MANAGED BY:
SABTU
31 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Rabu, 23 September 2020 11:52
Paradigma Sampah Tanggung Jawab Pemerintah
Dr Rizqi Puteri Mahyudin, S.Si., MS, Dosen Pengajar Program Magister (S2) Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan ULM

PROKAL.CO,

Pengelolaan sampah kota di Indonesia menjadi masalah aktual, seiring dengan semakin meningkatnya tingkat pertumbuhan penduduk yang berdampak pada semakin banyak jumlah sampah yang dihasilkan. Paradigma bahwa masalah sampah hanya tanggung jawab pemerintah, semakin memperparah permasalahan sampah kota.

=================================
Oleh: Dr Rizqi Puteri Mahyudin, S.Si., MS
Dosen Pengajar Program Magister (S2) Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan ULM
=================================

Masalah sampah adalah masalah yang kompleks, banyak terjadi dan terpengaruh karena kegiatan manusia. Masalah kompleks tidak dapat dipandang dengan pendekatan secara sempit, tapi pendekatan menyeluruh, komprehensif, dan partisipatif. Sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi memerlukan kerja sama dari semua pihak dan aspek. 

Seperti disebutkan Kardono (2007)pada artikelnya yang berjudul “Integrated Solid Waste Management in Indonesia”, bentuk pengelolaan sampah yang terintegrasi merupakan kombinasi antara teknologi (pemilahan, pengomposan, daur ulang, insinerasi dan landfilling) yang diaplikasikan dengan mengadaptasi situasi dan kondisi lokal adalah solusi terbaik.

Beberapa indikator yang dijadikan ukuran keberhasilan pencapaian tujuan dalam pengelolaan sampah di Indonesia seperti yang dikutip dari KNLH Statistik Persampahan Indonesia (2008) di antaranya jumlah penduduk terlayani, tingkat pelayanan pengumpulan sampah oleh pemerintah daerah, dan aspek teknis Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Merujuk Undang-undang No 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, pengelolaan sampah sepertinya masih menjadi tanggung jawab pemerintah saja dan belum menjadi tanggung jawab bersama. Salah satu penyebab permasalahan tersebut, di antaranya kurang memadainya peraturan hukum yang mengatur tentang partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Sehingga berdampak pada tidak efisiennya pengelolaan sampah di Indonesia.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 31 Oktober 2020 07:06

Antara Interaksi, Miskonsepsi, dan Dilema Tugas Mandiri

Fenomena seorang siswa gantung diri, diduga karena mengalami stres akibat…

Sabtu, 31 Oktober 2020 07:01

Pandemi dan Ketahanan Ekonomi Indonesia

Menghadapi resesi ekonomi akibat pandemi Covid-19, Indonesia telah melaksanakan berbagai…

Jumat, 30 Oktober 2020 14:45

Maulid, Momentum Mencari Pemimpin Teladan

Setiap datang bulan Rabiul Awal,tepatnya tanggal 12 Rabiul Awal, umat…

Jumat, 30 Oktober 2020 14:43

Kurikulum 2021 untuk Pendidikan di Tengah Pandemi

Sejak pandemi Covid-19, banyak kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Kementerian…

Kamis, 29 Oktober 2020 10:50

Marketing Sektor Publik untuk Pelayanan Terbaik

Marketing sektor publik terdiri dari dua kata, yaitu marketing dan…

Kamis, 29 Oktober 2020 10:48

Trik Ampuh Menghadapi Titik Jenuh Belajar Dari Rumah

Pada masa pandemi Covid-19, guru dituntut mampu melaksanakan pembelajaran dari…

Kamis, 29 Oktober 2020 10:47

Bahasa Perlawanan

92 TAHUN silam, kawula muda yang melek politik menggelar kongres…

Rabu, 28 Oktober 2020 12:23

Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Virtual

Di era globalisasi yang serba canggih seperti sekarang ini, arus…

Rabu, 28 Oktober 2020 12:21

Sawit Komoditas Penopang Ekonomi di Masa Pandemi

SEJAK pandemi Covid-19 melanda dunia, hampir semua kegiatan ekonomi melambat…

Selasa, 27 Oktober 2020 11:35

Pengelolaan Sumber Daya Air dan Undang-Undang Ciptaker

Air merupakan kebutuhan dasar hidup manusia yang dikaruniakan oleh Tuhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers