MANAGED BY:
SABTU
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 26 September 2020 11:13
Sahbirin Daftarkan 18 Akun Medsos
EFEKTIFKAN MEDSOS: Sahbirin Noor-Muhidin dan Denny Indrayana-Difriadi Darjat saat menandatangani deklarasi damai di KPU Kalsel, Kamis tadi. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Mulai hari ini hingga 5 Desember mendatang pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel akan berlomba menarik simpati pemilih melalui tahapan kampanye. Salah satu ajang perang kampanye yang akan diefektifkan adalah kampanye di media sosial.

Hal ini karena kampanye dengan metode rapat umum tak boleh digelar oleh pasangan calon. Untuk bertemu langsung dengan pemilih, kandidat hanya boleh melaksanakan kampanye dengan metode pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog. Ini pun harus dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.

KPU sendiri memberi ruang untuk pasangan calon berkampanye melalui media sosial. Maksimal 30 akun resmi media sosial diizinkan KPU untuk kandidat bersosialisasi melalui media sosial. Media sosial yang bisa dipakai oleh pasangan calon tak ada aturan, selama aplikasi tersebut berizin.

Kemarin, akun resmi media sosial yang dipakai oleh pasangan calon selama tahapan kampanye disetor ke KPU Kalsel. Paslon 1, Sahbirin-Muhidin terdata paling banyak mendaftarkan akun medsos, jumlahnya sebanyak 18 akun. Sementara paslon 2, Denny Indrayana-Difriadi Darjat hanya mendaftarkan 8 akun resmi media sosial.

Sejumlah akun resmi yang didaftarkan pasangan calon tersebut tak hanya diteruskan ke Bawaslu Kalsel. Namun akun mereka juga diteruskan ke Polda Kalsel dan Diskominfo Kalsel. “Tak hanya Bawaslu yang memantau akun resmi tersebut, Polda dan Diskominfo juga ikut serta,” kata Komisoner KPU Kalsel, Edy Ariansyah kemarin.

Bawaslu sendiri melakukan pantauan akun medsos resmi terkait pelanggaran yang diatur sesuai PKPU. Sementara, Polda akan melakukan pantauan berkaitan dengan ujaran kebencian dan cyber kriminal lain, sedangkan Diskominfo akan melakukan pantauan terkait hoak. “Di luar akun resmi yang didaftarkan, Bawaslu bisa menindak, termasuk aparat Kepolisian,” terangnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:10

Awas Corona di Libur Panjang

BANJARBARU - Menjelang libur panjang pada periode 28 Oktober hingga…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:01

Pemprov Minta Rusun untuk Pegawai

BANJARBARU - Pemprov Kalsel ternyata juga berkeinginan memiliki rusun untuk…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:49

Di Kalsel, Impor Mulai Naik, Ekspor Lesu

BANJARBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel telah merilis nilai…

Sabtu, 24 Oktober 2020 09:10

Risiko Anak jadi OTG Tinggi, IDAI: Tunda Dulu Sekolah Tatap Muka

BANJARBARU - Pagebluk Covid-19 di Kota Banjarbaru yang belum melandai…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:53

Pilkada Tinggal 47 Hari, Pemilih Tambahan Sabar Dulu, PKPU Masih Ditunggu

BANJARBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotq Banjarbaru telah menetapkan…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:50

Iskandar Undang Aditya, Meski Sedang Berebut Kursi Wali Kota

BANJARBARU - Tensi politik Banjarbaru sempat hangat, buntut rilisnya hasil…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:47

Untuk Pilkada, Chinook Antar Masker ke Barabai

BARABAI- Helikopter Chinook mendarat di Lapangan Dwi Warna Barabai, Jumat…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:44

Paslon Banjarmasin Pakai Jasa Lembaga Survei, Ada Lokal dan Nasional

BANJARMASIN – Dalam kontestasi politik modern, lembaga survei menjadi salah…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:39

Sekolah Tatap Muka Bakal Dibuka, Siswa Tak Boleh Mencium Tangan Guru

Dari balik masker, Totok Agus Daryanto tersenyum lega. Harapan Kepala…

Sabtu, 24 Oktober 2020 08:35

Pengumuman Adipura Ditunda

BANJARMASIN - Pengumuman hasil penilaian Adipura untuk tahun 2019 kemungkinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers