MANAGED BY:
JUMAT
30 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 16 September 2020 12:47
Minim Karhutla, Kok Anggarannya Habis..?
KARHUTLA: Salah satu kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi beberapa waktu yang lalu. Tahun ini, jumlah Karhutla tidak separah tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, bantuan anggaran dari APBN melalui BNPB untuk merekrut relawan sangat membantu pemerintah daerah dalam penanganan karhutla. "Komposisi relawan yang direkrut, yakni 600 dari masyarakat, 200 TNI, 100 Polri dan 100 dari SKPD terkait. Seperti BPBD, Dinas Kehutanan dan Dinas Pertanian," ujarnya.

Dia mengungkapkan, selain membantu menangani karhutla, anggaran juga bisa untuk menolong masyarakat yang terdampak Covid-19. "Misal masyarakat yang kehilangan pekerjaan, bisa direkrut jadi relawan dan diberi honor Rp145 ribu per hari," ungkapnya.

Disebutkannya, berdasarkan daerah rawan karhutla, relawan yang direkrut berasal dari lima daerah. Yakni, Kota Banjarbaru, serta Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Batola, Tapin dan Tanah Laut. "Para relawan ini bertugas membantu menangani kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya masing-masing," sebutnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Kalsel, Sahruddin menyampaikan, minimnya titik api membuat heli water bombing bisa bekerja sedikit santai.

Berbeda dengan Agustus 2020 tadi, dia menyampaikan dalam sehari heli water bombing harus memadamkan puluhan titik api di sejumlah daerah. "Karena menurut prakiraan BMKG, puncak musim kemarau memang berada di Agustus," paparnya.

Walaupun hotspot menurun, menurut Sahruddin, pihaknya masih harus waspada. Sebab, di daerah-daerah yang tidak diguyur hujan biasanya muncul titik api. "Meski di Banjarbaru dan sekitarnya hujan, di daerah lain kadang muncul hotspot dan harus dipadamkan oleh heli water bombing," ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 29 Juli 2021 13:08

Bansos dari Pusat Turun Duluan, Pekerja Resah Tak Masuk Data Bantuan

BANJARBARU - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di…

Kamis, 29 Juli 2021 13:04

Permintaan Pemprov Kalsel Ditolak, PPKM di Banjarbaru Tetap Sampai 2 Agustus

BANJARBARU - Meski Penjabat (Pj) Gubernur Kalsel, Safrizal ZA meminta…

Kamis, 29 Juli 2021 13:00

Cuma Gencar PPKM, Vaksinasi Malah Melempem

BANJARMASIN - Vaksinasi Covid-19 di Kalsel berjalan sangat lamban. Dari…

Kamis, 29 Juli 2021 12:54

Umrah Mulai Dibuka untuk Negara Lain, Tapi Jemaah Indonesia Belum Diperbolehkan Masuk

BANJARMASIN - Pemerintah Arab Saudi membuka kembali umrah bagi masyarakat…

Kamis, 29 Juli 2021 12:46

Level 4 Ternyata Kurang Pedas: Posko PPKM Sempat Kosong Tak Dijaga, Warga Sebut Posko itu Penuh Saat Foto-Foto Saja

Ini perbandingan antara pernyataan yang bersemangat dari Satgas COVID-19 Banjarmasin…

Kamis, 29 Juli 2021 12:37

Kelola Sampah, Warga Isoman Diminta Tak Sembarangan

BANJARMASIN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin meminta warga yang…

Kamis, 29 Juli 2021 12:28

Mencicil Dusta

PADA hari pertama PPKM level 4, seorang kawan bercerita, bibinya…

Kamis, 29 Juli 2021 12:24

Corona Merebak di Gedung DPRD

BANJARMASIN – Sebelas orang di gedung DPRD Kalsel, dari pegawai…

Kamis, 29 Juli 2021 11:52

Situasi RS Idaman Banjarbaru Mulai Terkendali, Tapi Masih Kekurangan Tenaga Kesehatan

BANJARBARU - Beberapa waktu terakhir, situasi genting menghinggapi Rumah Sakit…

Kamis, 29 Juli 2021 11:49

Ada yang Cuma Beras, Ada juga yang Dapat Beras dan Uang

BANJARBARU - Pemberlakuan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers