MANAGED BY:
JUMAT
30 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Senin, 21 September 2020 10:17
Gara-Gara Virus Covid, Begini Dampaknya Terhadap 30 Ribu Nelayan di Banua
TAK BERLAYAR: Sejumlah kapal nelayan saat sandar di Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut baru-baru tadi. Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Selatan mencatat, ada 30 ribu lebih nelayan terpuruk lantaran terdampak Covid-19. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

BANJARBARU - Pandemi Covid-19 membuat semua sektor usaha berada di hari-hari yang sulit. Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Selatan mencatat, ada 30 ribu lebih nelayan terpuruk lantaran terdampak wabah virus asal Cina tersebut.

Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel Muhammad Fadheli mengatakan, puluhan ribu nelayan di Banua turut terdampak karena selama virus corona mewabah permintaan ikan menurun.

"Apalagi ketika ada kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), sempat terjadi penumpukan ikan di pelabuhan lantaran tidak dapat didistribusikan. Beruntung waktu itu, bisa kita atasi," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Dia mengungkapkan, permintaan ikan menurun dikarenakan masyarakat banyak menahan diri keluar rumah. Sehingga, tidak banyak yang membeli ikan. "Yang kasihan nelayan yang melakukan giat tangkap di laut. Hasil tangkapan mereka banyak, tapi yang membeli tidak banyak," ungkapnya.

Nelayan sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni nelayan yang melakukan giat tangkap ikan di laut dan di perairan umum (sungai, rawa, waduk dan lain-lain). Fadheli menyampaikan bahwa semuanya ikut terdampak Covid-19. "Nelayan kita dari Barito Kuala sampai Kotabaru, totalnya 30.659. Semuanya terdampak Covid-19," ujarnya.

Selain nelayan, dia menyebut, para pembudidaya dan pengolah hasil ikan juga turut terdampak akibat menurunnya permintaan di tengah wabah virus corona. "Di Kalsel tercatat ada 27.983 pembudidaya ikan dan 1.982 pengolah hasil ikan," sebutnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 30 Oktober 2020 10:35

Libur Panjang, Warga Tak Kuat untuk Tak Berwisata

BANJARBARU – Pandemi memang belum usai, tapi momen libur panjang…

Kamis, 29 Oktober 2020 10:17

Sukar Diterapkan, Jaga Jarak Antar Lapak Cuma Bertahan Satu Bulan

BANJARBARU - Sempat diterapkan beberapa waktu. Penataan lapak untuk Pedagang…

Kamis, 29 Oktober 2020 09:47

Banjarmasin Bebas Zona Merah, Pengusaha THM Berharap Diizinkan Kembali Beroperasi Sepenuhnya

BANJARMASIN - Gugus Tugas P2 COVID-19 Banjarmasin menyatakan 52 kelurahan…

Rabu, 28 Oktober 2020 11:53

Pendapatan Sempat Anjlok, Dishub akan Gelar Razia KIR Lagi

BANJARBARU - Sempat anjlok hingga mencapai 50 persen karena pagebluk…

Selasa, 27 Oktober 2020 16:48

Ini Tampilan Baru Yamaha Lexi

JAKARTA - Menjawab perkembangan tren gaya hidup, PT Yamaha Indonesia…

Selasa, 27 Oktober 2020 11:00

Terlalu Mahal, Investor Tak Melirik Tugu Nol Km

BANJARMASIN - Euforia pembangunan Tugu Nol KM di eks Perkantoran…

Senin, 26 Oktober 2020 17:40

Ratusan Pengunjung Ramaikan Peluncuran Yamaha WR 155 R

MARTAPURA - Pasar motor trail di Kalimantan Selatan kembali ramai…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:26

Bukan Tanpa Izin Sama Sekali, Soal Restoran Terapung di Siring RE Martadinata

BANJARMASIN - Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu…

Kamis, 22 Oktober 2020 14:41

Bank Bukopin Kembali Naik Peringkat

JAKARTA – Fitch Rating Indonesia (Fitch) kembali memperbaharui peringkat nasional…

Kamis, 22 Oktober 2020 10:36

Kawasan Sekumpul akan Dibenahi oleh Pemerintah Pusat, Museum Islam Banjar Bakal Dibangun

BANJARBARU - Dikunjungi jutaan jemaah setiap kali gelaran Haul Guru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers