MANAGED BY:
SABTU
31 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 16 September 2020 09:52
Peziarah Hilang di Riam Kanan, Tercebur Saat Ingin Mengambil Air di Buritan Kapal
PENCARIAN: Sudah hampir 24 jam, relawan dari berbagai unsur, bolak balik melakukan pencarian korban jemaah ziarah yang diduga jatuh dari kapal yang tengah melaju di Riam Kanan, Kabupaten Banjar. | FOTO: ISTIMEWA

PROKAL.CO,

MARTAPURA Ratusan warga dan relawan masih mencari keberadaan Muhammad Margatomy, berusia 24 tahun yang tercebur di Riam Kanan, Kecamatan Aranio, hingga kemarin. Warga Jalan Caraka Kompleks Graha Pelangi, Landasan Ulin Banjarbaru dinyatakan hilang pada Senin (14/9) malam sejak pukul 18.00 Wita.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, diduga tempat kejadian hilangnya Margatomy di sekitar Kampung Jungur, Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Korban berangkat sekitar pukul 15.00 Wita bersama rombongan Majelis Taklim Ushulludin, Pimpinan Guru Juhran, Tambak Hanyar, Kecamatan Martapura Timur.

Rencananya, rombongan melaksanakan ziarah ke kubah di Desa Rantau Balai, Kecamatan Aranio. Di tengah perjalanan, mereka menjemput 2 jemaah majelis yang sama di Kampung Jungur Desa Tiwingan Lama. Sehabis salat Asar, korban bersama rombongan melaksanakan makan siang di dalam kapal. Setelah itu korban berjalan ke bagian belakang kapal untuk mencuci tangan.

Sekitar 15 menit, korban tidak kunjung kembali ke dalam kapal. Salah satu rekan korban bernama Fitri Ramadani memanggilnya. Karena tidak ada respons, dicari ke buritan kapal. Tepatnya di bilik WC.  Terus dipanggil-panggil dan tidak ada sahutan, akhirnya bilik WC yang tertutup itu dibuka. Ternyata korban tidak ada lagi di dalam. Setelah itu baru disadari korban tercebur ke perairan waduk.

Kabarnya, kejadian sekitar pukul  6 sore. Saat itu korban mau buang air kecil dan mengambil air pakai ember bertali saat kelotok melaju,kata Wahyudin, warga setempat, kemarin.

Diduga, korban terjatuh saat berusaha menarik air dalam ember yang terdorong arus, karena laju kapal. Tali ember yang terikat di kapal pun sampai putus.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 31 Oktober 2020 14:44
Parlementaria Balangan

Ahsani Fauzan Ajak Warga Sukseskan Pilkada yang Damai

PARINGIN – Menjelang Pilkada Balangan pada 9 Desember 2020 nanti,…

Sabtu, 31 Oktober 2020 14:41
Parlementaria Balangan

DPRD Balangan Gelar Dengar Pendapat Antara LSM dan Perusahaan

PARINGIN – DPRD Kabupaten Balangan, Senin (26/10) melakukan mediasi dan…

Sabtu, 31 Oktober 2020 14:39
Parlementaria Balangan

Dekat Dengan Politisi, ASN Setwan Diharap Jaga Netralitas

PARINGIN – Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengambil keputusan bersama…

Sabtu, 31 Oktober 2020 06:36

Berpacu dengan Waktu, Bawaslu Juga Kaji Dugaan Pelanggaran Lain

BANJARMASIN – Bawaslu Kalsel hanya punya waktu sampai Selasa (3/11)…

Sabtu, 31 Oktober 2020 06:27

Kompak Tepis Stigma "Ban Serep"

BANJARBARU - Bagi segelintir mata, perkawinan politik saat pemilihan kerap…

Sabtu, 31 Oktober 2020 06:25

Kades dan ASN Diduga Terlibat Kampanye Politik

BATULICIN - Pilkada di Tanah Bumbu menyeret oknum kepala desa…

Sabtu, 31 Oktober 2020 06:20

Absen di Aksi Serentak 2 November, Buruh Banua Bakal Gelar Aksi 2 Hari

BANJARMASIN - Di Jakarta, kaum buruh berencana menggelar aksi unjuk…

Sabtu, 31 Oktober 2020 06:14

Banjarbaru Masih Oranye, Belum Zona Hijau

BANJARBARU - Selama kurang lebih tiga pekan terakhir. Kurva kasus…

Sabtu, 31 Oktober 2020 05:53
Pemkab Tanah Bumbu

Balai Penyuluh KB Satui Diresmikan

BATULICIN - Balai Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Satui diresmikan…

Sabtu, 31 Oktober 2020 05:51
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Balangan Kunjungi Tanbu

BATULICIN - Dalam rangka peningkatan wawasan dan pemahaman dalam hal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers