MANAGED BY:
SABTU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Rabu, 16 September 2020 13:04
Gila atau Tidaknya Pelaku, Hakim yang Putuskan, Bukan Polisi
Dr H Mispansyah, SH, MH, Dosen Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat. Foto: Lidmi.or.id

Berikutnya pada tanggal 8 Februari 2018, ulama Bogor, Ustaz Sulaiman dibacok orang gila di Desa Cigudeg. Pada tanggal 18 Februari 2018, pengasuh Ponpes Karangasem Muhammadiyah Paciran Lamongan, KH Abd Hakam Mubarok diserang orang gila. Masih banyak sederetan kasus pelaku penyerangan ulama atau yang berniat mengganggu ulama.

Benarkah para pelaku itu adalah orang gila alias orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)? Apakah cukup hanya diperiksa oleh dokter ahli jiwa, kemudian pihak kepolisian menghentikan kasus? Siapa sebenarnya yang berhak menilai atau memutuskan bahwa pelaku memang terkategori “gila” dan tidak dapat dimintai pertanggungjawaban pidana?

Pertanggungjawaban Pidana

Kemampuan bertanggung jawab selalu berhubungan dengan keadaan psycis pembuat. Kemampuan itu selalu dihubungkan dengan pertanggungjawaban pidana. Hal ini yang menjadikan kemampuan bertanggung jawab menjadi salah satu unsur pidana.

Kemampuan bertanggung jawab merupakan dasar untuk menentukan pemidanaan kepada pembuat. Perbedaan antara tindak pidana dengan pertanggungjawaban pidana, dasar adanya tindak pidana adalah asas legalitas. Sedangkan dasar dapat dipidananya pembuat tindak pidana adalah asas kesalahan. Bahkan dalam hukum pidana dikenal asas Geen Straf Zonder Schuld (tiada pidana tanpa kesalahan).

Dengan demikian pertanggungjawaban pidana mengandung makna bahwa setiap orang yang melakukan tindak pidana atau melawan hukum, sebagaimana dirumuskan dalam undang-undang, maka orang tersebut patut mempertanggungjawabkan perbuatan sesuai dengan kesalahannya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 07 September 2020 11:46

Menata Kembali Lembaga Independen

Pasca runtuhnya rezim Orde Baru tepatnya 22 tahun yang lalu,…

Sabtu, 05 September 2020 10:39

Subsidi Kuota Bukan Solusi Tunggal

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia telah berdampak secara signifikan pada…

Kamis, 03 September 2020 11:34

Geliat Maskapai Penerbangan Pasca-PSBB

PASCA berakhirnya aturan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) di sejumlah…

Kamis, 03 September 2020 11:33

Pilkada Banjarbaru: Antara Nama dan Kalkulasi Politik

POLITIK sepertinya tak memberi kesempatan untuk tanah di pusara Walikota…

Kamis, 03 September 2020 11:31

Merangsang Harapan

STIMULUS dan resesi menjadi istilah ekonomi yang paling sering disebut…

Selasa, 01 September 2020 16:08

Bu Tejo dan Literasi Sosial

Tokoh Bu Tejo dalam film pendek “Tilik” menjadi begitu fenomenal dalam…

Senin, 31 Agustus 2020 11:56

Menyoal Perwali Penegakan Hukum Protokol Kesehatan

Kota Banjarmasin merupakan salah satu daerah penyebaran Covid-19 yang cukup…

Jumat, 28 Agustus 2020 11:28

Antara Calon Tunggal dan Kotak Kosong

KEMELUT soal pencalonan kepala daerah selalu menjadi topik hangat di…

Jumat, 28 Agustus 2020 11:25

Sensus Penduduk September

KALIMANTAN SELATAN termasuk sebagai provinsi di Indonesia yang capaian Sensus…

Kamis, 27 Agustus 2020 11:52

Poros Sesat

BILA murid salah, guru akan meluruskan. Jika wartawan keliru, pembaca…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers