MANAGED BY:
SABTU
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 16 September 2020 09:52
Peziarah Hilang di Riam Kanan, Tercebur Saat Ingin Mengambil Air di Buritan Kapal
PENCARIAN: Sudah hampir 24 jam, relawan dari berbagai unsur, bolak balik melakukan pencarian korban jemaah ziarah yang diduga jatuh dari kapal yang tengah melaju di Riam Kanan, Kabupaten Banjar. | FOTO: ISTIMEWA

PROKAL.CO,

MARTAPURA Ratusan warga dan relawan masih mencari keberadaan Muhammad Margatomy, berusia 24 tahun yang tercebur di Riam Kanan, Kecamatan Aranio, hingga kemarin. Warga Jalan Caraka Kompleks Graha Pelangi, Landasan Ulin Banjarbaru dinyatakan hilang pada Senin (14/9) malam sejak pukul 18.00 Wita.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, diduga tempat kejadian hilangnya Margatomy di sekitar Kampung Jungur, Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Korban berangkat sekitar pukul 15.00 Wita bersama rombongan Majelis Taklim Ushulludin, Pimpinan Guru Juhran, Tambak Hanyar, Kecamatan Martapura Timur.

Rencananya, rombongan melaksanakan ziarah ke kubah di Desa Rantau Balai, Kecamatan Aranio. Di tengah perjalanan, mereka menjemput 2 jemaah majelis yang sama di Kampung Jungur Desa Tiwingan Lama. Sehabis salat Asar, korban bersama rombongan melaksanakan makan siang di dalam kapal. Setelah itu korban berjalan ke bagian belakang kapal untuk mencuci tangan.

Sekitar 15 menit, korban tidak kunjung kembali ke dalam kapal. Salah satu rekan korban bernama Fitri Ramadani memanggilnya. Karena tidak ada respons, dicari ke buritan kapal. Tepatnya di bilik WC.  Terus dipanggil-panggil dan tidak ada sahutan, akhirnya bilik WC yang tertutup itu dibuka. Ternyata korban tidak ada lagi di dalam. Setelah itu baru disadari korban tercebur ke perairan waduk.

Kabarnya, kejadian sekitar pukul  6 sore. Saat itu korban mau buang air kecil dan mengambil air pakai ember bertali saat kelotok melaju,kata Wahyudin, warga setempat, kemarin.

Diduga, korban terjatuh saat berusaha menarik air dalam ember yang terdorong arus, karena laju kapal. Tali ember yang terikat di kapal pun sampai putus.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:10

Awas Corona di Libur Panjang

BANJARBARU - Menjelang libur panjang pada periode 28 Oktober hingga…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:01

Pemprov Minta Rusun untuk Pegawai

BANJARBARU - Pemprov Kalsel ternyata juga berkeinginan memiliki rusun untuk…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:49

Di Kalsel, Impor Mulai Naik, Ekspor Lesu

BANJARBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel telah merilis nilai…

Sabtu, 24 Oktober 2020 09:10

Risiko Anak jadi OTG Tinggi, IDAI: Tunda Dulu Sekolah Tatap Muka

BANJARBARU - Pagebluk Covid-19 di Kota Banjarbaru yang belum melandai…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:53

Pilkada Tinggal 47 Hari, Pemilih Tambahan Sabar Dulu, PKPU Masih Ditunggu

BANJARBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotq Banjarbaru telah menetapkan…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:50

Iskandar Undang Aditya, Meski Sedang Berebut Kursi Wali Kota

BANJARBARU - Tensi politik Banjarbaru sempat hangat, buntut rilisnya hasil…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:47

Untuk Pilkada, Chinook Antar Masker ke Barabai

BARABAI- Helikopter Chinook mendarat di Lapangan Dwi Warna Barabai, Jumat…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:44

Paslon Banjarmasin Pakai Jasa Lembaga Survei, Ada Lokal dan Nasional

BANJARMASIN – Dalam kontestasi politik modern, lembaga survei menjadi salah…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:39

Sekolah Tatap Muka Bakal Dibuka, Siswa Tak Boleh Mencium Tangan Guru

Dari balik masker, Totok Agus Daryanto tersenyum lega. Harapan Kepala…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:35

Pengumuman Adipura Ditunda

BANJARMASIN - Pengumuman hasil penilaian Adipura untuk tahun 2019 kemungkinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers