat ini. "Memang boleh jaksa mendakwa lagi (seperti kasus Despianoor). Tapi itulah salah satu kelemahan produk KUHAP kita," bebernya.

Pakar hukum ini mengaku sudah mengikuti kasus hukum Despianoor sejak awal. Menurutnya, pemuda yang bekerja di SD LB itu tidak bisa dijerat dengan UU ITE. "Harus dicatat, UU ITE ini tidak bisa diartikan sepenggal. Harus jelas deliknya, harus lengkap unsurnya," tegasnya.

Ia khawatir kasus ini nanti akan seperti praperadilan Hakim Sarpin Rizaldi terkait status penetapan Budi Gunawan. Kasus kedua Despianoor tidak menutup kemungkinan kuasa hukum masuk ranah materiil persidangan di awal-awal.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers