MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 16 September 2020 09:59
Misteri Kematian Istri Muda Pembakal di HST: Hasil Visum Belum Keluar, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
FOTO: Sainah (47) saat menunjukkan kenangan foto Latifah di masa remaja. | FOTO: JAMALUDDIN/RADAR BANJARMASIN

Kasus meninggalnya Latifah (31) perempuan hamil 9 bulan masih menjadi misteri. Siapa pelaku pembunuhan istri muda seorang pembakal (kepala desa, Red), sampai kemarin Polres Hulu Sungai Tengah masih berusaha mengungkapnya.

-------------

Perkembangan terbaru dari penyelidikan kasus ini dari Mapolres Hulu Sungai Tengah, informasinya sejumlah saksi sudah diperiksa.

"Kita sudah memeriksa beberapa saksi," kata Kasat Reskrim Polres HST, AKP Deni Setiawan, namun ia tak menyebut pasti berapa saksi yang sudah diperiksa.

Pun soal pertanyaan apakah suami korban yang disebut-sebut adalah seorang pembakal juga diperiksa? Dia meminta agar semua sabar menunggu hingga penyelidikan selesai. "Hasil visum juga belum keluar," tandasnya, Selasa (15/9).

Sementara itu, spekulasi tentang kasus ini pun banyak beredar di media sosial, bahkan ada yang menyebut pelaku pembunuhan sudah tertangkap.

Namun kabar ini cepat-cepat ditepis oleh Subbag Humas Polres HST, Aipda M Husaini. "Sementara polisi belum menetapkan tersangka," katanya.

Sekadar mengingatkan, warga sekitar Jalan Lingkar Walangsi-Kapar HST Desa Banua Binjai, Kecamatan Barabai, digegerkan dengan penemuan jasad wanita bersimbah darah yang sudah beku di dalam sebuah rumah, Sabtu (12/9).

Polisi menduga wanita tersebut tewas dibunuh. Lantaran ditemukan bekas luka sajam di tubuh korban. Dan ada potongan rambut di sekitar jasad.

Salah seorang teman korban yang enggan namanya diwartakan juga menyebutkan ada luka di punggung bawah leher dan di lengan kiri. "Jari kelingking juga hampir putus," ujarnya.

Kini jenazah Latifah sudah dimakamkan di desa ibunya Desa Banua Batung, Kecamatan Pandawan, HST, Minggu (13/9) pagi, sekitar lima kilometer dari tempat kejadian.

 

Chat Terakhir, Kabari Ibu Kedatangan Dua Tamu

Kematian Latifah alias Ira (31) menyisakan luka yang mendalam bagi keluarga. Terutama sang Ibu, Sainah (47).

Ternyata, sebelum jasadnya ditemukan pada Sabtu (12/9) bertepatan dengan waktu zuhur. Sehari sebelumnya, korban sempat menghubungi Sainah via WhatsApp. Chat terakhir dengan ibunya pukul 18.57 bunyinya ma ra*** kasini lawan kamanakan pambakal.

"Dia cerita kalau anak pembakal (dari istri tua) datang bersama keponakan pembakal ke rumah," ujar Sainah saat ditemui Radar Banjarmasin di kediamannya di Desa Banua Batung, Kecamatan Pandawan, HST, Selasa (15/9) kemarin.

Setelah memberitahu kedatangan dua tamu tersebut. Latifah kemudian tidak menyahut lagi ketika ditanya. Bahkan status status pesan dari ibunya hanya bertanda centang dua, pertanda pesan hanya terkirim tapi belum dibaca. "Aku tanya, bermalam kah? Tapi tidak dibalas," terangnya.

Sainah pun mengakui, jika akhir-akhir ini Latifah sering curhat kepadanya masalah rumah tangga.

"Masalah dengan istri tua. Dia sering curhat kalau hubungan mereka tidak harmonis," pungkasnya.

Sementara itu, informasi yang didapat Radar Banjarmasin, handphone korban sudah ada dan menjadi barang bukti. (mal/bin/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers