MANAGED BY:
MINGGU
28 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 24 September 2020 13:03
Pemugaran Kompleks Datu Kelampayan: Makam Direhab, Akses Jalan Dibuka
NILAI SEJARAH: Pembukaan akses jalan baru menuju Kompleks Makam Datu Kelampayan. Jalan yang dibangun selebar 20 meter. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

"Rehab Datu Kelampayan ini bukti komitmen kuat pemprov untuk meningkatkan dan memberi kenyamanan peziarah," kata Kepala Dinas PUPR Kalsel, Roy Rizali Anwar, kemarin.

Tak hanya memberikan kenyamanan kepada para peziarah di kawasan makam, pemprov juga memfasilitasi penunjang untuk menuju ke kawasan makam. Yakni membangun akses jalan alternatif untuk menuju ke makam Datu Kelampayan. 

Sejak tahun 2019, pemprov menggelontorkan dana sekitar Rp19 miliar untuk menimbun sepanjang 1 Km jalan ke sana. Jalan yang dibangun lebarnya mencapai 20 meter. Total panjang jalan baru ini mencapai 5,2 kilometer yang melintasi enam desa dari dua kecamatan di Kabupaten Banjar. Yakni, Desa Sungai Kitano, Akar Baru, Akar Bagantung, Munggu Raya, Dalam Pagar Ulu dan Kelampayan Tengah di Kecamatan Astambul dan Martapura Timur.

Tahun ini, di tahap II pekerjaan jalan alternatif ini akan dilanjutkan pengaspalan. Termasuk melanjutkan pekerjaan lagi sepanjang 1 Km. "Tahun ini dilanjutkan hingga 1 Km dengan anggaran sekitar Rp10 miliar. Jalan ini sebagai jalan alternatif lain menuju kubah," tambahnya.

Pembangunan jalan baru alternatif makam Datu Kelampayan sesuai dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor - Rudy Resnawan. Salah satunya pembangunan infrastruktur strategis. "Kami harapkan konektivitas menuju kawasan makam Datu Kelampayan akan semakin lancar dan semoga semakin berkembang," harapnya.

Dibangunnya jalan alternatif ini adalah untuk memudahkan para peziarah yang tiap tahun selalu memadati komplek pemakaman. Jalan menuju ke makam selama ini memerlukan jarak tempuh yang lumayan jauh. Kondisi ruas jalannya pun selain sempit, juga melintasi pemukiman warga. Dengan adanya jalan alternatif akan sangat memudahkan para peziarah. "Ini sudah komitmen pemprov," imbuhnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 27 Februari 2021 20:54

Setop Euforia, Saatnya Bekerja

BANJARMASIN - Lima kepala daerah baru dituntut untuk langsung bekerja.…

Sabtu, 27 Februari 2021 20:53

Klarifikasi Tuduhan Pihak Denny Indrayana, KPU Kalsel Panggil Azis

BANJARMASIN - KPU Kalsel memanggil Komisioner KPU Banjar Abdul Muthalib,…

Sabtu, 27 Februari 2021 20:44

Cuti Bersama Cuma Dua Hari

BANJARBARU - Pemerintah pusat memutuskan untuk memangkas jumlah cuti bersama…

Sabtu, 27 Februari 2021 20:43

Disdik Kalsel Belum Ambil Keputusan Terkait Wacana Belajar Tatap Muka

BANJARBARU - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)…

Sabtu, 27 Februari 2021 20:41

Bakal Percepat Program Vaksinasi

BANJARMASIN - Vaksin Covid-19 jenis Sinovac untuk vaksinasi tahap dua…

Sabtu, 27 Februari 2021 20:32

Utang Moral Kepada Publik, Satgas Normalisasi Sungai Belum Bubar

BANJARMASIN - Status tanggap darurat banjir di Banjarmasin resmi berakhir…

Sabtu, 27 Februari 2021 05:53

100 Hari Fokus Evaluasi Pandemi, Banjir dan Polemik Pasar

BANJARBARU - Tepat tanggal 26 Februari 2021, Aditya Mufti Ariffin…

Sabtu, 27 Februari 2021 05:51
Pemkab Tanah Laut

Sukamta Resmikan Pabrik KSM

BATU AMPAR - Pabrik Koperasi Sawit Makmur (KSM) PT Batu…

Sabtu, 27 Februari 2021 05:51
Pemkab Tanah Laut

Kejari Sapa Siswa SMP di Pelaihari

PELAIHARI - Kejaksaan Negeri Tanah Laut laksanakan kegiatan Jaksa Masuk…

Sabtu, 27 Februari 2021 05:49
Pemkab Tanah Laut

Bupati Membuka MTQ ke 43

TAKISUNG - Bupati Tanah Laut Drs H M Sukamta membuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers