MANAGED BY:
MINGGU
29 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 24 September 2020 13:03
Pemugaran Kompleks Datu Kelampayan: Makam Direhab, Akses Jalan Dibuka
NILAI SEJARAH: Pembukaan akses jalan baru menuju Kompleks Makam Datu Kelampayan. Jalan yang dibangun selebar 20 meter. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

"Rehab Datu Kelampayan ini bukti komitmen kuat pemprov untuk meningkatkan dan memberi kenyamanan peziarah," kata Kepala Dinas PUPR Kalsel, Roy Rizali Anwar, kemarin.

Tak hanya memberikan kenyamanan kepada para peziarah di kawasan makam, pemprov juga memfasilitasi penunjang untuk menuju ke kawasan makam. Yakni membangun akses jalan alternatif untuk menuju ke makam Datu Kelampayan. 

Sejak tahun 2019, pemprov menggelontorkan dana sekitar Rp19 miliar untuk menimbun sepanjang 1 Km jalan ke sana. Jalan yang dibangun lebarnya mencapai 20 meter. Total panjang jalan baru ini mencapai 5,2 kilometer yang melintasi enam desa dari dua kecamatan di Kabupaten Banjar. Yakni, Desa Sungai Kitano, Akar Baru, Akar Bagantung, Munggu Raya, Dalam Pagar Ulu dan Kelampayan Tengah di Kecamatan Astambul dan Martapura Timur.

Tahun ini, di tahap II pekerjaan jalan alternatif ini akan dilanjutkan pengaspalan. Termasuk melanjutkan pekerjaan lagi sepanjang 1 Km. "Tahun ini dilanjutkan hingga 1 Km dengan anggaran sekitar Rp10 miliar. Jalan ini sebagai jalan alternatif lain menuju kubah," tambahnya.

Pembangunan jalan baru alternatif makam Datu Kelampayan sesuai dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor - Rudy Resnawan. Salah satunya pembangunan infrastruktur strategis. "Kami harapkan konektivitas menuju kawasan makam Datu Kelampayan akan semakin lancar dan semoga semakin berkembang," harapnya.

Dibangunnya jalan alternatif ini adalah untuk memudahkan para peziarah yang tiap tahun selalu memadati komplek pemakaman. Jalan menuju ke makam selama ini memerlukan jarak tempuh yang lumayan jauh. Kondisi ruas jalannya pun selain sempit, juga melintasi pemukiman warga. Dengan adanya jalan alternatif akan sangat memudahkan para peziarah. "Ini sudah komitmen pemprov," imbuhnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 28 November 2020 13:38

Debat Pamungkas Kandidat Gubernur Diprediksi Bakal Panas, Polisi Tambah Pagar Pengamanan

BANJARMASIN – Belajar dari dua debat sebelumnya, dua kandidat gubernur…

Sabtu, 28 November 2020 12:57

DIPOCONG, DIBEKAP, LALU DIPELUK: Menguak Tabir Pembunuhan 2 Bocah oleh Ibu Kandungnya di HST

Bagaimana Sutarti tega membunuh dua anak kandungnya? Radar Banjarmasin mengungkap…

Sabtu, 28 November 2020 12:39

Di Batola, 44 Pengawas Reaktif

MARABAHAN - Menjelang Pemilihan Gubernur Kalsel 2020 di tengah pandemi…

Sabtu, 28 November 2020 12:31

Khawatir Muncul Klaster Baru, Lift DPRD Pakai Touchless

BANJARMASIN - Khawatir dengan kemunculan klaster perkantoran, Sekretariat DPRD Kalsel…

Sabtu, 28 November 2020 09:49

BLT Dana Desa Sudah Cair Rp366 Miliar

BANJARBARU - Delapan bulan sudah ribuan desa di Kalsel menyalurkan…

Sabtu, 28 November 2020 09:32

Sehari Capai 21 Kasus, Banjarbaru Zona Merah Lagi

BANJARBARU - Sempat cenderung melandai. Kini, angka kasus Covid-19 di…

Sabtu, 28 November 2020 09:30

Kasus #SaveRaga Pilpres jadi Pertimbangan

BANJARBARU - Di masa-masa krusial potensi pelanggaran Pilkada menjelang hari pemungutan.…

Sabtu, 28 November 2020 09:26
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Hadiri Peringati HUT PGRI

BATULICIN - HUT PGRI ke-75 tahun ini berbeda dari sebelumnya,…

Jumat, 27 November 2020 09:51

Separuh Perempuan Kalsel, Pilih Nikah Dini Sebelum Umur 18 Tahun

BANJARBARU -Perempuan di Kalsel hingga kini ternyata masih banyak yang…

Jumat, 27 November 2020 09:49

Kandas Lagi, Laporan Denny Indrayana Kembali Gagal

BANJARMASIN - Laporan pelanggaran petahana yang diadukan Denny Indrayana kembali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers